Pengaruh Kompetensi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) Jatimakmur Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i08.3756Kata Kunci:
Kompetensi, Kepuasan dan Kinerja, Pegawai, UPTD, Puskesmas, Jatimakmur Kota BekasiAbstrak
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kompetensi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatimakmur Kota Bekasi. Hasil dari Kompetensi Dan Kepuasan Kerja adalah Kinerja Pegawai Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatimakmur Kota Bekasi. jika Kompetensi dan Kepuasan Kerja baik maka Kinerja Pegawai Pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatimakmur Kota Bekasi juga semakin baik. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yang bersifat kuantitatif dengan deskriptif dan verifikatif. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 34 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus Slovin dan teknik analisis data menggunakan Uji T dan Uji F serta koefisien determinasi dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25.0. Berdasarkan analisis yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa Kompetensi berpengaruh secara parsial terhadap variabel Kinerja pegawai pada Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatimakmur Kota Bekasi. Dapat dilihat dari hasil Uji t Variabel Kompetensi dimana nilai sign 0,034 < 0,05 dan bernilai positif dan berarti Hipotesis H1 diterima. Besarnya pengaruh dapat dilihat dari nilai R Square sebesar 0,412 atau 41,2% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Artinya bahwa kompetensi karyawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki oleh karyawan, maka semakin baik pula kinerja yang ditunjukkan Variabel Kepuasan Kerja berpengaruh secara parsial terhadap variabel Kinerja pegawai. Dapat dilihat dari hasil Uji t Variabel Kepuasan Kerja dimana nilai sign 0,045 < 0,05 dan bernilai positif dan berarti Hipotesis H2 diterima. Besarnya pengaruh dapat dilihat dari nilai R Square sebesar 51 atau 51% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Artinya kepuasan kerja karyawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan bahwa tingkat kepuasan yang dirasakan oleh karyawan terhadap pekerjaan, lingkungan kerja, dan kondisi kerja mereka secara keseluruhan memiliki dampak langsung terhadap seberapa baik menjalankan tugas dan tanggung jawabnya..Besarnya pengaruh variabel Kompetensi dan Kepuasan Kerja berpengaruh secara simultan terhadap variabel Kinerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatimakmur Kota Bekasi. Hal tersebut diketahui dari nilai signifikansi 0,00 < 0,05 dan nilai F hitung 44,063 yang lebih besar dari F tabel 3,30. Sehingga Hipotesis H3 diterima. Besarnya pengaruh Kompetensi dan Kepuasan Kerja Pegawai secara bersama-sama terhadap Kinerja dilihat dari besarnya nilai koefisien determinasi R square adalah sebesar 0,740 atau 74%. Maka menunjukkan bahwa 74% variasi naik turunnya Kinerja (Y) dapat dipengaruhi oleh variasi naik turunnya Kompetensi (X1), dan Kepuasan Kerja (X2). Sedangkan sisanya 26% diepengaruhi oleh variabel lain di luar variabel penelitian. Artinya, ketika kedua faktor ini bekerja secara bersamaan, dampaknya terhadap kinerja menjadi jauh lebih kuat dibandingkan ketika masing-masing faktor bekerja secara terpisah.
Referensi
Adriza, Y. A. (2025). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan pada PT> Indah Trans Tour Travel Bandung. https://repo.unwim.ac.id/id/eprint/328
Arikunto, S. (2006). “Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik” (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Bangun, W. (2012). “Manajemen sumber daya manusia”. Jakarta: Erlangga.
Dessler, G. (2011). “Human resource management” (12th ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Fathoni, A. (2006). “Organisasi dan manajemen sumber daya manusia”. Jakarta: Rineka Cipta.
Ghozali, I. (2012). “Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 21” (Edisi 5). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasibuan, M. S. P. (2003). “Manajemen sumber daya manusia”. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasibuan, M. S. P. (2005). “Manajemen sumber daya manusia” (Edisi revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Hayati, R. (2023). “Metodologi penelitian kuantitatif untuk manajemen”. Jakarta: Kencana.
Kerlinger, F. N. (1983). “Foundations of behavioral research” (3rd ed.). New York: Holt, Rinehart & Winston.
Locke, E. A. (1969). What is job satisfaction? “Organizational Behavior and Human Performance”, “4”(4), 309–336.
Luthans, F. (2006). “Organizational behavior” (8th ed.). Boston, MA: McGraw-Hill.
Madiistriyatno, H., & Tunnufus, M. (2024). “Manajemen kinerja dan perilaku organisasi di era digital”. Jakarta: Rajawali Pers.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2005). “Manajemen sumber daya manusia perusahaan”. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2013). “Manajemen sumber daya manusia perusahaan” (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2015). “Sumber daya manusia perusahaan”. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mansfield, B. (2002). What is competence all about? “Competency”, “3”(3), 24–28.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2001). “Human resource management” (9th ed.). Cincinnati, OH: South-Western.
Nasution, S. (2003). “Metode research (Penelitian ilmiah)”. Jakarta: Bumi Aksara.
Noor, J. (2011). “Metodologi penelitian: Skripsi, tesis, disertasi, dan karya ilmiah”. Jakarta: Kencana.
Ruky, A. S. (2003). “Sistem manajemen kinerja”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sanusi, A. (2012). “Metodologi penelitian bisnis”. Jakarta: Salemba Empat.
Sedarmayanti. (2004). “Manajemen sumber daya manusia, reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil”. Bandung: Refika Aditama.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). “Competence at work: Models for superior performance”. New York: John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2014). “Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D”. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). “Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D” (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). “Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D” (Edisi terbaru). Bandung: Alfabeta.
Suliyanto. (2011). “Ekonometrika terapan: Teori dan aplikasi dengan SPSS”. Yogyakarta: Andi Offset.
Supriyanto, A. S., Sani, A., & Machfudz, M. (2010). “Perilaku organisasi”. Malang: UIN-Maliki Press.
Sutrisno, E. (2009). “Manajemen sumber daya manusia”. Jakarta: Kencana.
Sutrisno, E. (2016). “Manajemen sumber daya manusia” (Edisi revisi). Jakarta: Kencana.
Suyadi, P. (1999). “Performance management”. Jakarta: Grasindo.
Taufik, K., & Dhika, A. (2020). “Metode penelitian kuantitatif untuk ekonomi dan bisnis”. Bandung: Alfabeta.
Wibowo. (2009). “Manajemen kinerja”. Jakarta: Rajawali Pers.
Wibowo. (2010). “Manajemen kinerja” (Edisi revisi). Jakarta: Rajawali Pers.
Widodo, S. E. (2015). “Manajemen pengembangan sumber daya manusia”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dinni Banyuwati, Sri Wahyuni, Nurwulan Kusumadevi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











