Dinamika Interaksi Sosial Anak dalam Aktivitas Bermain di Playground Kids Riatar Palembang
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i03.3670Kata Kunci:
Interaksi Sosial, Aktivitas Bermain, Anak, Playground, Psikologi PerkembanganAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika interaksi sosial anak dalam aktivitas bermain di Playground Kids Riatar Palembang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi naturalistik dan wawancara semi-terstruktur dengan orang tua subjek selama program magang berlangsung dari Maret hingga April 2026. Subjek penelitian terdiri dari tujuh anak dengan rentang usia 4–11 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak memperlihatkan dinamika interaksi sosial yang berbeda selama aktivitas bermain, mencakup aspek kerja sama, berbagi, empati, dan komunikasi. Sebagian anak bersifat aktif dan inisiatif, sementara sebagian lainnya cenderung pasif dan membutuhkan stimulus dari lingkungan. Hambatan yang ditemukan meliputi rasa pemalu, ketergantungan pada orang dewasa, dan ketidaksesuaian diri dengan dinamika kelompok. Aktivitas bermain terbukti menjadi media yang efektif dalam menstimulasi perkembangan interaksi sosial anak secara bertahap dan alami.
Referensi
Apriyani, dkk. (2021). Bermain sebagai metode pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 1–12. http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v3i1.4656
Bakri, dkk. (2021). Interaksi sosial anak usia dini: Tinjauan teoretis dan empiris. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 55–68.
Batinah, B., Meiranny, A., & Arisanti, A. Z. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial pada anak usia dini: Literatur review. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(1), 31–39. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v9i1.1510
Chasanah, dkk. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi sosial anak usia dini. Jurnal Perkembangan Anak, 5(2), 45–58. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v9i1.1510
Eli, & Rohmah. (2021). Interaksi sosial anak usia dini dalam kegiatan bermain. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(1), 21–34.
Fatmawat., dkk. (2021). Ciri-ciri aktivitas bermain pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 88–100.
Fitri, U., & Rusdiani, N. I. (2024). Analisis kemampuan interaksi sosial anak usia dini di tempat penitipan anak (Pocenter). BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 4(1), 16–27. https://doi.org/10.24952/alathfal.v4i1.10584
Hayati, & Putro. (2021). Bermain dan perkembangan anak: Peran aktivitas bermain dalam kehidupan anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 12(1), 1–15.
Khadijah, & Zahraini. (2021). Perkembangan sosial anak usia dini. Medan: Merdeka Kreasi Group.
Nisa, C., Syamsiatin, E., & Hartati, S. (2025). Pengembangan keterampilan interaksi sosial anak usia 5–6 tahun di PAUD inklusif (studi literatur tentang strategi pembelajaran). Jurnal Peneliti Dan Praktisi PAUD, 4(1), 49–67. https://doi.org/10.21009/JP2PAUD.041.01
Purnamasari., dkk. (2021). Bermain dan pengalaman langsung anak: Implikasi terhadap perkembangan. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 6(1), 30–42.
Sari., dkk. (2024). Faktor yang mempengaruhi aktivitas bermain anak usia dini. Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak, 3(1), 11–25.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Desy Arisandy, Restu Prima Ananta

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










