Dilema Transisi Energi Bersih Indonesia: Elektrifikasi dan Tenaga Nuklir Dalam Ekonomi Politik

Penulis

  • Hosea Alfandi Irawan Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i08.3684

Kata Kunci:

Keterjangkauan, Elektrifikasi, Trilema Energi, Tenaga Nuklir, Ekonomi Politik

Abstrak

Artikel ini mengkaji dilema transisi energi bersih di Indonesia dengan menempatkan elektrifikasi dan tenaga nuklir dalam kerangka ekonomi politik. Masalah utamanya bukan hanya apakah Indonesia memiliki teknologi yang memadai untuk mendekarbonisasi sektor listriknya, tetapi bagaimana kekuasaan, kepentingan dan institusi membentuk rentang opsi kebijakan. Dengan menggunakan pendekatan konseptual kualitatif yang didasarkan pada tinjauan pustaka dan analisis dokumen, artikel ini mengaitkan tiga konsep: ekonomi politik, posisi petahana, dan trilema energi. Analisis tersebut menunjukkan bahwa transisi kelistrikan Indonesia terhambat oleh ketergantungan pada batu bara, konsentrasi kekuasaan kelembagaan secara vertikal, serta kompromi kebijakan yang memprioritaskan keamanan energi dan keterjangkauan biaya daripada dekarbonisasi struktural. Perluasan energi terbarukan tetap penting, namun sifatnya yang intermiten dan kendala pengadaan membatasi kemampuannya untuk menggantikan batu bara sebagai sumber beban dasar yang stabil dalam jangka pendek. Dalam konteks ini, tenaga nuklir diposisikan bukan sekadar sebagai solusi teknologi, melainkan sebagai opsi strategis yang berpotensi mengganggu dominasi energi fosil sekaligus mendukung elektrifikasi skala besar. Artikel ini berpendapat bahwa pengembangan tenaga nuklir hanya akan memiliki makna politik jika tertanam dalam tata kelola yang transparan, lembaga keselamatan yang kredibel, akuntabilitas publik, dan strategi industri jangka panjang.

Referensi

Arent, D. (Ed.). (2017). The political economy of clean energy transitions. Oxford University Press.

Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (3rd ed.). Sage.

Dennis, K. (2015). Environmentally beneficial electrification: Electricity as the end-use option. The Electricity Journal, 28(9), 100-112. https://doi.org/10.1016/j.tej.2015.09.019

Fernández-Arias, P., Lampropoulos, G., Antón-Sancho, Á., & Vergara, D. (2024). Progress, challenges, and sustainable perspectives in nuclear energy strategies. Applied Sciences, 14(24), 11864. https://doi.org/10.3390/app142411864

Garza, D. C. (2026). Simulating the employment and inequality impacts of the energy transition in Mexico: An input-output approach.

Gazmararian, A. F., & Tingley, D. (2025). The political economy of the clean energy transition.

Halimatussadiah, A., Kruger, W., Wagner, F., Afifi, F. A. R., Lufti, R. E. G., & Kitzing, L. (2024). The country of perpetual potential: Why is it so difficult to procure renewable energy in Indonesia? Renewable and Sustainable Energy Reviews, 201, 114627. https://doi.org/10.1016/j.rser.2024.114627

International Energy Agency. (2021). Net zero by 2050: A roadmap for the global energy sector. IEA.

Islam, S., Ghosh, S., & Su, W. (2026). Transition from fossil fuels to renewables: A comparative analysis between energy-rich and energy-poor economies. Commodities, 5(2), 9. https://doi.org/10.3390/commodities5020009

Khairiani, D. (2025). Indonesia's energy transition norm diffusion under the UNFCCC framework, 5(12).

Khan, I. (2025). The energy trilemma: An overview of balancing security, sustainability, and affordability.

Markard, J., & Rosenbloom, D. (2022). Phases of the net-zero energy transition and strategies to achieve it.

Massagony, A., Pandit, R., & White, B. (2025). Political economy of energy policy in Indonesia towards net zero emissions by 2060. Energy for Sustainable Development, 88, 101757. https://doi.org/10.1016/j.esd.2025.101757

Mudhoffar, K., & Magriasti, L. (2024). Ekonomi politik energi terbarukan: Peluang dan tantangan di Indonesia. Multiverse: Open Multidisciplinary Journal, 3(1), 47-52. https://doi.org/10.57251/multiverse.v3i1.1382

Nugroho, L. A. (2026). Keadilan energi dalam bayang-bayang hukum: Studi atas ketimpangan regulatori transisi energi di Indonesia, 3(1).

Paryono, P., Absori, A., Dimyati, K., Basri, M., & Rismawati, S. D. (2020). Liberalization and electricity policy changes: Problems and challenges in the electricity sector in Indonesia. International Journal of Energy Economics and Policy, 10(1), 170-177. https://doi.org/10.32479/ijeep.8636

Raihan, S., Jahan, I., Ahmed, M. T., & Asaduzzaman, M. (2025). Political economy of renewable energy transition in Bangladesh.

Rajagukguk, M., Siagian, R. C., & Gunawan, B. (2024). The role of nuclear energy in achieving sustainable energy solutions. Jurnal Lemhannas RI, 12(2), 131-148. https://doi.org/10.55960/jlri.v12i2.930

Ravenhill, J. (Ed.). (2020). Global political economy (6th ed.). Oxford University Press.

Siagian, A. W., & Kasuma, M. N. A.-H. (2025). Towards a just energy transition and clean energy in Indonesia: Legal challenges from dependence on coal. Critical Issue of Sustainable Future, 2(2), 161-179. https://doi.org/10.61511/crsusf.v2i2.2563

Taylor, D., Chong, K., & Röder, M. (2024). Designing biomass policy: The political economy of renewable energy for net zero. WIREs Energy and Environment, 13(2), e512. https://doi.org/10.1002/wene.512

Wardhana, A. R., & Marifatullah, W. H. (2020). Transisi Indonesia menuju energi terbarukan.

Zahari, T. N., & McLellan, B. C. (2023). Review of policies for Indonesia's electricity sector transition and qualitative evaluation of impacts and influences using a conceptual dynamic model. Energies, 16(8), 3406. https://doi.org/10.3390/en16083406

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-05

Cara Mengutip

Dilema Transisi Energi Bersih Indonesia: Elektrifikasi dan Tenaga Nuklir Dalam Ekonomi Politik. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(08), 1688-1700. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i08.3684