Hubungan Antara Forgiveness Dengan Kualitas Persahabatan Pada Remaja MAN 1 Kota Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i02.3552Kata Kunci:
Forgiveness, Kualitas Persahabatan, Remaja, Siswa, MAN 1 Kota GorontaloAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgiveness dengan kualitas persahabatan pada remaja di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Gorontalo. Forgiveness merupakan kemampuan individu untuk mengurangi motivasi menghindar dan membalas kesalahan serta meningkatkan niat baik terhadap pihak yang melakukan pelanggaran. Kemampuan ini penting dalam kehidupan remaja karena dapat membantu menjaga hubungan sosial yang sehat, menyelesaikan konflik secara konstruktif, serta memperkuat kualitas persahabatan yang terjalin dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.428 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 312 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala forgiveness berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Michael E. McCullough dan skala kualitas persahabatan yang mengacu pada Friendship Quality Scale (FQS). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman’s Rho untuk menguji hubungan antar variabel penelitian secara lebih mendalam dan sistematis. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata skor forgiveness sebesar 77,39 dengan standar deviasi 8,356, sedangkan rata-rata skor kualitas persahabatan sebesar 66,66 dengan standar deviasi 8,099. Sebagian besar responden berada pada kategori sedang pada variabel forgiveness yaitu sebesar 74%, sedangkan pada variabel kualitas persahabatan sebesar 83%. Hasil tersebut menunjukan bahwa siswa telah memiliki kemampuan memaafkan dan kualitas hubungan persahabatan yang cukup baik. Hasil uji hipotesis menunjukan adanya hubungan positif dan signifikan antara forgiveness dengan kualitas persahabatan (r = 0,311; p = 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukan bahwa semakin tinggi kemampuan memaafkan yang dimiliki siswa, maka semakin baik pula kualitas persahabatan yang terjalin. Dengan demikian, forgiveness berperan penting dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis, positif, dan saling mendukung bagi perkembangan sosial remaja dilingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.
Referensi
Aiyuda, N., Heriandy, T., & Putra, A. A. (2023). Perilaku Phubbing Dengan Kualitas Persahabatan Remaja Di Pekanbaru. Mediapsi, 9(1), 4–13. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2023.009.01.907
Ayun, Q. (2020). Pemaafan Dan Kemampuan Interaksi Sosial Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga Tahun 2018. KONSELING EDUKASI “Journal of Guidance and Counseling,” 4(2), 234–258. https://doi.org/10.21043/konseling.v4i2.8470
Bukowski, W. M., Newcomb, A. F., & Hartup, W. W. (1996). The company they keep. Friendship in childhood and adolescence (W. W. H. William M. Bukowski, Andrew F. Newcomb (ed.)). Cambridge University Press.
Handayani, A., Kasturi, T., & Purwandari, E. (2024). Forgiving Others towards Self-Happiness: A Meta-Analysis Review. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 13(2), 645. https://doi.org/10.12928/jehcp.v13i2.27717
Hikmah, N., Sedjo, P., & Julianti, A. (2019). Pemaafan Dan Kualitas Persahabatan Pada Santri Yang Tinggal Di Pondok Pesantren. Jurnal Psikologi, 12(1), 31–43. https://doi.org/10.35760/psi.2019.v12i1.1914
Hurlock, E. B. (1980). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.
León-Moreno, C., Martínez-Ferrer, B., Moreno-Ruiz, D., & Musitu-Ferrer, D. (2021). Forgiveness and Loneliness in Peer-Victimized Adolescents. Journal of Interpersonal Violence, 36(19–20), 9648–9669. https://doi.org/10.1177/0886260519869078
Liddiniyah, A., & Maryam, E. W. (2023). Kesamaan dan Kualitas Persahabatan Pada Mahasiswa. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 14(2), 102–114. https://doi.org/10.21107/personifikasi.v14i2.19276
Ma, L., & Jiang, Y. (2020). Empathy Mediates the Relationship Between Motivations After Transgression and Forgiveness. 11(July), 1–7. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01466
Matitaputty, J. S., & Rozali, Y. A. (2021). Gambaran Kualitas Persahabatan pada Remaja DKI Jakarta. JCA Psikologi, 2(3), 221–229. https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/jpsy/article/viewFile/165/167
McCullough, M. (2008). Beyond Revenge: The Evolution of the Forgiveness Instinct. In Wiley. https://doi.org/10.1080/17439760903509614
McCullough, M. E., Rachal, K. C., Sandage, S. J., Worthington, E. L., Brown, S. W., & Hight, T. L. (1998). Interpersonal Forgiving in Close Relationships : II . Theoretical Elaboration and Measurement. 75(6), 1586–1603.
Pramintari, R. D., & Febrian, D. R. (2022). Hubungan pemaafan dan kebahagiaan dengan kualitas persahabatan pada remaja akhir. Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang, 2(1), 70–76.
Shabrina, E., Hasnawati, H., & Fadhilah, F. (2019). Gambaran Perilaku Pemaafan Dalam Konflik Persahabatan. Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam, 10(2), 141–151. https://doi.org/10.15548/alqalb.v10i2.957
Šutić, L., van Roekel, E., & Novak, M. (2025). Quality of friendships and well-being in adolescence: daily life study. International Journal of Adolescence and Youth, 30(1), 1–15. https://doi.org/10.1080/02673843.2025.2467112
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mutiara Kasim, Lenny Syamsuddin, Muhammad Mursyid

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









