Peran Yayasan Rumah Energi dalam Tata Kelola Lingkungan: Studi Keterkaitan Desa-Kota terhadap Ketahanan Pangan di Tengah Krisis Iklim
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i07.3585Kata Kunci:
Yayasan Rumah Energi, Tata Kelola Lingkungan, Ketahanan Pangan, Krisis Iklim, Keterkaitan Desa-KotaAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran Yayasan Rumah Energi (YRE) sebagai aktor non-negara dalam tata kelola lingkungan melalui keterkaitan desa dan kota dalam rangka penguatan ketahanan pangan di tengah krisis iklim. Krisis iklim yang ditandai oleh kenaikan suhu global, perubahan pola cuaca ekstrem, dan meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi telah memperparah kerentanan sektor pertanian dan sistem pangan, terutama di wilayah perdesaan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menganalisis bagaimana YRE menjalankan program energi terbarukan, pengelolaan limbah ternak, dan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi adaptasi terhadap perubahan iklim. Kerangka teoretis yang digunakan adalah Urban Political Ecology (UPE) sebagai teori utama dan Collaborative Governance sebagai teori pendukung. Hasil penelitian menemukan bahwa YRE berperan sebagai katalisator dalam membangun hubungan desa dan kota yang lebih resilien melalui kolaborasi multipihak dengan lebih dari 200 mitra lintas sektor. Program biogas rumah tangga, pendampingan peternak, serta advokasi kebijakan yang dijalankan YRE terbukti mampu mendistribusikan akses energi dan meningkatkan kapasitas adaptif masyarakat desa. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan di era krisis iklim memerlukan pendekatan transformatif berbasis pemberdayaan masyarakat, distribusi sumber daya yang adil, serta tata kelola lingkungan yang inklusif dan kolaboratif.
Referensi
Aisya, N. S. (2019). Politik Adaptasi Perubahan Iklim dalam Pendekatan Multilevel Governance di Kota Semarang. Jurnal Hubungan Internasional, 8(1), 36–47. https://doi.org/10.18196/hi.81143
Alkorta, I., Epelde, L., & Garbisu, C. (2017). Environmental parameters altered by climate change affect the activity of soil microorganisms involved in bioremediation. FEMS Microbiology Letters, 364(19). https://doi.org/10.1093/femsle/fnx200
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Antarissubhi, H., Serang, R., Leda, J., Salamena, G. E., Pagoray, G. L., Gusty, S., Rachman, R. M., & Safar, A. (2023). Krisis Iklim Global di Indonesia (Dampak dan Tantangan). Tohar Media.
Badan Ketahanan Pangan. (2017). Laporan Tahunan Badan Ketahanan Pangan 2017. In Kementrian Pertanian.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2024). Ringkasan Klimatologi Indonesia 2024.
Baldrian, P., López-Mondéjar, R., & Kohout, P. (2023). Forest microbiome and global change. Nature Reviews Microbiology, 21(8), 487–501. https://doi.org/10.1038/s41579-023-00876-4
Chairen, R., Agustanto, D., Wahyu, R. A., & Nainggolan, P. (2020). Ketahanan Pangan Berkelanjutan. Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan, 2(2), 70–79. http://jkpl.ppj.unp.ac.id/index.php/JKPL/article/view/13
Diartika, F., & Pramono, R. W. D. (2021). Program Pembangunan Kawasan Perdesaan: Strategi Pengembangan Desa Berbasis Keterkaitan Desa-Kota. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 17(4), 372–384. https://doi.org/10.14710/pwk.v17i4.34503
Eftekhari, M. S. (2022). Impacts of climate change on agriculture and horticulture. Dalam S. A. Bandh (Ed.), Climate change: The social and scientific construct (117–131). Springer.
Fathrio, I., & Nuryanto, D. E. (2025). Prediksi Iklim untuk Ketahanan Pangan. Penerbit BRIN, Anggota Ikapi.
Fauzan, N. M., Marsingga, P., & Santoso, M. P. T. (2024). Peran World Health Organization (WHO) dalam Menangani Permasalahan Keamanan Kesehatan dan Kemanusiaan Di Sudan Selatan Tahun 2020-2022. TRANSBORDERS: International Relations Journal, 8(1), 12–26. https://doi.org/10.23969/transborders.v8i1.12361
Garibaldi, S. A., & Frimawaty, E. (2024). Menuju Sistem Pangan yang Berkelanjutan: Bergerak dari Pangan sebagai Komoditas menuju Sistem Pangan yang Berkelanjutan. Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 117–125. https://doi.org/10.61511/pips.v1i2.2024.1003
Hadiwinata, B. S. (2017). Studi dan Teori Hubungan Internasional: Arus Utama, Alternatif, dan Reflektivis. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Hariayanto, A. (2017). Studi Pengembangan Ekonomi Lokal Terkait Interaksi Desa-Kota. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 14(1), 1–14. https://doi.org/10.29313/jpwk.v14i1.2552
Heynen, N., Kaika, M., & Swyngedouw, E. (2005). Urban Political Ecology. In the Nature of Cities: Urban Political Ecology and the Politics of Urban Metabolism, 1–20. https://doi.org/10.4324/9780203027523
Laksono, A. A. F. (2023). Kolaborasi Aktor Negara dan Non-Negara dalam Mengatasi Perubahan Iklim Global. Universitas Airlangga, 1–7. https://www.researchgate.net/publication/369147172_Kolaborasi_Aktor_Negara_dan_Non-Negara_dalam_Mengatasi_Perubahan_Iklim_Global
Lestari, D. (2024). Tata Kelola Pemerintah Kota Dalam Perubahan Iklim : Sebuah Literature Review. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(2), 317–324.
Mukhlis, M. (2016). TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM PENINGKATAN KAPASITAS ADAPTIF / KETAHANAN KOTA BANDAR LAMPUNG TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 6(2), 1–16.
Muta'ali, L. (2016). Pengembangan Wilayah Perdesaan. Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi UGM
Porter, J. R., & Semenov, M. A. (2005). Crop responses to climatic variation. Philosophical Transactions of the Royal Society B Biological Sciences, 360(1463), 2021–2035. https://doi.org/10.1098/rstb.2005.1752
Proctor, F. J., & Berdegué, J. A. (2016). Food systems at the rural-urban interface. June.
Purniawati, Kasana, N., & Rodiyah. (2020). Good Environmental Governance in Indonesia (Perspective of Environmental Protection and Management). The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education, 2(1), 43–56. https://doi.org/10.15294/ijicle.v2i1.37328
Rabbani, M. A. (n.d.). Peran Aktor Non-Negara dalam Mengatasi Isu Sampah Plastik di Pantai Kuta, Bali. https://eprints.unram.ac.id/49694/2/JURNAL Mumtaz Amru Rabbani.pdf
Rumah Energi. (2026). Capaian dampak Rumah Energi. https://www.rumahenergi.org/
Salasa, A. R. (2021). Paradigma dan Dimensi Strategi Ketahanan Pangan Indonesia. Jejaring Administrasi Publik, 13(1), 35–48. https://doi.org/10.20473/jap.v13i1.29357
Salma, S. (2026, Mei 12). Peran aktor non-negara dalam tata kelola lingkungan dan ketahanan pangan [Wawancara pribadi]
Setiawati, T., & Fadjarajani, S. (2025). Pola Interaksi Wilayah Perkotaan dan Pedesaan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(6), 415–424. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i6.1680
Siagian, U. A., Christanto, F. T. J., & Saputra, E. A. (2025, December 29). Melegalkan Krisis Iklim. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. https://www.walhi.or.id/melegalkan-krisis-iklim
Thanh, H. X., Anh, T. T., Quang, L. T., Giang, D. T., & Phuong, D. T. T. (2013). Food Security in the Context of Vietnam’s Rural-Urban Linkages and Climate Change.
Wijayanti, W. P., & Pratomo, R. A. (2019). Keberlanjutan Wilayah: Keterkaitan Desa-Kota dalam Aktivitas Minapolitan di Kabupaten Malang Regional. Journal of Regional and Rural Development Planning, 3(3), 180–188. http://dx.doi.org/10.29244/jp2wd.2019.3.3.180-188
Wing, I. S., De Cian, E., & Mistry, M. N. (2021). Global vulnerability of crop yields to climate change. Journal of Environmental Economics and Management, 109, 102462. https://doi.org/10.1016/j.jeem.2021.102462
World Meteorological Organization. (2024). State of the Global Climate 2024.
Zahran, R. Z., & Alfajri. (2023). STRATEGI NON-GOVERNMENTAL ORGANIZATION (NGO) JIKALAHARI DALAM TATA KELOLA HUTAN PROVINSI RIAU TERKAIT UPAYA PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM GLOBAL TAHUN 2013-2023. Journal of Diplomacy and International Studies, 6(1), 24–36.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fairuz Arkan Fatihah, Maizia Hariyanti Zahra, Nadia Vega Hermawan, Aniqotul Ummah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











