Pengaruh Intensitas Penyiraman dan Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada Hidroponik di kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i07.3779Kata Kunci:
Selada Hidroponik, Intensitas Penyiraman, Media Tanam, Pertumbuhan Tanaman, Pertanian BerkelanjutanAbstrak
Budidaya hidroponik telah muncul sebagai teknologi pertanian alternatif untuk mengatasi keterbatasan lahan, masalah efisiensi sumber daya, serta meningkatnya permintaan akan sayuran berkualitas tinggi. Namun, keberhasilan produksi selada hidroponik sangat bergantung pada praktik manajemen budidaya, khususnya intensitas penyiraman dan pemilihan media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh intensitas penyiraman dan media tanam terhadap pertumbuhan selada hidroponik di Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 65 petani selada hidroponik sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SPSS versi 25 melalui analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji-t, uji-F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penyiraman berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan selada hidroponik. Selain itu, media tanam juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan selada. Hasil pengujian secara simultan mengonfirmasi bahwa intensitas penyiraman dan media tanam berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan selada hidroponik. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,554 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut menjelaskan 55,4% variasi dalam pertumbuhan selada hidroponik. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen irigasi yang efektif dan pemilihan media tanam yang tepat merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas selada hidroponik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi petani hidroponik di Malang dengan menekankan pentingnya manajemen budidaya terpadu untuk mencapai produksi sayuran yang berkelanjutan dan efisien.
Referensi
Aji, I. R. (2021). PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA. Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
Anggraini, S., & Murtini, S. (2026). Optimalisasi Frekuensi Penyiraman terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Selada (Lactuca sativa L.) pada Sistem Hidroponik Wick: Optimization of Watering Frequency on the Growth and Productivity of Lettuce (Lactuca sativa L.) in a Wick Hydroponic System. Minagro: Jurnal Agronomi, 1(1).
Aziz, A. M., Fauziyah, A. R., Khairunnisa, A. N. D., Hukma, N. N., Hasanah, R. N. A., Rahman, T., & Suwandi, T. (2026). Pengaruh Volume Penyiraman Air Terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.). AGROMAKNA: Jurnal Pertanian Dan Peternakan, 1(1), 39–45.
Dakiyo, N., Gubali, H., & Musa, N. (2022). Respon pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuca sativa L.) pada tingkat naungan dan media tanam yang berbeda. Jurnal Agroteknotropika, 11(1), 24–32.
Hapsari, R. I., Indawan, E., Damayanti, D. R. R., & Agung, S. C. (2022). Respon Tanaman Selada Wangi (Lactuca sativa L. Var. Longifolia) Sistem Vertikultur Terhadap Media Tanam Dan Interval Penyiraman. BUANA SAINS, 22(2), 15–22.
ISRAHAYU, I. (2025). RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA BERBAGAI MEDIA TANAM HIDROPONIK. UNIVERSITAS SULAWESI BARAT.
Ivanka, V., Muharam, M., & Sugiono, D. (2021). Pengaruh berbagai jenis media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) varietas new grand rapid pada hidroponik sistem wick. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(7), 391–402.
Jansen, W. (2013). Efektivitas Beberapa Jenis Media Tanam dan Frekuensi Penyiraman Pupuk Cair Urine Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L). Universitas Medan Area.
Krestiani, V., & Supriyo, H. (2022). Kajian Macam Media Tanam Dan Konsentrasi Nutrisi AB Mix Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa L) Pada Sistem Hidroponik Drip Irrigation. Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi), 1(1), 22–29.
Laili, M. (2025). PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI CAIR HIDROPONIK (AB MIX) DAN BEBERAPA MEDIA TANAM TERHADAP TANAMAN SELADA. Agrosasepa: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(2).
NOVITASARI, D. (2018). Respons pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa L.) terhadap perbedaan komposisi media tanam dan interval waktu aplikasi pupuk organik cair.
Rehatta, H., Lawalata, I. J., & Hiwy, A. (2023). Pengaruh pemberian konsentrasi nutrisi AB Mix dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica rapa) dengan sistem hidroponik substrat. Jurnal Agrologia, 12(1), 36–43.
Sisriana, S., Suryani, S., & Sholihah, S. M. (2021). Pengaruh berbagai media tanam terhadap pertumbuhan dan kadar pigmen microgreens selada. Jurnal Ilmiah Respati, 12(2), 163–176.
Supiana, R., Suheri, H., & Isnaini, M. (2022). Pengaruh diameter pipa dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada hijau (Lactuca sativa L.) pada sistem hidroponik vertikal. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 1(1), 66–75.
Yustiana, Y., Hodiyah, I., & Natawijaya, D. (2025). Pengaruh Media Tanam dan Interval Penyiraman terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada (Lactuca sativa L.) pada Sistem Vertikultur. Media Pertanian, 10(1), 62–77.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Farida Arinie Soelistianto, Rival Pahrijal, Salwa Aulia Novitasari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











