Peran Masyarakat Lokal dalam Keberhasilan Konservasi Hutan Berbasis Masyarakat: A Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i09.3929Kata Kunci:
Konservasi Hutan, Masyarakat Lokal, Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, Kelembagaan LokalAbstrak
Konservasi hutan berbasis masyarakat menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem hutan sekaligus memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi. Keberhasilan pendekatan tersebut tidak hanya ditentukan oleh keterlibatan masyarakat, tetapi juga oleh kualitas kelembagaan, kepastian hak kelola, kearifan lokal, distribusi manfaat, serta kemampuan mengatasi konflik sumber daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran masyarakat lokal dalam keberhasilan konservasi hutan berbasis masyarakat melalui Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menggunakan pedoman PRISMA 2020 dengan penelusuran literatur pada Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda. Literatur diseleksi berdasarkan relevansi terhadap partisipasi masyarakat, kelembagaan dan tata kelola, dampak ekologis, serta sosial-ekonomi pengelolaan hutan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa partisipasi substantif dalam perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, dan pengawasan memperkuat tanggung jawab masyarakat terhadap konservasi. Kelembagaan lokal yang kuat, kepastian hak kelola, legitimasi aturan, dan kolaborasi multipihak mendukung keberlanjutan pengelolaan. Manfaat ekonomi dan sosial juga dapat berjalan seiring dengan perlindungan ekologis apabila pemanfaatan sumber daya dikendalikan secara berkelanjutan. Keberhasilan konservasi merupakan hasil interaksi antara faktor sosial, kelembagaan, ekonomi, dan ekologis.
Referensi
Ajijah, L. N., Safe'i, R., & Yuwono, S. B. (2022). Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan di HKm Harapan Sentosa KPHL Batutegi. Ulin: Jurnal Hutan Tropis, 6(2), 114–120. https://doi.org/10.32522/ujht.v6i2.8073
Al Haqiqi, F. U., & Widyastuty, A. A. S. A. (2023). Tingkat pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap keberadaan hutan mangrove sebagai upaya mitigasi bencana abrasi. Jurnal WAKTU, 21(1), 43–51. https://doi.org/10.36456/waktu.v21i01.792
Bayau, E., Suhry, H. C., Senen, M. A., & Soselisa, F. (2024). Pengaruh kebijakan kelola hutan berbasis komunitas terhadap kesejahteraan petani dan konservasi spesies endemik di wilayah perbatasan hutan negara. Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan, 1(1), 25–45. https://doi.org/10.62951/tumbuhan.v1i1.565
Castillo-Salazar, I. P., Sanagustín-Fons, V., & Pardo, I. L. (2025). Ecotourism as a catalyst for sustainable development: Conservation governance in mountain regions. Societies, 15(7), 196. https://doi.org/10.3390/soc15070196
Damiti, R. A., Pakaya, P., Prasetyo, M. H., Baderan, D. W. K., & Utina, R. (2025). Stabilitas ekosistem hutan Indonesia dalam menghadapi deforestasi dan kerusakan lingkungan: Tinjauan literatur. Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis, 2(2), 176–188. https://doi.org/10.62951/botani.v2i2.343
Das, A., Mishra, S., & Bauri, K. P. (2026). Regenerative resource governance for sustainable social development: Integrating safety, circularity, and community stewardship with insights from the Chilika Lagoon system. GRN Tech Research and Sustainability, 6, 10. https://doi.org/10.1007/s44173-026-00036-w
Dewi, B. S., Kaskoyo, H., Hidayat, W., Suri, I. F., Tsani, M. K., Cristi, E., & Alsadela, W. O. (2026). Penguatan nilai-nilai cinta alam melalui edukasi dan sosialisasi fungsi hutan serta ancaman kerusakannya bagi siswa SDN 2 Kemiling Permai Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 5(1), 70–80. https://doi.org/10.23960/jpfp.v5i1.11927
Hapsari, Y. D., Reftantia, G., Kurniawan, D. A., Masyitoh, M., & Rahmawati, T. (2025). Perubahan sosial ekonomi dan ekologi dalam upaya pengelolaan sub daerah aliran sungai Pusur di Kabupaten Klaten. SABANA (Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara), 4(2), 282–293. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.6104
Hartono, T., Trisakti, F. A., & Fuadiah, I. (2022). Community-based ecotourism: Peran 'Pokdarwis' dalam branding Siak Hijau. PRofesi Humas: Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 6(2), 154. https://doi.org/10.24198/prh.v6i2.26018
Hatalia, S. J., Silaya, T. M., & Imlabla, W. N. (2026). Kajian konflik pengelolaan sumber daya hutan antara PT. Bintang Lima Makmur dan masyarakat Negeri Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah. MARSEGU: Jurnal Sains dan Teknologi, 3(1), 89–100. https://doi.org/10.69840/marsegu/3.1.2026.89-100
Hidayat, R. A. A., & Rahman, A. (2025). Implementasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 9 Tahun 2021 tentang perhutanan sosial di Desa Talonang Baru (Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat). Jurnal Rekomendasi Hukum Universitas Mataram, 1(2). https://journal.unram.ac.id/index.php/rekomendasihukum
Hidayat, R. P., & Wijayanto, P. A. (2026). Analisis pengelolaan community-based forest conservation sebagai upaya pengembangan ekowisata berkelanjutan: Studi kasus Taman Wisata Alam Guci, Kabupaten Tegal. Ulin: Jurnal Hutan Tropis, 10(1). https://doi.org/10.32522/ujht.v10i1.25204
Jemi, R. (2026). Konservasi sumber daya hutan, inovasi lokal dan pendekatan adaptif dalam konservasi hutan. BriMeTa Publisher.
Kadir, M. I., Dungga, W. A., & Mustika, W. (2025). Problematika hukum dalam penguasaan kawasan konservasi: Studi atas pemanfaatan cagar alam untuk kegiatan ekonomi di Indonesia. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6). https://doi.org/10.61104/alz.v3i5.2507
Ma, T., Wang, P., Yang, D., & Wang, Z. (2025). Towards inclusive conservation governance in forest landscape co-management: Insights from the Yarlung Tsangpo river basin. Trees, Forests and People, 19, 100762. https://doi.org/10.1016/j.tfp.2024.100762
Marshall, G. R. (2026). Re-enchanting the commons through community-based governance to grow civic virtue for social-ecological sustainability. International Journal of the Commons, 20(1), 347–363. https://doi.org/10.5334/ijc.1752
Mayarni, Syahza, A., Siregar, S. H., Khoiri, M. A., Nasution, M. S., Sulistyani, A., & Hariyani, E. (2023). Tata kelola kawasan mangrove terintegrasi dalam perspektif governance di Indonesia. SIP Publishing.
Meyokh, D. E., Marimpan, L. S., Rammang, N., & Purnama, M. M. E. (2026). Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan kemasyarakatan di kawasan Hutan Lindung Egon Ilimedo, Desa Wairterang, Kabupaten Sikka. Journal of Innovative and Creativity (JOECY), 6(2), 31425–31432. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.5638
Nova, L. S., Rumanta, M., & Kunda, R. M. (2026). Strategi konservasi lingkungan berbasis kearifan lokal: Studi kasus Desa Kersik Tuo, Kerinci. Jurnal Nusantara Mengabdi, 5(2), 69–77. https://doi.org/10.35912/jnm.v5i2.6402
Nugroho, N., Priyono, C. N. S., & Cahyono, S. A. (2004, August). Dampak sosial, ekonomi dan ekologi pengelolaan hutan pinus. Ekspose Hasil Litbang Teknologi Pengelolaan DAS untuk Mendukung Pengelolaan Hutan, Tanah dan Air, Kebumen, Jawa Tengah.
Paly, A. M., Parera, E., & Iskar, I. (2026). Dampak pengelolaan hutan desa terhadap sosial ekonomi masyarakat Negeri Oma, Maluku Tengah. MARSEGU: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(12), 887–903. https://doi.org/10.69840/marsegu/2.12.2026.887-903
Parera, E., Purwanto, R. H., Permadi, D. B., & Sumardi. (2024). Strategi pengelolaan hutan lindung oleh masyarakat adat berbasis Soa (Kasus: Negeri Hutumuri, Kota Ambon, Provinsi Maluku). Prosiding Seminar Nasional Pertanian, 271–288.
Pasaribu, L. M., & Dewi, N. L. P. K. (2025). Pengaruh tata kelola kelembagaan dan usaha terhadap efektivitas pengelolaan hutan melalui kinerja KTH di perhutanan sosial Glagalinggah, Kintamani, Bali. Journal Science Innovation and Technology (SINTECH), 5(2). https://doi.org/10.47701/t13waj86
Patmaraga, B., & Sarjan, M. (2026). Aksiologi lingkungan dan kearifan lokal dalam praktik pengelolaan Hutan Adat Bayan, Lombok Utara. Journal of Multidisciplinary Science and Natural Resource Management, 2(1).
Primadika, Y., & Widhanarto, G. O. (2024). Dampak ekonomi program perhutanan sosial bagi masyarakat di sekitar hutan adat Ketemenggungan Tae Kecamatan Balai Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 3(4).
Ramadhan, L. P. (2025). Analisis deforestasi dan degradasi terhadap lingkungan hidup. BELEID: Journal of Administrative Law and Public Policy, 3(1), 91–109.
Sahsilawane, J. F. (2025). Sustainable forest management strategy based on the local wisdom of indigenous communities [Strategi pengelolaan hutan lestari berbasis kearifan lokal masyarakat adat]. Science and Applied Journal (SIAP), 2(4), 183–198. https://doi.org/10.62207
Seran, M. A. T., Rammang, N., Kaho, N. P. L. B. R., & Purnama, M. M. E. (2022). Peran kearifan lokal dalam pengelolaan sumber mata air di Suaka Margasatwa Kateri oleh masyarakat Dusun Numbei, Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. IKRA-ITH ABDIMAS, 10(2). https://doi.org/10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2
Sinery, A. S., & Manusawai, J. (2016). Partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan Hutan Lindung Wosi Rendani. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(3). https://doi.org/10.22146/jml.18811
Sudirman, I., Kamaruddin, S. A., Adam, A., & Ihsan, A. (2024). Pengaruh konservasi sosial dan biodiversitas terhadap kesehatan masyarakat adat Suku Kajang. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(4). https://doi.org/10.56338/jks.v7i4.4573
Susilowati, I., & Esariti, L. (2007). Evaluation on community based forest management implementation in Randublatung, Blora. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 3(2), 25–32. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v3i2.25-32
Syamsuddin, W. D. (2025). Partisipasi masyarakat terhadap pembentukan Hutan Desa Kalaodi Kota Tidore Kepulauan. Akrab Juara: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 130–143. https://doi.org/10.58487/akrabjuara.v9i1.2313
Toha, M., Wihadanto, A., & Nurhasanah, N. (2023). Dampak perhutanan sosial terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dalam mendukung kelestarian hutan di Kota Tarakan. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 7(2), 133. https://doi.org/10.32522/ujht.v7i2.10302
Wattimena, A. K., & Firmansyah, A. E. (2025). Pendampingan pengelolaan hutan desa dalam upaya mendukung kebijakan desa ProKlim melalui pembentukan instrumen hukum peraturan desa di Desa Tenggarejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung. CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(6), 1755. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i6.1030
Widyagraha, N. G. B., Sugiartha, I. N. G., & Widiati, I. A. P. (2022). Partisipasi masyarakat Blimbingsari dalam pelaksanaan kesepakatan konservasi Taman Nasional Bali Barat. Jurnal Konstruksi Hukum, 3(2), 287–293. https://doi.org/10.22225/jkh.3.2.4813.287-293
Yuliasih, & Sihaloho, M. (2018). Peran pengelolaan hutan berbasis masyarakat (PHBM) dengan strategi nafkah rumahtangga desa sekitar hutan. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 2(6), 717–730. https://doi.org/10.29244/jskpm.2.6.717-730
Zamani, I. S., Arum, N. A., & Hasibuan, D. K. A. (2025). Konservasi hutan dan pesisir berbasis partisipasi masyarakat (Studi kasus: KPH Banawa Lalundu). Jurnal Kehutanan Indonesia (JKIC), 6(1).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 John F Sahusilawane, Wilma Nancy Imlabla, Moda Talaohu, Mersiana Sahureka

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











