Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I dan II di KRI Madinah Pujon

Penulis

  • Paulina Febriani Tamo Inya Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang
  • Retno Dewi Prisusanti Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i08.3748

Kata Kunci:

Aromaterapi lavender, hiperemesis gravidarum, ibu hamil, trimester I, trimester II.

Abstrak

Nausea dan emesis berlebihan selama kehamilan merupakan ciri khas hyperemesis gravidarum, suatu gangguan dapat mengganggu status hidrasi tubuh, ketidakseimbangan elektrolit, berkurangnya massa tubuh, dan defisit nutrisi pada ibu hamil. Aromaterapi lavender, yang memiliki khasiat menenangkan dan merilekskan, merupakan tergolong pengobatan nonfarmakologis untuk hyperemesis gravidarum. Untuk mengetahui bagaimana aromaterapi lavender memengaruhi hyperemesis gravidarum pada pasien hamil trimester pertama dan kedua di KRI Madinah Pujon. Desain pra-eksperimental satu kelompok pretest-posttest diimplementasikan dalam penelitian kuantitatif ini. Pengambilan sample bertujuan diimplementasikan untuk mengidentifikasi 38 wanita hamil dengan hyperemesis gravidarum pada trimester pertama dan kedua untuk sample penelitian. Skala Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE-24) diimplementasikan mengidentifikasi hyperemesis gravidarum baik sebelum maupun setelah intervensi. Selama tujuh hari berturut-turut, aromaterapi lavender diberikan melalui inhalasi tiga tetes minyakesensial lavender pada bola kapas selama lima menit setiap hari. Uji Wilcoxon dengan tingkat significantsi α = 0,05 diimplementasikan untuk menganalysis data. Mayoritas responden adalah primigravida (57,9%), pengangguran (57,9%), dan berusia antara 20 dan 35 tahun (92,1%). Sebelum dan sesudah intervensi, skor hyperemesis gravidarum rata-rata masing-masing adalah 8,61 dan 4,24, dengan perbedaan rata-rata 4,37. Aromaterapi lavender secara significant mereduksi hyperemesis gravidarum pada ibu hamil di KRI Madinah Pujon selama trimester pertama dan kedua, menurut hasil uji Wilcoxon, yang menunjukkan value p 0,000 (<0,05). Aromaterapi lavender dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan nonfarmakologis yang aman dan sederhana selama kehamilan karena efektif mereduksi keparahan hyperemesis gravidarum pada ibu hamil selama trimester pertama dan kedua.

Referensi

Amiliano, S. (2018). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender (Lavandula Angustifolia) Terhadap Berkurangnya Nausea dan emesis Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Dangung-Dangung Kabupaten Lima Puluh Kota. JOM FKp, 7 No. 1 7-13.

Andriani, dkk. (2017). Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Kejadian Nausea dan emesis Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta.

Dhilon, D. A. dan Azni, R. (2018) “Pengaruh Pemberian Terapi Aroma Jeruk Terhadap Intensitas Rasa Nausea dan emesis pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya”, Jurnal Doppler Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 2(1): 58–65.

Elsa Vicki dan Pertiwi. Di (2016) "Hubungan Parity Ibu Hamil Trimester I Dengan Kejadian Emesis Gravidarum Di Puskesmas Teras, IV(02): 35–4.

Fatimah, M. P. (2015). Patologi Kehamilan, Memahami Patologi Kehamilan & Complications Kehamilan. Jakarta: Pustaka.

Handayani, S., & Aiman, U. (2018). Analysis Kejadian Hyperemesis Gravidarum (HEG) Berdasarkan Karakteristiknya. Program Studi Kebidanan, 9 (1).

Isnaini, N., & Refiani, R. (2018). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Tentang Hyperemesis Gravidarum di BPM Wirahayu Panjang Bandar Lampung Tahun 2017. Jurnal Kebidanan, 4 (1), 11-14.

Istiqomah, N. A. and Sarwinanti. (2019) "Perbedaan aromatherapi lavender dan lemon untuk menurunkan mual muntah ibu hamil", 15(2): 185–195.

Manuaba. (2012). Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta: ECG.

Miftakhur Rohmah, S. N. (2017). Pengaruh Konsumsi Pisang Ambon (Musa Paradisiaca.L) Terhadap Berkurangnya Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. The Influence Of Comsumptin Of Ambon Banance (Musa Paradisiaca.L) Towards a Decrease In The Intensity Of nause Vomiting In Pregnant Women In I Trimester, 7.

Mariantariyunia, lestariwidia, dkk. (2016). Hubungan Dukungan Suami, Usia Ibu, Dan Gravida Terhadap Kejadian Emesis Gravidarum. Jurnal Jom Psik 1(2).

Maternity, D., Ariska, P., & Sari, D. Y. (2017). Inhalasi Lemon Mereduksi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Ilmiah Bidan, 11 (3), 10-15.

Notoatmodjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nugrohotaufan, dkk. (2014). Askeb 1 Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Panca, R. P. (2015). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Berkurangnya Nausea dan emesis Pasien Emesis Gravidarum Di Rsup Dr.M.Djamil Padang 2015. Jurnal Keperawatan Unand, 12(1), 41-46.

Pantiwati ika, dan Saryono. 2017. Asuhan Kebidanan 1 (Kehamilan). Yogyakarta: Nuha Medika.

Pratiwi & Fatimah. (2019). Patologi Kehamilan: Memahami Berbagai Penyakit di Complications Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Retni ani, Handayani fitriya, dkk. (2020). Pemberian Aromaterapi Essential Oil Lavender Terhadap Emesis Gravidarum Pada Kehamilan Trimester Pertama. Journal Of Borneo Holistic Health, 3 (2).

Riyanto A. (2019). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rosalinna. (2019). aromaterapi lavender terhadap pengurangan mual muntah pada ibu hamil. jambura health and sport journal, 1(2).

Rudiyanti & Rosmadewi. (2019). Hubungan Usia, Parity, Pekerjaan dan Stress Dengan Emesis Gravidarum di Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 15 (1).

Sarwinanti Dan Istiqomah, N. A. (2019). Perbedaan Aromaterapi Lavender Dan Lemon Untuk Menurunkan Mual Muntah Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan 'Aisyiyah, 15(2), 185-195.

Sugita, R. (2018). efektivitas pemberian aromaterapi lavender dan jahe terhadap berkurangnya frequency mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di PMB Trucuk Klaten. jurnal kebidanan dan kesehatan tradisional, 3(1), 1-56.

Sari, E. D. (2018) "Perbedaan Efektivitas Pemberian Essensial Oil Peppermint dan Aroma Terapi Lavender terhadap Intensitas Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Baso Kabupaten Agam Tahun 2017", XII(4): 142–151.1i218wh.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-05

Cara Mengutip

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I dan II di KRI Madinah Pujon. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(08), 1804-1810. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i08.3748