Memahami Psychological Distress pada Emerging Adulthood: Peran Kesepian dan Dukungan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i02.2700Kata Kunci:
Psychological Distress, Kesepian, Dukungan Sosial, Emerging Adulthood, Kesehatan MentalAbstrak
Individu pada tahap emerging adulthood mulai membangun karier, melanjutkan studi, membentuk hubungan pribadi, dan menetapkan nilai-nilai hidup untuk mencapai kestabilan di masa depan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh kesepian dan dukungan sosial terhadap psychological distress. Populasi dalam penelitian ini yakni emerging adulthood di Karawang dengan rentang usia 18-25 tahun. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Cochran dengan taraf kesalahan sebesar 5% maka sampel dalam penelitian menggunakan 385 responden. Penelitian ini menggunakan 3 alat ukur psikologi yaitu Psychological distress scale (K10), UCLA Version 3, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Hasil analisis variabel kesepian terhadap psychological distress sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dinyatakan terdapat pengaruh, sedangkan variabel dukungan sosial memberikan hasil sebesar 0,683 > 0,05, yang artinya tidak ada pengaruh antara dukungan sosial dengan psychological distress. Berdasarkan hasil koefisien determinasi, apabila dilihat dari nilai R square sebesar 0,789 atau 78,9% memberikan sumbangsih terhadap psychological distress, selebihnya sebesar 21,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Referensi
Aceiro, M. A., Delfino, G., Insua, F. G., Grasso, L., & Espinola, S. R. (2025). Social support and psychological distress across different age groups in Argentine adults. Revista de Psicologia, 43(2)
Aliyah, P. N., & Kusdiyati, S. (2021). Pengaruh Perceived dukungan sosial terhadap Psychological Distress pada Remaja X di Masa Pandemi Covid-19. Journal Riset Psikologi, 1(1), 59-68.
Bension, J. B., Saija, A. F., Manuputty, A., & Agustin, R. D. (2022). Dukungan sosial dan Psychological Distress mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Patimura di masa penerapan new normal. Molucca Medica, 15(2), 132-137.
Evelyn, & Savitri, L. S. (2015). Pengaruh dukungan sosial terhadap pola pengasuhan orang tua anak berusia middle childhood dari keluarga miskin. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 434-449.
Fahtoni, A. B., & Listiyandini, R. A. (2021). Kebersyukuran, kesepian, dan distress psikologis pada mahasiswa di masa pandemi covid-19. Jurnal Psikologi Sains dan Profesi, 5(1), 11-19.
Fananni, M. R. (2021). Hubungan antara strategi coping terhadap psychological distress pada family caregiver kanker. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 4, 1600-1612.
Hermawati, L., & Hidayat, I. N. (2019). Loneliness pada individu lanjut usia berdasarkan peran religiusitas. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 5(2), 155-166.
Jamaludin, & Dewi, M. S. (2016). Pengaruh Kecerdasan Emosi dan Coping Stress terhadap Psychological Distress pada Remaja. Tazkiya, 4(1).
Kamila, L., Simatupang, M., & Singadimedja, H. G. (2023). Pengaruh dukungan sosial dan Self-Esteem terhadap Optimisme Freshgraduates-1 yang Sedang Mencari Kerja. Psikologi Prima, 6(2), 86-92.
Krisnawati, E., & Soetjiningsih, C. H. (2017). Hubungan antara kespian dengan selfie liking pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 16(2), 122-137.
Maukar, D. S., & Huwae, A. (2024). Kesejahteraan Psikologis dan Psychological Distress pada Mahasiswa yang Telah Berkeluarga. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 991-1001.
Milka. (2023). Psychological Distress Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Palu. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(8), 3235-3250.
Ningtias, R. P., & Andriani, F. (2022). Pengaruh Perceived Parental Expectation terhadap Psychological Distress pada Emerging Adulthood di Indonesia. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental, 2(1), 37-48.
Nuraini, I., & Laksmiwati, H. (2024). Pengaruh Kesepian terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 956-965.
Permana, M. Z., & Astuti, M. F. (2021). Gambaran Kesepain pada Emerging Adulthood. Proyeksi, 16(2), 133-142.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Supriyati. (2023). Pengaruh dukungan sosial dan harga diri terhadap resiliensi mahasiswa perantau. Jurnal Psikologi Malahayati, 5(1), 15-21.
Tjoa, B. L., & Ambarwati, K. D. (2024). Hubungan antara Loneliness dengan Smartphone Addiction pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Malahayati, 6(1), 146-155.
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived dukungan sosial. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30-41.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Kanti Putri Febriani, Cempaka Putrie Dimala, Haryanti Mustika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









