Stres Akademik Ditinjau dari Prokrastinasi Akademik dan Dukungan Sosial Pada Mahasiswa Tingkat Akhir yang sedang Mengerjakan Tugas Akhir di Universitas X Karawang
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i01.2588Kata Kunci:
Stres akademik, prokrastinasi akademik, dukungan sosial, mahasiswa tingkat akhirAbstrak
Stres akademik merupakan fenomena psikologis yang kerap dialami mahasiswa tingkat akhir, terutama saat menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Tekanan akademik, keterbatasan waktu, serta hambatan dalam pengelolaan aktivitas sering kali menjadi faktor yang meningkatkan tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh prokrastinasi akademik dan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa Universitas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah probability sampling. Jumlah responden sebanyak 347 mahasiswa. Instrumen penelitian meliputi Perception of Academic Stress Scale (PAS), Tuckman Procrastination Scale (TPS), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap stres akademik, sedangkan dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut menjelaskan 73,49% mempengaruhi stres akademik, sementara 26,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan strategi intervensi yang berfokus pada upaya mengurangi perilaku prokrastinasi serta memperkuat dukungan sosial, sehingga dapat meminimalisasi risiko terjadinya stres akademik yang berkelanjutan pada mahasiswa tingkat akhir.
Referensi
Abdi Zarrin, S., & Gracia, E. (2020). Prediction of academic procrastination by fear of failure and self-regulation. Educational Sciences: Theory and Practice, 20(3), 34-43. 10.12738/jestp.2020.3.003
Asrulla, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan sampling (kuantitatif), serta pemilihan informan kunci (kualitatif) dalam pendekatan praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320-26332. 10.47134/researchjet.v2i3.1
Astari, A. Z., & Nastiti, D. (2024). Hubungan antara stres akademik dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. ResearchJet Journal of Analysis and Inventions, 1(1). 10.47134/researchjet.v2i3.1
Astuti, Y., Nisa, H., Sari, K., & Kumala, I. D. (2021). Perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa. Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah, 4(2), 169-184. 10.24815/s-jpu.v4i2.22108
Azwar, S. (2020). Metode penelitian psikologi (Edisi II). Pustaka Belajar.
Bedewy, D., & Gabriel, A. (2015). Examining perceptions of academic stress and its sources among university students: The Perception of Academic Stress Scale. Health psychology open, 2(2), 2055102915596714. 10.1177/2055102915596714
Cabras, E., Pozo, P., Suárez-Falcón, J. C., Caprara, M., & Contreras, A. (2024). Stress and academic achievement among distance university students in Spain during the COVID-19 pandemic: age, perceived study time, and the mediating role of academic self-efficacy. European Journal of Psychology of Education, 39(4), 4275-4295. 10.1007/s10212-024-00871-0
Cazan, A. M., & Năstasă, L. E. (2015). Procrastination, personality traits, and academic performance: An overview. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 187, 567–572.
Duru, E., Balkis, M., & Duru, S. (2024). Fear of failure and academic satisfaction: the mediating role of emotion regulation difficulties and procrastination. European Journal of Psychology of Education, 39(3), 2901-2914. 10.1007/s10212-024-00868-9
Firnanda, G., & Ibrahim, Y. (2020). Peer social support relations with student academic stress. Jurnal Neo Konseling, 2(3).
Haida, F. (2020). Klasifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi masa penyelesaian skripsi mahasiswa dengan metode CHAID di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi. Jurnal Sains Matematika Dan Statistika, 6(1), 9-22. 10.24014/jsms.v6i1.9248
Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2012). Teori-teori psikologi. Ar-Ruzz Media.
Hakim, A. H., Pratiwi, C., Ramulan, F., Putriani, P., Mutia, I., & Amna, Z. (2024). Hubungan antara stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa. Syiah Kuala Psychology Journal, 2(1), 58-67. https://doi.org/10.24815/skpj.v2i1.28833
Hamzah, H. B., & Marhamah, F. (2015). Social support, adjustment and academic stress among first year social support, adjustment and academic stress. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(1), 149–172. https://doi.org/10.22373/psikoislamedia.v1i1.1487.
Hidayat, E. I., Ramli, M., & Setiowati A. J. (2021). Pengaruh self eficacy, self esteem, dukungan sosial terhadap stress akademik mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, vol. 6, no. 4, 1 Apr. 2021. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i4.14728.
Ibda, F. (2023). Dukungan Sosial: Sebagai bantuan menghadapi stres dalam kalangan remaja yatim di Panti Asuhan. Intelektualita, 12(2). https://doi.org/10.22373/ji.v12i2.21652.
Insani, A. (2021). Kesadaran stres akademik selama pembelajaran dari rumah. KoPeN: Konferensi Pendidikan Nasional, 3(2), 21-29.
Isaac, S., & Michael, W. B. (1995). Handbook in research and evaluation: A collection of principles, methods, and strategies useful in the planning, design, and evaluation of studies in education and the behavioral sciences. Edits publishers.
Kim, K. R., & Seo, E. H. (2015). The relationship between procrastination and academic performance: A meta-analysis. Personality and individual differences, 82, 26-33. 10.1016/j.paid.2015.02.038
Liu, Y., Zhang, N., Bao, G., Huang, Y., Ji, B., Wu, Y., ... & Li, G. (2019). Predictors of depressive symptoms in college students: A systematic review and meta-analysis of cohort studies. Journal of affective disorders, 244, 196-208. https://doi.org/10.1016/j.jad.2018.10.084
Lubis, I. H., & Meliala, S. M. S. (2022). Perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa Universitas X stambuk 2018. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi dan Kesehatan (J-P3K), 3(2), 107-112.
Lu, D., He, Y., & Tan, Y. (2022). Gender, socioeconomic status, cultural differences, education, family size and procrastination: a sociodemographic meta-analysis. Frontiers in Psychology, 12. 10.3389/fpsyg.2021.719425
Maharani, A. E., Kharisma, C. P., & Salsabila, F. (2024). Pengaruh mengerjakan skripsi terhadap tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 2(4), 68–80. https://doi.org/10.61132/observasi.v2i4.558
Mahmoud, J. S. R., Staten, R. T., Hall, L. A., & Lennie, T. A. (2012). The relationship among young adult college students’ depression, anxiety, stress, demographics, life satisfaction, and coping styles. Issues in mental health nursing, 33(3), 149-156. https://doi.org/10.3109/01612840.2011.632708
Monserrat-Hernández, M., Checa-Olmos, J. C., Arjona-Garrido, Á., López-Liria, R., & Rocamora-Pérez, P. (2023). Academic stress in university students: the role of physical exercise and nutrition. In Healthcare 11(17). https://doi.org/10.3390/healthcare11172401
Musafiri, M. A., & Umroh, N. M. (2022). Hubungan optimisme terhadap resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir yang mengerjakan skripsi. Jurnal At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2(2), 70–84. https://doi.org/10.30739/jbkid.v2i2.1726
My, M., Fitriani, S., Santri, D. D., Chaniago, F., & Febrina, M. (2025). Manajemen stres semester akhir: Memahami dampaknya pada kualitas hidup dan kesejahteraan mental mahasiswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 2913–2926.
Nastasia, K. (2023). Hubungan antara task aversiveness dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Universitas X. Psyche 165 Journal, 226-231. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i3.277
Obbarius, N., Fischer, F., Liegl, G., Obbarius, A., & Rose, M. (2021). A modified version of the transactional stress concept according to Lazarus and Folkman was confirmed in a psychosomatic inpatient sample. Frontiers in psychology, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.584333
Pratiwi, M., & Satwika, Y. W. (2022). Hubungan antara stres akademik dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi di Universitas X. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 9(2), 56-65. https://doi.org/10.26740/cjpp.v9i2.45753
Putri, N. I., & Edwina, T. N. (2020). Task aversiveness sebagai prediktor prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Jurnal studi guru dan pembelajaran, 3(1), 124-140. https://doi.org/10.30605/jsgp.3.1.2020.242
Putri, P. K., Risnawati, E., & Avati, P. (2022). Stress akademik mahasiswa semester awal dan mahasiswa semester akhir: Studi komparatif dalam situasi pembelajaran daring. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 20(2). https://doi.org/10.47007/jpsi.v20i2.232
Ramadhani, A. (2016). Hubungan konformitas dengan prokrastinasi dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa tingkat akhir yang tidak bekerja. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(3), 383–390. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v4i3.4098
Ratnaningtyas, T. O., & Fitriani, D. (2019). Hubungan stres dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir. Edu Masda Journal, 3(2), 181-191. https://doi.org/10.52118/edumasda.v3i2.40
Rosa, M. C. (2024, Januari 24). Mahasiswi di Palangkaraya diduga bunuh diri karena stres tugas kuliah. Kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2024/01/24/134625978/mahasiswi-di-palangkaraya-diduga-bunuh-diri-karena-stres-tugas-kuliah
Saleh, D., Camart, N., & Romo, L. (2017). Predictors of stress in college students. Frontiers in psychology, 8, 19. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00019
Sari, D. A. M., & Rahayu, D. (2022). Peran efikasi diri terhadap stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(4), 741-751. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i4.8722
Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Syahrin, N., Jamali, T. E., lisu Sarungu, W., & Wisky, E. (2025). Peran dukungan sosial dalam mengatasi stress akademik pada mahasiswa: Pendekatan penelitian kualitatif: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5709-5712. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1502
Sirois, F. M. (2023). Procrastination and stress: A conceptual review of why context matters. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(6), 5031. https://doi.org/10.3390/ijerph20065031
Sirois, F. M., & Biskas, M. (2024). Procrastination and health in nurses: Investigating the roles of stress, health behaviours and social support. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(7), 898. https://doi.org/10.3390/ijerph21070898
Soumeya, M. (2024). Self-regulation, self-efficacy, and academic procrastination. Educational Administration: Theory and Practice, 30 (11), 942-952. https://doi.org/10.53555/kuey.v30i11.8893
Sugiyono, P. P. (2016). Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Suharti, V., & p Nugraha, S. (2023). Dukungan sosial dan resiliensi akademik selama pembelajaran daring dengan mediasi efikasi diri akademik pada siswa smk. Jurnal Psikologi Malahayati, 5(2). https://doi.org/10.31004/psiko.v5i2.10229
Sulistiani, W., Fajrianthi, & Kristiana, I. F. (2022). Validation of the Indonesian version of the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS): A Rasch model approach. Jurnal Psikologi, 21(1), 89–103. https://doi.org/10.14710/jp.21.1.89-103
Sulistyorini, M. A., & Sarajar, D. K. (2024). Problem-focused coping dan prokrastinasi akademik mahasiswa tingkat akhir UKSW yang menyusun tugas akhir. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(3), 15927–15937. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12158
Taylor, S. E. (2003). Health psychology (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Tuckman, B. (1990). Measuring procrastination attitudinally and behaviorally. ERIC: The Educational Resources Information Center, 1–12.
Utami, P. W., & Duryati. (2023). Hubungan antara dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2345–2353.
Wahidayati, T. F., & Wibawanti, I. (2025). Pengaruh prokrastinasi akademik dan dukungan sosial keluarga terhadap stres siswa kelas XII MIPA. Jurnal Ikraith-Humaniora, 9(2), 32–37. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v9i2.4335
Wahyudi, R., Bebasari, E., & Nazriati, E. (2015). Gambaran tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau tahun pertama. Jurnal Ilmu Kedokteran, 9(2), 107–113. https://doi.org/10.26891/JIK.v9i2.2015.107-113
Wäschle, K., Allgaier, A., Lachner, A., Fink, S., & Nückles, M. (2014). Procrastination and self-efficacy: Tracing vicious and virtuous circles in self-regulated learning. Learning and instruction, 29, 103-114. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2013.09.005
Widiantoro, D., Nugroho, S., & Arief, Y. (2019). Hubungan antara dukungan sosial dari dosen dengan motivasi menyelesaikan skripsi pada mahasiswa. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.33367/psi.v4i1.649
Yuda, M. P., Mawarti, I., & Mutmainnah, M. (2023). Gambaran tingkat stres akademik mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir skripsi di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Pinang Masak Nursing Journal, 2(1), 38–42. https://doi.org/10.31539/jpima.v2i1.27092
Yusuf, N. M., & Yusuf, J. M. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik. Psyche 165Journal, 13(2), 235–239. https://doi.org/10.26858/jpkk.v6i2.14457
Yusuf, A. M., Rachmawati, E. Y., & Fitriana, A. (2020). Tingkat stres akademik pada mahasiswa akhir dalam menyusun skripsi. Jurnal Konseling Relasi, 7(1), 8–13.
Zhang, Y., Dong, S., Fang, W., Chai, X., Mei, J., & Fan, X. (2018). Self-efficacy for self-regulation and fear of failure as mediators between self-esteem and academic procrastination among undergraduates in health professions. Advances in Health Sciences Education, 23(4), 817-830. 10.1007/s10459-018-9861-3
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The multidimensional scale of perceived social support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2
Zurrahmi, Z. R., Hardianti, S., & Syahasti, F. M. (2021). Hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada mahasiswa akhir S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai tahun 2021. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 963–968. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.2092
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mahardika Mulyadin, Nur Ainy Sadijah, Devi Marganing Tyas

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








