Strategi Manajemen Layanan Kesehatan Berbasis SWOT Dalam Peningkatan Status Gizi Bayi dan Balita di Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i08.3894Kata Kunci:
Strategi Manajemen, Analisis SWOT, Status Gizi Balita, Layanan Kesehatan, PosyanduAbstrak
Status gizi bayi dan balita di Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, khususnya di Desa Boidu, Desa Tuloa, dan Desa Longalo, masih menunjukkan capaian gizi kurang yang relatif tinggi dan belum stabil, meskipun berbagai program intervensi seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal telah dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman), serta merumuskan strategi peningkatan status gizi bayi dan balita melalui pendekatan analisis SWOT. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 14 informan yang terdiri atas Kepala Puskesmas, petugas gizi Puskesmas, kepala desa, bidan desa, kader Posyandu, dan ibu balita di tiga desa penelitian, dilengkapi observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan SWOT model Rangkuti (2014) melalui penyusunan Matriks IFAS dan EFAS, penentuan posisi pada diagram kuadran SWOT, dan perumusan alternatif strategi melalui Matriks TOWS (SO, WO, ST, WT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada aktifnya Posyandu, ketersediaan tenaga gizi dan kader terlatih, serta program PMT lokal; sementara kelemahan utama berupa rendahnya pengetahuan gizi ibu balita dan partisipasi masyarakat yang belum merata. Peluang eksternal mencakup pelatihan rutin dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan serta program bantuan pemerintah, sedangkan ancaman utama berasal dari kondisi sosial-ekonomi keluarga, sanitasi lingkungan, dan pola asuh yang kurang tepat. Total skor IFAS sebesar 2,77 dan EFAS sebesar 2,62 menempatkan posisi strategi pada Kuadran I, yang mendukung penerapan strategi agresif berbasis kekuatan dan peluang. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kader, optimalisasi Dana Desa dan pangan lokal, serta peningkatan edukasi gizi dan sanitasi yang disesuaikan dengan kondisi spesifik setiap desa.
Referensi
Ainin, Q., Ariyanto, Y., & Kinanthi, C. A. (2023). Hubungan pendidikan ibu, praktik pengasuhan dan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di desa lokus stunting wilayah kerja Puskesmas Paron Kabupaten Ngawi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 89–95.
Apriliani, F., Fajar, N. A., & Rahmiwati, A. (2024). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal terhadap Status Gizi Balita Stunting: Systematic Review. Media Informasi, 20(2), 25–34.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Freddy Rangkuti. (2014). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
George, B., Walker, R. M., & Monster, J. (2019). Does strategic planning improve organizational performance? A meta-analysis. Public Administration Review, 79(6), 810–819.
George R. Terry. (1972). Principles of management. Richard D. Irwin.
Helms, M. M., & Nixon, J. (2017). Exploring SWOT Analysis. Journal of Strategy and Management.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. Kemenkes RI.
Nugraheni, R., & Kirana, G. (2022). Perencanaan strategis berdasarkan analisis SWOT Puskesmas Ngletih Kediri. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo.
Nuzula, M., Ramadani, S., & Yuliani, D. (2023). Hubungan peran kader dengan status gizi balita di Posyandu. Jurnal Gizi Indonesia, 12(1), 13–20.
Prakash, R., Dehury, B., Yadav, C., Tripathi, A. B., et al. (2021). Establishing evidence-based decision-making mechanism in a health eco-system. BMC Health Services Research, 21(Suppl 1), 196.
Sinshaw, A. (2024). Monitoring and evaluation framework for Primary Health Care programmes and systems: a review. International Journal of Integrated Care, 24(4), 238.
Stake, R. E. (2005). Qualitative case studies. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The SAGE handbook of qualitative research (3rd ed., pp. 443–466). SAGE Publications.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
World Health Organization. (2023b). Primary health care: Transforming vision into action. https://www.who.int/
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ariyanti Wange, Azis Rachman, Darman Darman

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











