Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial

Penulis

  • Salwa Aulia Novitasari Universitas Nusa Putra
  • Arief Fahmi Lubis Sekolah Tinggi Hukum Militer
  • Ilham Akbar Bunyamin Universitas Nusa Putra

DOI:

https://doi.org/10.58812/jhhws.v5i01.3258

Kata Kunci:

Pengelolaan Konflik Sosial, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012, Analisis Yuridis Normatif, Pencegahan Konflik, Tata Kelola Hukum

Abstrak

Konflik sosial tetap menjadi tantangan yang signifikan dalam masyarakat pluralistik, memerlukan kerangka hukum yang komprehensif untuk memastikan pencegahan, penyelesaian, dan pembangunan perdamaian yang berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pencegahan dan pengelolaan konflik sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Konflik Sosial melalui pendekatan yuridis normatif. Penelitian ini mengkaji ketentuan undang-undang, prinsip hukum, dan mekanisme kelembagaan yang mengatur pencegahan konflik, penyelesaian, dan pemulihan pasca-konflik di Indonesia. Bahan-bahan hukum dianalisis menggunakan metode interpretasi undang-undang, konseptual, dan sistematis untuk mengevaluasi koherensi dan efektivitas kerangka regulasi. Temuan menunjukkan bahwa undang-undang menekankan deteksi dini, partisipasi masyarakat, koordinasi antarlembaga, dan perlindungan hak asasi manusia sebagai unsur fundamental pencegahan konflik. Selain itu, undang-undang menyediakan mekanisme terstruktur untuk mediasi, penegakan hukum, dan rehabilitasi sosial guna menangani konflik secara komprehensif. Namun, tantangan tetap ada dalam hal koordinasi institusional, harmonisasi hukum, dan implementasi yang konsisten di tingkat regional. Studi ini menyoroti pentingnya memperkuat kejelasan hukum, meningkatkan tata kelola kolaboratif, dan mengembangkan strategi adaptif untuk merespons dinamika sosial yang terus berkembang. Analisis yuridis normatif ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana kerangka hukum dapat berfungsi sebagai alat untuk menjaga stabilitas sosial dan mempromosikan pengelolaan konflik yang berkelanjutan di Indonesia.

Referensi

Adityo, R. D. (2022). Interpretation of public figures in Indonesian Law Number 7 of 2012 concerning handling social conflicts in the perspective of legal certainty. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi, 5(1), 13–25.

Adriani, S., Salsabila, F. N. A. P., & Hapsari, D. R. I. (2024). The Process of Dispute Resolution with Mediation in The Land Office of Batu City. Indonesia Law Reform Journal, 4(3), 289–299.

Akbar, A., & Ahmad, M. (2023). Implementasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Dalam Menangani Konflik Sosial Di Kelurahan Warakas. PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHAN, 2(2), 108–122.

Arjon, S. S. (2018). Conflict management in Indonesia: Policy perspective and analysis. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 8(1), 1–10.

Aulia, W., Faqih, M., Mulyadi, D., & Mulyana, A. (2025). Efektivitas Kebijakan Hukum Mengenai Penyelesaian Konflik Pertambangan Antara Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah. Indonesian Journal of Public Administration Review, 2, 11. https://doi.org/10.47134/par.v2i4.4719

Buddenberg, D. (2009). Managing the post-conflict. Freedom from Fear, 2009(2), 14–17.

Campbell, J., Ioakimidis, V., & Maglajlic, R. A. (2019). Social work for critical peace: A comparative approach to understanding social work and political conflict. European Journal of Social Work, 22(6), 1073–1084.

Christiani, T. A. (2016). Normative and empirical research methods: Their usefulness and relevance in the study of law as an object. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 219, 201–207.

Fellmann, L. (2023). Effects of family interventions on interpersonal conflicts: A network perspective. Journal of Social Work, 23(3), 548–566.

Generales, C. (2011). La metodología en la investigación jurídica: características peculiares y pautas generales para investigar en el derecho. Revista Telemática de Filosofía Del Derecho, 14, 317–358.

Hay, A. H. (2017). Post-conflict infrastructure rehabilitation requirements. Infrastructure Asset Management, 4(4), 109–114.

Hindman, D. (2015). Social Conflict and Communication (pp. 1–7). https://doi.org/10.1002/9781405186407.wbiecs055.pub2

Horrer, K. (2014). Restorative Justice im Strafrecht. Eine vergleichende Analyse von Konzeptionen des Konfliktausgleiches und deren Verwirklichung in Deutschland, Österreich, den Vereinigten Staaten von Amerika, Australien und Belgien. Tübinger Schriften Und Materialien Zur Kriminologie; 26.

Ibrahim, M. A., Hidayat, E. R., Alexandra, H. F. S., Widodo, P., & Saragih, H. J. R. (2023). Horizontal Conflict Resolution Related to Belief in Religious Tolerance in Multi-Cultural Society in Indonesia. International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 2(6).

Ismail, D. E., Arsyad, Y., Ahmad, A., Nggilu, N. M., & Chami, Y. (2024). Collocation of restorative justice with human rights in Indonesia. Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, 32(2), 394–417.

Jamin, M. (2020). Social conflict resolution through empowerment of local wisdoms. Yustisia Jurnal Hukum, 9(1), 1.

Jaya, U. I., & Delmiati, S. (2022). Koordinasi antara Kepolisian dengan Lembaga Adat dalam Penyelesaian Konflik Sosial Tapal Batas. Unes Journal of Swara Justisia, 6(2), 130–138.

M., M., Adha, D., Wahyudi, E., Kasmira, J., & Saragih, G. (2023). Strategi Penyelesaian Konflik Lahan antara Perusahaan dengan Masyarakat melalui Pendekatan Sosiologi Hukum. Journal on Education, 5, 11039–11045. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2028

Maharani, T. S. (2024). Law Enforcement Regarding Human Rights According to Positive Law in Indonesia. 39.

Mahendra, Y. I. (2025). MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA TANAH TERHADAP HAK MILIK PERORANGAN MENURUT PERATURAN MENTERI ATR/BPN NO 21 TAHUN 2020 TENTANG PENANGANAN DAN PENYELESAIAN KASUS PERTANAHAN. UNIVERSITAS NURUL JADID.

Mufthi, F. A., Rofik, A., Rato, D., & Setyawan, F. (2024). Fungsi Sosiologi Hukum Sebagai Instrumen Dalam Konflik Perundang-Undangan. Jurnal Rechtens, 13(1), 135–148.

Murillo Amarís, E. (2012). Hacia una política pública de reconciliación social: tipología y casos. Papel Político, 17(2), 423–467.

Nurhayati, Y., Ifrani, I., & Said, M. Y. (2021). Metodologi normatif dan empiris dalam perspektif ilmu hukum. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 2(1), 1–20.

Ristawati, R., & Salman, R. (2023). The role of the Indonesian constitutional court in preventing social conflict in a diverse society. Const. Rev., 9, 332.

Rohman, F., Trijono, R., & Rumatiga, H. (2024). Tinjauan Yuridis Peran Korps Brimob Polri dalam Manangani Konflik Bersenjata di Wilayah Papua Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012. Karimah Tauhid, 3(6), 6314–6326.

Roy, A. (2023). Interpersonal Emotion Regulation and Emotional Intelligence: A Review. International Journal of Research Publication and Reviews, 04(02), 623–627. https://doi.org/10.55248/gengpi.2023.42002

Sasongko, W., Hamzah, H., Ramadhan, H. W., & Andreas, R. (2022). Model of Social Conflict Settlement According to Lampung Adat Law. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 16(2), 103–114.

SHOFIYYA, M. (2024). KEKUASAAN DAN DINAMIKA POLITIK DI INDONESIA. QURTHUBA: THE JOURNAL OF HISTORY AND ISLAMIC CIVILIZATION Учредители: State Islamic University (UIN) of Sunan Ampel, 8(1), 14–31.

Sintaresmi, P., Muchsin, S., & Ahmadi, R. (2022). Implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. Jurnal Academia Praja, 5(1), 43–55.

Suwandari, H. D., & Sugito, S. (2021). The Strategy of Indonesian Diplomacy Efforts and National Political Interests in the Ethnic Rohingya Refugee Conflict. Indonesian Journal of Economics, Social, and Humanities, 3(2), 131–143.

Wessells, M. (2009). Community reconciliation and post-conflict reconstruction for peace. In Handbook on building cultures of peace (pp. 349–361). Springer.

Winarna, A., Prasetyo, T., & Sutrisno, S. (2025). Implementasi Bantuan Militer Kepada Pemerintah Daerah Menurut UU Nomor 7 Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Hukum Dan Hak Asasi Manusia, 5, 9–19. https://doi.org/10.35912/jihham.v5i1.4569

Zaini, Z. D. (2011). Implementasi pendekatan yuridis normatif dan pendekatan normatif sosiologis dalam penelitian ilmu hukum. Pranata Hukum, 6(2).

Unduhan

Dimensions

Diterbitkan

2026-02-26

Cara Mengutip

Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial (S. A. Novitasari, A. F. . Lubis, & I. A. . Bunyamin , Trans.). (2026). Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 5(01), 210-219. https://doi.org/10.58812/jhhws.v5i01.3258