Etika Lingkungan Dalam Pembangunan Perumahan Subsidi di Kota Palu: Telaah Filsafat Ekologi

Penulis

  • Mursyidul Firmansyah UIN Datokarama Palu
  • Arrasikhu Fil'ilmi UIN Datokarama Palu

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i06.3551

Kata Kunci:

Etika Lingkungan, Perumahan Subsidi, Kota Palu, Filsafat Ekologi, Keberlanjutan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika lingkungan dalam pembangunan perumahan subsidi di Kota Palu melalui perspektif filsafat ekologi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya pembangunan perumahan bersubsidi yang berkontribusi pada perubahan tata ruang dan penurunan kualitas lingkungan, seperti berkurangnya lahan hijau dan terganggunya sistem drainase alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis filsafat ekologis yang menekankan relasi moral antara manusia dan alam. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan Dinas Perumahan dan pengembang, serta masyarakat penghuni perumahan subsidi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan perumahan subsidi masih berorientasi pada aspek sosial-ekonomi, sementara dimensi ekologis belum menjadi prioritas. Pemerintah dan pengembang belum sepenuhnya menerapkan prinsip green housing maupun kebijakan berbasis etika lingkungan. Selain itu, kesadaran ekologis masyarakat penghuni juga masih rendah. Melalui telaah filsafat ekologi, khususnya gagasan deep ecology dari Arne Naess dan land ethic dari Aldo Leopold, penelitian ini menemukan bahwa krisis lingkungan yang terjadi merupakan bentuk krisis moral dan kesadaran ekologis. Oleh karena itu, pembangunan perumahan perlu diarahkan pada paradigma ekosentris yang menempatkan manusia dan alam sebagai satu kesatuan etis. Kesimpulannya, penerapan etika lingkungan dan filsafat ekologi dapat menjadi dasar normatif bagi pembangunan perumahan berkeadilan ekologis, yang menyeimbangkan kebutuhan sosial dengan kelestarian ekosistem di Kota Palu.

Referensi

Agisna, M. R., Baehaki, B., & Kuncoro, H. B. B. (2022). Evaluasi kesesuaian struktur rumah tinggal sederhana dengan pedoman teknis rumah tinggal tahan gempa: Studi kasus perumahan subsidi di Kota Cilegon. Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 11(1). https://doi.org/10.36055/fondasi.v0i0.14543

Badan Pusat Statistik Kota Palu. (2024). Kota Palu dalam angka 2024. BPS Kota Palu.

Capra, F. (1996). The web of life: A new scientific understanding of living systems. Anchor Books.

Capra, F. (2004). The hidden connections: A science for sustainable living. Anchor Books.

Daly, H. E. (1996). Beyond growth: The economics of sustainable development. Beacon Press.

Firly, A., dkk. (2019). Arsitektur ekologis: Pendekatan ramah lingkungan dalam desain bangunan. ITB Press.

Frick, H. (2007). Pengantar arsitektur ekologis. Kanisius.

Habaora, F. (2020). Konsep perbaikan kerusakan lingkungan berdasarkan falsafah sains Fritjof Capra. Kebudayaan, 15(1), 41–52. https://doi.org/10.24832/jk.v15i1.327

Indonesia. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau.

Kaelan. (2005). Metode penelitian kualitatif bidang filsafat. Paradigma.

Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Kompas.

Keraf, A. S. (2014). Etika lingkungan: Pembangunan berkelanjutan dan kesadaran ekologis. Penerbit Buku Kompas.

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2008). Banjir: Beberapa penyebab dan metode pengendaliannya dalam perspektif lingkungan. Andi.

Larasati, R. A., & Satwikasari, A. F. (2021). Tinjauan konsep arsitektur ekologi pada kawasan permukiman: Kampung Sruni, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Jurnal LINEARS, 4(2). https://doi.org/10.26618/j-linears.v4i2.5278

Leopold, A. (1949). A sand county almanac: With essays on conservation from Round River. Oxford University Press.

Munir, M. I. A. (2023). Etika lingkungan dan tanggung jawab moral manusia terhadap alam. Prenada Media.

Naess, A. (1989). Ecology, community and lifestyle: Outline of an ecosophy. Cambridge University Press.

Patton, M. Q. (2009). Qualitative research and evaluation methods. Sage Publications.

Rolston, H., III. (1988). Environmental ethics: Duties to and values in the natural world. Temple University Press.

Supriyanto, B. (2012). Ruang terbuka hijau dan keseimbangan ekologis kota. Gadjah Mada University Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-05

Cara Mengutip

Etika Lingkungan Dalam Pembangunan Perumahan Subsidi di Kota Palu: Telaah Filsafat Ekologi. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(06), 1219-1230. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i06.3551