Mitigasi Pencemaran Perairan Akibat Dari Limbah Pengolahan Ikan di Kelurahan Pasar Tebing Tinggi

Penulis

  • Amsal Rijal Nasution Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Musi Rawas
  • Etty Safriyani Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Musi Rawas
  • Wartono Wartono Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Musi Rawas

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i06.3445

Kata Kunci:

Limbah Perikanan, Mitigasi Pencemaran, Pengolahan Ikan, Perairan, Valorisasi Limbah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencemaran perairan akibat limbah pengolahan ikan serta upaya mitigasi yang dapat diterapkan di Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan meliputi jenis usaha pengolahan ikan, jenis limbah yang dihasilkan, jumlah produksi limbah, dampak lingkungan, serta strategi mitigasi pencemaran perairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi ikan mencapai 6.480 kg per tahun dengan jumlah limbah sebesar 3.564 kg per tahun atau sekitar 55% dari total bahan baku ikan. Limbah yang dihasilkan terdiri atas limbah padat berupa kepala, tulang, sisik, insang, dan jeroan ikan serta limbah cair dari proses pencucian ikan dan peralatan produksi. Limbah tersebut berpotensi meningkatkan nilai Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD), menurunkan kadar oksigen terlarut, menimbulkan bau tidak sedap, serta mengganggu kualitas lingkungan perairan dan kesehatan masyarakat. Strategi mitigasi yang dapat diterapkan meliputi valorisasi limbah menjadi produk bernilai ekonomis, penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, pengembangan konsep ekonomi sirkular, serta pelatihan dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi pencemaran perairan dan mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Referensi

Dwintara, G., & Solihin, I. (2023). Strategi Pengelolaan Limbah Cair Industri Pengolahan Ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjungpandan. Institut Pertanian Bogor.

Effendi, H. (2016). Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Effendi, H. (2016). Telaah kualitas air: Bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Kanisius.

FAO. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture 2022. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fernandez, Y. H., Toruan, L. N. L., & Soewarlan, L. C. (2023). Tingkat pencemaran perairan laut di pesisir Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Water and Marine Pollution Journal: PoluSea, 1(1), 20–29. DOI: 10.21776/ub.jfmr.2023.001.01.3

Hidayat, D. (2023). Kombinasi Proses Aerasi, Adsorpsi dan Filtrasi pada Pengolahan Limbah Cair Ikan di Pasar Lampulo Kota Banda Aceh. UIN Ar-Raniry.

Irnantyanto, M., Subagiyo, & Suryono. (2023). Optimasi kinerja instalasi pengolahan air limbah kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. Journal of Marine Research, 12(1), 1–10. DOI: 10.14710/jmr.v12i1.35087

Jurjani, N., Ekawati, N., & Fajar, R. B. (2023). Pengelolaan limbah unit pengolahan ikan: Studi kasus pada usaha mikro kecil dan menengah pengolahan ikan swanggi di Nifari Food. Jurnal Tropika Bahari, 2(1), 15–24. https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jtrbh/article/view/599

Luhur E S, Armen Z, Joni H. 2016. Potensi Pemanfaatan Limbah Perikanan di Banda Aceh. Jurnal Buletin Ilmiah “MARINA” Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol. 2 No. 1 Tahun 2016: 37-44.

Metcalf & Eddy. (2014). Wastewater Engineering: Treatment and Resource Recovery (5th ed.). New York: McGraw-Hill.

Muhammad, A. T., Rahman, A., Harahap, J., & Isma, F. H. (2024). Penggunaan Rapid Sand Filtration (RSF) dalam mengolah limbah cair pasar ikan Lambaro Aceh Besar. Jurnal Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan, 10(1). DOI: https://doi.org/10.22373/p-jpft.v10i1.16636

Pratiwi, N. T. M., Krisanti, M., Susanti, E., & Oktaviyani, D. (2024). Sistem Floating Treatment Wetlands (FTW) yang efektif dalam menurunkan kandungan pencemar limbah pemeliharaan ikan lele (Clarias sp.). IPB University.

Rafsanjani, M. A. A. H. (2025). Analisis dampak limbah industri pengolahan ikan laut terhadap kualitas air sungai Sub DAS Bengawan Jero di Desa Rejosari Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Swara Bhumi, 1(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/swara-bhumi/article/view/66993

Salamah, U. H., & Rachmanto, T. A. (2023). Efektifitas media biofiltrasi anaerob untuk mendegradasi bahan organik pada limbah cair pencucian ikan. Envirous, 2(2), 28–34.

Sudarmadji. (2019). Pengelolaan lingkungan dan limbah industri. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sudarmadji. (2019). Pengelolaan lingkungan hidup. Gadjah Mada University Press.

UNEP. (2021). Waste management and circular economy in marine and fisheries sectors. United Nations Environment Programme.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-12

Cara Mengutip

Mitigasi Pencemaran Perairan Akibat Dari Limbah Pengolahan Ikan di Kelurahan Pasar Tebing Tinggi. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(06), 1057-1066. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i06.3445