Mengapa Memilih Pasangan Itu Sulit? Peran Self Esteem dan Attachment Style dalam Kecemasan Memilih Pasangan
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpkws.v3i04.2570Kata Kunci:
Gaya Ketertarikan, Harga Diri, Kecemasan Berencan, Masa Dewasa AwalAbstrak
Pada tahap emerging Adulthood individu merasa cemas untuk mengambil keputusan terutama ketika menetapkan pilihan pasangan. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi bagaimana attachment style dan self esteem mempengaruhi kecemasan memilih pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan desain kausalitas dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu emerging adulthood dengan rentang usia 18-29 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling dimana penentuan jumlah sampel dilakukan berdasarkan rumus yang dikemukakan oleh Cohen, sehingga dalam penelitian ini didapatkan responden sebanyak 206 orang. Alat ukur penelitian ini menggunakan adopsi skala baku, yaitu Dating Anxiety Scale (DAS), Adult Attachment Scale (AAS), dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Hasil penelitian secara partial membuktikan adanya pengaruh negatif (-) self esteem terhadap kecemasan memilih pasangan dan pengaruh positif (+) attachment style terhadap kecemasan memilih pasangan. Secara simultan/bersama-sama self esteem dan attachment style terhadap kecemasan memilih pasangan dengan memberikan kontribusi sebesar 33%. Individu dengan self esteem rendah dan attahment style tinggi cenderung memiliki kecemasan memilih pasangan yang tinggi. Begitupun sebaliknya.
Referensi
Adamczyk K, S. C. (2016). The mediating role of romantic desolation and dating anxiety in the association between interpersonal competence and life satisfaction among polish young adults. Journal of adult development, 1-10.
Aisyah S, Y. S. (2015). Hubungan Antara Self Esteem dengan Optimisme Masa Depan Pada Siswa Santri Program Tahfidz di Pondok Pesantren Al Muayyad Surakarta dan Ibnu Abbas Klaten. Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Alwi M A, R. A. (2022). Adaptasi rosenberg's self-esteem di indonesia. Adaptasi rosenberg's self-esteem di indonesia. In SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2022 “Membangun Negeri dengan Inovasi tiada Henti Melalui Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat” LP2M-Universitas Negeri Makassar.
Cahyasari, D. M. (2022). Menemukenali berbagai manifestasi quarter life crisis pada perempuan usia dewasa awal yang belum menikah. Reswara Journal of Psychology , 1-15.
Forster R, T. (2023). The oxford handbook of parasocial experiences. Oxford University Press.
Heatherton, T. F. (1991). Development and validation of a scale for measuring state self-esteem. Journal of Personality and Social psychology, 895.
Izzy I M, M. M. (2021). Consummate Love pada Pasutri dengan Istri Mantan Pekerja Seks Komersial. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 180-194.
J, B. (1973). Attachment and loss. Separation: Anxiety.
Jamil, S. H. (2020). Attachment Styles and Self-Esteem among Adolescents. Research Journal of Social Sciences and Economics Review , 11-21.
K, H. K. (2019). Examining the mental health, the reasons, and the coping strategies of individuals remaining single in Indonesia. The International Journal of Health, Wellness, and Society.
Khumairoh, B. U. (2015). Hubungan antara adult attachment style dengan komitmen pernikahan pada dewasa awal. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 28-34.
Kulsum, U. (2024). Hubungan self estem dengan kecemasan memilih pasangan hidup pada perempuan dewasa awal di Desa Kemuja Kec. Mendo Barat, Kab. Bangka. Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
M, R. (1995). Society and the adolescent self-image. Princeton, NJ: Princeton university press, 326.
Mazzarina, A. (2024). Hubungan Efikasi Diri Dengan Quarter Life Crisis Pada Usia Dewasa Awal. Yogyakarta: Universitas Cendekia Mitra Indonesia.
Miranti, Novita A. (2024, Agustus). Mengupas Tren Marriage is Scary yang Viral, Ketakutan Generasi muda pada Pernikahan. Liputan6 [on-line]. Diakses pada tanggal 6 Agustus 2025 dari https://www.liputan6.com/hot/read/5679226/mengupas-tren-marriage-is-scary-yang-viral-ketakutan-generasi-muda-pada-pernikahan?
Passanisi A, G. A. (2015). Attachment, self-esteem and shame in emerging adulthood. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 342-346.
Pebyamoriski N, M. M. (2022). Perbedaan Kecemasan Memilih Pasangan Hidup pada Dewasa Awal Berdasarkan Demografi. Jurnal Psikolog, 219-228.
Pratiwi, P. I. (2022). Perbedaan Quality Of Friendship Ditinjau Dari Attachment Style Pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Jarak Jauh. Character Jurnal Penelitian Psikolog, 164-173.
Putri J E, S. N. (2022). Konsep self esteem pada wanita dewasa awal yang mengalami perceraian. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 20-25.
R, P. S. (2022). Hubungan harga diri dan kecemasan memilih pasangan pada perempuan dewasa awal di kota malang. Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Rosalinda, I. T. (2019). Pengaruh harga diri terhadap preferensi pemilihan pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang mengalami quarter-life crisis. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 20-26.
Safitri, R. A. (2023). Harga Diri dan Kecemasan Memilih Pasangan Hidup Wanita Dewasa Awal Fase Quarter Life Crisis. Indonesian Psychological Research.
Santi, N. N. (2017). Hubungan antara, self esteem dengan self disclosure pada saat chatting di Facebook. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 110-123.
Santrock, J. W. (2018). A topical approach to lifespan development. New York: McGraw-Hill Education.
Savitri, J. A. (2019). Fear of Missing Out dan Kesejahteraan Psikologis Individu Pengguna Media Sosial di Usia Emerging Adulthood. Acta Psychologia, 87-96.
Shiddiq, F. F. (2021). Gambaran Fase Emerging Adulthoodpada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Universitas Negeri Jakarta.
Utami V, H. L. (2019). Hubungan harga diri dengan kecemasan memilih pasangan hidup pada perempuan dewasa awal. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan, 15-20.
Utami V, H. L. (2019). Hubungan harga diri dengan kecemasan memilih pasangan hidup pada perempuan dewasa awal. Jurnal Psimawa, 15-20.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Lidhea Kayla Putrie, Nita Rohayati, M.Choirul Ibad

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








