Hubungan Antara School Well-Being Dengan Student Engagement Pada Siswa di SMP Negeri 1 Limboto Barat
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i03.3841Kata Kunci:
Kesejahteraan Sekolah, Keterlibatan Siswa, Siswa SMP, Perilaku Siswa, Limboto Barat GorontaloAbstrak
Keterlibatan siswa Student Engagement pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih menjadi masalah, ditandai dengan perilaku membolos, rendahnya partisipasi, dan kurangnya fokus siswa dalam pembelajaran, salah satunya di SMP Negeri 1 Limboto Barat. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kesejahteraan siswa di sekolah School Well-Being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara School Well-Being dengan Student Engagement pada siswa SMP Negeri 1 Limboto Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Limboto Barat sebanyak 256 siswa, dengan sampel sebanyak 156 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Likert School Well Being (adaptasi dari Rosma, 2023) dan skala Student Engagement (adaptasi dari Parman, 2019). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara School Well-Being dengan Student Engagement (r = 0,243; p = 0,001; p < 0,05), dengan kontribusi School Well-Being terhadap Student Engagement sebesar 5,9% (R² = 0,059), sedangkan 94,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi belajar, dukungan keluarga, hubungan teman sebaya, dan metode pembelajaran. Kebaruan penelitian ini terletak pada konteks siswa SMP di wilayah nonperkotaan yang selama ini masih jarang diteliti. Implikasinya, pihak sekolah dan guru perlu meningkatkan kenyamanan lingkungan belajar sekaligus memperhatikan faktor lain di luar School Well-Being untuk mendorong keterlibatan siswa secara optimal.
Referensi
Aprilia, E., Afindi, A., & Saputra, H. (2024). Kasus pendayagunaan sumber daya pendidikan. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(4), 112–124. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i4.4615
Attruk, M. F. H., & Mujahidah, N. U. (2025). Workshop "Kewajiban orang tua terhadap anak dalam hal pendidikan" di RA Muslimat NU 26 Mojosari Sumbersuko Lumajang. Jurnal Aplikasi dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS, 8, 72–80.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo. (2024). Jumlah sekolah, guru, dan murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menurut kecamatan di Kabupaten Gorontalo, 2024/2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo. https://gorontalokab.bps.go.id
Bandura, A. (1991). Social cognitive theory of self-regulation. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 248–287. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90022-L
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Dini, S. R., & Pratama, M. (2025). Hubungan School Well-Being dengan Student Engagement pada siswa SMA di Bukittinggi. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 3, 156–165. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v3i1.1175
Ernawati, L., Kurniasari, N. I., & Ningrum, D. S. A. (2022). Pengaruh school wellbeing terhadap Student Engagement. Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 4(1), 24–29.
Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109. https://doi.org/10.3102/00346543074001059
Hastuti, R., Zahra Arimurti, P., & Azra Kalandoro, A. (2023). Psikoedukasi mengembangkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Jurnal Serina Abdimas, 1(3), 1230–1236. https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26178
Insani, D. R., & Savitri, J. (2020). Pengaruh penghayatan peers support terhadap school engagement siswa kelas X SMA "X" Bandung. Psyche: Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Lampung, 2(2), 15–27.
Jamain, R. R., Putro, H. Y. S., & Hidayanti, N. (2024). Studi deskriptif Student Engagement pada peserta didik kelas VII. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 10(1), 127. https://doi.org/10.31602/jbkr.v10i1.14743
Konu, A., & Rimpelä, M. (2002). Well-being in schools: A conceptual model. Health Promotion International, 17(1), 79–87. https://doi.org/10.1093/heapro/17.1.79
Lombardi, E., Traficante, D., Bettoni, R., Offredi, I., Giorgetti, M., & Vernice, M. (2019). The impact of school climate on well-being experience and school engagement: A study with high-school students. Frontiers in Psychology, 10(OCT), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.02482
Maulana, I. A. (2024). Pendidikan di Indonesia: Perkembangan dan tantangan berdasarkan data BPS. Sorotnesia. https://sorotnesia.com/pendidikan-di-indonesia-perkembangan-dan-tantangan-berdasarkan-data-bps/
Parman, R. (2019). Pengaruh efikasi diri, dukungan sosial dan flow akademik terhadap keterlibatan siswa di sekolah [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang].
Rahayu, R. S., Hatmono, P. D., & Litasari, E. (2025). Pengaruh gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa kelas 1 SD N 2 Purworejo. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran (JTPP), 3(2), 533–539.
Rahma, U., Faizah, Dara, Y. P., & Wafiyyah, N. (2020). Bagaimana meningkatkan school wellbeing? Memahami peran school connectedness pada siswa SMA. JIPT (Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan), 8(1), 43–53.
Rosma, A. (2023). Hubungan resiliensi dan optimisme dengan School Well-Being pada siswa SMP Swasta Siti Hajar Medan [Tesis, Universitas Medan Area].
Santoso, M. Q., Kusuma, S. T., & Nurani, G. A. (2023). Perilaku membolos di sekolah terhadap performa belajar pada siswa. Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 7(1), 63–68. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v7n1.p63-68
Skinner, B. F. (1953). Science and human behavior. Macmillan.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan remaja awal, menengah dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494
Susanti, R. E., Firman, F., & Daharnis, D. (2021). Contribution of School Well-Being and emotional intelligence to Student Engagement in learning. International Journal of Applied Counseling and Social Sciences, 2(1), 48–54. https://doi.org/10.24036/005397ijaccs
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hyacinta Bumulo, Rahmawaty Parman, Sefni Rama Putri, Zulkarnain Zulkarnain

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










