Suasana Hati dan FoMO: Apakah Ini Pemicu Pembelian Impulsif Remaja Pengguna Aplikasi Online Shop?
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v4i01.2584Kata Kunci:
Suasana Hati, FoMO, Pembelian Impulsif, Remaja, Aplikasi Online ShopAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suasana hati dan FoMO terhadap pembelian impulsif pada remaja pengguna aplikasi online shop di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausalitas dengan sampel sebanyak 208 orang remaja berusia 12-22 tahun. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan alat ukur Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS), Fear of Missing Out Scale (FoMOS), dan Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa suasana hati dan FoMO terhadap pembelian impulsif memiliki pengaruh sebesar 39,3%. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa suasana hati dan FoMO secara signifikan berpengaruh terhadap pembelian impulsif, dengan nilai signifikansi sebesar 0.000, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini menjadi kontribusi baru karena penelitian sebelumnya umumnya hanya meneliti variabel suasana hati dan FoMO secara terpisah, sementara penelitian ini menguji keduanya secara bersamaan.
Referensi
Agustina, T., Liputo, M. A., & Putra I. (2024). Pengaruh fomo, sales promotion dan e-wom terhadap implusive buying pada pengguna situs online shop. Journal On Teacher Education. 6(1).
Akhtar, H. (2019). Evaluasi properti psikometris dan perbandingan model pengukuran konstruk subjective well-being. Jurnal Psikologi, 18(1), 29-40.
APJII. (2024). Survei Internet APJII 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. (2024). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin di Kabupaten Karawang (Juni 2024). Badan Pusat Statistik.
Bessouh, N., & Belkhir, D. O. (2018). The effect of mood on impulsive buying-case of algerian buyers. The International Journal of Business & Management, 6(1), 187-193.
Celik, I. K., & Eru, O. (2019). The effects of consumers FoMO tendencies on impulse buying and the effects of impulse buying on post-purchase regret. Broad Research in Artificial Intelligence and Neuroscience, 10(3), 124–138.
Dotulong, G. H. P., Pandowo. M. H. C., & Rogi. M. H. (2024). Pengaruh personality, mood, dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja pegawai pada biro umum sekretariat daerah provinsi sulawesi utara. Jurnal EMBA, 12(1), 50-59.
Fitri, H., Hariyono, D. S., & Arpandy, G. A. (2024). Pengaruh self-esteem terhadap fear of missing out (fomo) pada generasi Z pengguna media sosial. Jurnal Psikologi, 1(4), 1-21.
Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode penelitian (M. Pradana (ed.)). CV: EUREKA MEDIA AKSARA.
Jasmine, Y., Dimala, C. P., & Maulidia, A. S. (2024). Telaah konsep diri dan perilaku konsumtif: fenomena remaja dalam berbelanja online. Jurnal Psikologi, 13(4), 527-533. Jurnal Economic and Accounting Journal of Management Research (EAJMR), 2(4), 35–44.
Juswan, A. M., & Nio, S. (2022). Pengaruh suasana hati terhadap pembelian impulsif konsumen Shopee. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 23(1), 45–55.
Khoirunnisa, F. G., Puspita, A., Dianingtyas, R. A., & Janah, N. M. (2019). Pengaruh pemberian media visual dan audio terhadap mood (afek positif dan negatif) pada rentang usia 19-23. Jurnal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Liong, R., Siregar, L. M., & Tyas, D. M. (2024). Motivasi belanja hedonis dan FoMO: menguak pola pembelian impulsif. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi, Dan Kesehatan (J-P3K), 5(3), 731-738.
Muharam, G. M., Sulistiya, D., Sari, N., Fahmy, Z., & Zikrinawati, K. (2023). Pengaruh fear of missing out (FoMO) dan konformitas teman sebaya terhadap implusive buying pada Mahasiswa Kota Semarang (studi pada konsumen tiktok shop). Experimental Student Experiences. 1(8).
Muharsih, L. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pembelian impulsive pada konsumen belanja online di Jakarta. Jakarta: Disertasi UPI YAI.
Mukaromah, M., Zulva, T. N. I., Malida, O. N., & Oktafia, Y. (2021). Analisis psikopatologi kecenderungan impulsive buying pada salah satu mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set, 12(2), 117-124.
Pamungkas, A. S. & Vania, A. (2024). Pengaruh E-Wom dan perilaku FoMO terhadap impulsif buying (Studi kasus pada produk iPhone kalangan mahasiswa Kota Malang). Journal of Global and Multidisciplinary, 12(2).
Permana, E., Cahyani, D. S., Wijayanti, F., & Syamsurizal. (2024). Analisis kepuasan generasi Z terhadap layanan e-commerce. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak, 1(2), 337-355.
Przybylski, A. K., Murayama, K., Dehaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014.
Putriyana, S., & Aziz. A. (2025). Pengaruh psikologis, harga dan tampilan produk terhadap impulsive buying generasi Z dengan tren sebagai variabel intervening di Shopee. Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis (JUPSIM), 4(1), 16-34.
Ramadania, R., Surya, M. A., & Rahmah, R. (2022). Pengaruh motivasi hedonis terhadap pembelian impulsif dengan emosi positif sebagai mediasi. Business Trend: Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, 12(2), 87–96.
Ratnaningsih, Y. R., & Halidy, A, E. (2022). Pengaruh fomo, kesenangan berbelanja dan motivasi belanja hedonis terhadap keputusan pembelian tidak terencana di e-commerce Shopee pada waktu harbolnas. Jurnal ekonomi dan Bisnis. 11(3).
Saputra, A. S., Purnomosidi, F., & Musslifah, A. R. (2023). Kesejahteraan psikologis remaja panti asuhan simo boyolali. Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial, dan Humaniora, 1(3), 63-73.
Sihombing, R. D., Siahaan, R., & Simbolon, D. (2023). Analisis pembelian impulsif e-commerce Shopee pada Gen- Z.
Verplanken, B. & Herabadi, A. (2001). Individual differences in impulse buying tendency feeling and no thinking. European Journal of Personality.
Watson, D., Clark, L.A., & Tellegen A. (1988). Development and validation of brief measure of positive and negative affect: The PANAS scale. Journal of Personality and Social Psychology. 54(6).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Opah, Lania Muharsih, Yulyanti Minarsih

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








