Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial TikTok dengan Kecenderungan Nomophobia pada Pengguna TikTok di Kota Jambi

Penulis

  • Septi Putriyani Universitas Jambi
  • Marlita Andhika Rahman Universitas Jambi
  • Annisa Andriani Universitas Jambi
  • Agung Iranda Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i03.3816

Kata Kunci:

Intensitas Penggunaan TikTok, Nomophobia, Smartphone, Pengguna TikTok, Media Sosial, Jambi

Abstrak

Penggunaan TikTok yang semakin intensif menjadi salah satu fenomena yang perlu diperhatikan karena smartphone menjadi sarana utama dalam mengakses berbagai aktivitas digital, termasuk media sosial. Intensitas penggunaan yang tinggi dapat berkaitan dengan munculnya rasa tidak nyaman ketika individu tidak dapat mengakses smartphone atau yang dikenal sebagai nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan kecenderungan nomophobia pada pengguna TikTok di Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Dari populasi pengguna TikTok yang berdomisili di Kota Jambi, diperoleh 114 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Intensitas Penggunaan Media Sosial TikTok dan Nomophobia Questionnaire (NMPQ-10) dengan skala Likert empat pilihan jawaban, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan kecenderungan nomophobia dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,315 dan signifikansi 0,001 (p < 0,05). Hubungan yang ditemukan berada pada kategori lemah, sehingga kecenderungan nomophobia tidak hanya berkaitan dengan intensitas penggunaan TikTok, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini memberikan gambaran yang lebih spesifik mengenai hubungan penggunaan TikTok dengan nomophobia pada pengguna di Kota Jambi serta dapat menjadi dasar bagi pengguna untuk lebih memperhatikan dan mengelola intensitas penggunaan TikTok dalam kehidupan sehari-hari.

Referensi

Agusta, D. (2016). Faktor-faktor resiko kecanduan menggunakan smartphone pada siswa di SMK Negeri 1 Kalasan Yogyakarta. E-Journal Bimbingan dan Konseling, 3(5), 86-96.

APJII. (2026). Survei Penetrasi Internet Dan Perilaku Penggunaan Internet.

Argumosa-Villar, L., Boada-Grau, J., & Vigil-Colet, A. (2017). Exploratory investigation of theoretical predictors of nomophobia using the Mobile Phone Involvement Questionnaire (MPIQ). Journal of Adolescence, 56, 127–135.

Ayar, D., Özalp Gerçeker, G., Özdemir, E. Z., & Bektaş, M. (2018). The Effect of Problematic Internet Use, Social Appearance Anxiety, and Social Media Use on Nursing Students’ Nomophobia Levels. CIN - Computers Informatics Nursing, 36(12), 589–595.

Barrio, V. Del, Aluja, A., & García, L. F. (2004). Relationship Between Empathy and The Big Five Personality Traits in a Sample of Spanish Adolescents. Social behavior and personality, 32(7), 677-682.

Bilali, A., Katsiroumpa, A., Koutelekos, I., Dafogianni, C., Gallos, P., Moisoglou, I., & Galanis, P. (2025). Association between TikTok use and anxiety, depression, and sleepiness among adolescents: A cross-sectional study in Greece. Pediatric Reports, 17(2), 34.

Boeker, M., & Urman, A. (2022). An Empirical Investigation of Personalization Factors on TikTok. WWW 2022 - Proceedings of the ACM Web Conference 2022, 2298–2309.

Bragazzi, N. L., & Del Puente, G. (2014). A proposal for including nomophobia in the new DSM-V. Psychology Research and Behavior Management, 7, 155–160.

Dekker, C. A., Baumgartner, S. E., & Sumter, S. R. (2025). For you vs. for everyone: The effectiveness of algorithmic personalization in driving social media engagement. Telematics and Informatics, 101, 102300.

Fajri, F. V., & Karyani, U. (2021). Nomophobia pada mahasiswa: Menguji hubungan intensitas penggunaan media sosial dan kontrol diri. Jurnal Psikologi, 17(1), 47-58.

Falgoust, G., Winterlind, E., Moon, P., Parker, A., Zinzow, H., & Chalil Madathil, K. (2022). Applying the uses and gratifications theory to identify motivational factors behind young adult’s participation in viral social media challenges on TikTok. Human Factors in Healthcare, 2, 100014.

Flayelle, M., Brevers, D., King, D. L., Maurage, P., Perales, J. C., & Billieux, J. (2023). A taxonomy of technology design features that promote potentially addictive online behaviours. Nature Reviews Psychology, 2(3), 136–150.

García, A. M. R., Belmonte, J. L., & Moreno-Guerrero, A. J. (2020). Nomophobia: An individual’s growing fear of being without a smartphone—a systematic literature review. In International Journal of Environmental Research and Public Health 7(2), 580.

Gezgin, D. M., & Çakır, Ö. (2016). Analysis of nomofobic behaviors of adolescents regarding various factors. Journal of Human Sciences, 13(2), 2504.

King, A. L. S., Valença, A. M., Silva, A. C. O., Baczynski, T., Carvalho, M. R., & Nardi, A. E. (2013). Nomophobia: Dependency on virtual environments or social phobia? Computers in Human Behavior, 29(1), 140–144.

Mudzaki, A. A. (2023). Pengaruh intensitas penggunaan media sosial tiktok dan citra diri terhadap pembelian impulsif pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Pardede, A. M., Maulani, I. I., Masrofah, M., & Fuady, I. (2025). Pengaruh Motif Hiburan, Pencarian Informasi, dan Pemeliharaan Hubungan terhadap Niat Mahasiswa Menggunakan TikTok. JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 6(1), 69–79.

Qin, Y., Omar, B., & Musetti, A. (2022). The addiction behavior of short-form video app TikTok: The information quality and system quality perspective. Frontiers in Psychology, 13.

Rabiatun, Jumaini, & Nopriadi. (2023). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Aplikasi TikTok terhadap Sikap Apatis pada Remaja. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 8.

Roberts, J. A., & David, M. E. (2025). Technology affordances, social media engagement, and social media addiction: An investigation of Tiktok, Instagram Reels, and Youtube Shorts. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, 28(5), 318–325.

Salles, J. (2025). Affect and prediction in short-video social media recommendation algorithm: TikTok and the missing half-second. New Media and Society.

Sinaga, P., Partini, A., Sadam, Z., Khalil, M. I., & Purwanti, S. (2024). Penggunaan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Hiburan Bagi Generasi Z. 07(02), 2656–5706.

Tamonob, M. M., Wutun, M., & Pabha Swan, M. V. D. (2023). Aplikasi Tiktok Dan Perilaku Candu Remaja. In Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 3(2).

Warsah, I., Maba, A. P., Prastuti, E., Morganna, R., Warsah, B. A. A., & Carles, E. (2023). Adaptation and Validation of Nomophobia Instrument in the Indonesian Version. Jurnal Pengukuran Psikologi Dan Pendidikan Indonesia, 12(2), 127–144.

Yildirim, C., & Correia, A. P. (2015). Exploring the dimensions of nomophobia: Development and validation of a self-reported questionnaire. Computers in Human Behavior, 49, 130–137.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-18

Cara Mengutip

Hubungan antara Intensitas Penggunaan Media Sosial TikTok dengan Kecenderungan Nomophobia pada Pengguna TikTok di Kota Jambi. (2026). Jurnal Psikologi Dan Konseling West Science, 4(03), 527-537. https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i03.3816