Hubungan Brand Equity Terhadap Behavioral Intention Pasien Rawat Jalan Reguler Klinik Kulit Kelamin RSUD Haji Provinsi Jawa Timur

Penulis

  • Alfi Najah Kamilah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan RS. Soetomo
  • Puryanti Puryanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan RS. Soetomo
  • Achmad Djunawan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan RS. Soetomo
  • Ari Kusnani RSUD Haji Provinsi Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i10.3905

Kata Kunci:

Brand Equity, Behavioral Intention, Rawat Jalan Reguler, Klinik Kulit dan Kelamin, RSUD Haji Provinsi Jawa Timur

Abstrak

Jumlah kunjungan rawat jalan reguler di Klinik Kulit dan Kelamin RSUD Haji Provinsi Jawa Timur terus menurun selama tiga tahun terakhir. Penurunan paling tajam terjadi pada 2025, yaitu dari 2.393 kunjungan (2023) menjadi 1.794 kunjungan (2025), atau berkurang 25,0%. Situasi ini menuntut kajian terhadap brand equity sebagai faktor yang diduga berkaitan dengan behavioral intention pasien. Studi ini bertujuan menguji keterkaitan antara brand equity (brand awareness, brand association, dan brand loyalty) dengan behavioral intention (loyalty to the company) pada pasien rawat jalan reguler di klinik tersebut. Desain yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berupa rerata kunjungan per bulan sepanjang 2025 sebanyak 150 pasien, dan 47 responden dipilih melalui simple random sampling dengan besar sampel dihitung memakai rumus Isaac & Michael. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar responden menilai brand awareness (83,0%), brand loyalty (87,2%), dan behavioral intention (83,0%) berada pada kategori baik sedangkan seluruh penilaian brand association berada pada kategori baik hingga sangat baik. Brand awareness tidak berhubungan signifikan dengan behavioral intention (p = 0,678), sementara brand association (p = 0,007), brand loyalty (p = 0,000), dan total brand equity (p = 0,002) menunjukkan hubungan yang signifikan. Dengan demikian niat perilaku pasien lebih banyak terbentuk dari pengalaman langsung menerima pelayanan daripada sekadar mengenal merek. Temuan ini menambah bukti empiris tentang peran brand equity pada pasien BPJS/reguler di rumah sakit pemerintah, segmen yang masih jarang diteliti. Manajemen klinik disarankan mengutamakan penguatan pengalaman pelayanan langsung guna meningkatkan behavioral intention pasien.

Referensi

Aaker, D. A. (1991). Managing brand equity. Free Press.

Ayu, R. (2023). Strategi public relations dalam membangun branding Rumah Sakit Telogorejo menjadi Semarang Medical Center.

Beni Nugroho, D., Rohendi, A., & Rinawati. (2025). Hubungan antara brand awareness, brand association, perceived quality dan brand loyalty dengan brand equity di Rumah Sakit Umum Kartini Lampung. Jurnal Sosial dan Sains, 5(4), 1108–1124. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v5i4.32112

Engel, J. F., Blackwell, R. D., & Miniard, P. W. (1995). Perilaku konsumen (Consumer behavior). Binarupa Aksara.

Ernawaty, E., Wardhani, K. K., Supriyanto, S., Putri, N. K., & Husniyawati, Y. R. (2024). Brand equity analysis to increase health care utilization. Journal of Public Health Research, 9(2), 133–136. https://doi.org/10.4081/jphr.2020.1821

Fachrim, M. (2023). Pelayanan dan daya tanggap terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit X tahun 2023. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 20(1), 88.

Jamaludin, M., Rahmadi Bagus Wijaya, & Firdaus. (2025). Manajemen strategi brand equity berbasis pelanggan di lingkungan Pondok Pesantren Bina Aksara Mulya DIY. Innovasi: Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 70–82. https://doi.org/10.64540/b2b1s197

Kristianawati. (2023). Digital marketing strategy through brand awareness and trust in influencing the decision of outpatient visits at Indriati Hospital Boyolali. Jurnal Manajemen, Bisnis dan Pendidikan, 10(2), 301–314.

Lubis, N. A., & Jusuf, N. K. (2024). Media Dermato-Venereologica Indonesiana. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 51(3), 97–139.

Lusiana. (2025). Tes Tzanck di bidang dermatologi dan venereologi. Media Dermato-Venereologica Indonesiana, 46(1), 57–63. https://doi.org/10.33820/mdvi.v46i1.55

Pertiwi, I., & Sekarsari, L. A. (2025). The influence of brand awareness, perceived quality, celebrity endorsement and brand equity on buying interest in Somethinc skincare product. At-Tadbir: Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(2), 136. https://doi.org/10.31602/atd.v9i2.17657

Purwanto, K. (2023). Kesenjangan brand identity dan image terkait komunikasi. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 2.

Puryanti, Frida Drastyana, S., Prasetyorini, A., & Djunawan, A. (2024). Behavior intention pulmonary specialist patients based on analysis types of brand association. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(1), 38–45. https://doi.org/10.33006/jikes.v8i1.787

Puryanti, P. (2021). Analisis pengaruh perceived service quality terhadap pemanfaatan instalasi rawat jalan. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(1), 43–50. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v5i1.246

Puryanti. (2022). Strategi brand equity terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan di rumah sakit.

Rias, S.-P. T., Teknik, F., & Surabaya, U. N. (2024). Hubungan antara faktor penyebab dengan hasil pemulihan acne juvenile pada klien di Rumah Cantik Cadyakha Surabaya. 02, 38–43.

Roziq Ghulam Perdana, N., Putrisari Sudarman, B., & Restiani Widjaja, Y. (2025). Pengaruh strategi bauran pemasaran 7P terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit: Literature review. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 1474–1483.

Rumbaru, U. D., Sumarni, S., & Sarwadhamana, R. J. (2022). Analisis pengaruh brand awareness dan brand loyalty terhadap kepuasan pasien Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2020. Indonesian Journal of Hospital Administration, 4(1), 1.

Sinuraya, Y. A., Girsang, E., Nasution, A. N., Manalu, P., & Karokaro, U. (2022). Does brand equity affect patient loyalty to the hospital? Al-Sihah: The Public Health Science Journal, 13(1), 23. https://doi.org/10.24252/al-sihah.v13i1.21130

Syah, T. Y. R., & Suyitno, E. (2025). How to create patients revisit intention? A study on private hospitals in Indonesia. Innovative Marketing, 21(1), 75–88. https://doi.org/10.21511/im.21(1).2025.07.

Tanama, S. R., Jak, Y., & Aminingsih, P. (2026). Hubungan brand image, bauran pemasaran, dan kualitas layanan terhadap loyalitas pasien umum di Instalasi Rawat Jalan RS Bhayangkara Manado. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 10(1), 300–314.

Yunia, S., Trilestari, E. W., & Listiani, T. (2024). Skenario implementasi kebijakan BLUD pada Rumah Sakit Umum Daerah Oto Iskandar Di Nata Kabupaten Bandung. Jurnal Administrasi Terapan, 2, 186–204.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-29

Cara Mengutip

Hubungan Brand Equity Terhadap Behavioral Intention Pasien Rawat Jalan Reguler Klinik Kulit Kelamin RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(10), 2010-2016. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i10.3905