Analisis Faktor Ekonomi Dalam Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (RHL): Studi Kasus Di Desa Momala, Kabupaten Gorontalo

Penulis

  • Safira Putri H. Malik Universitas Negeri Gorontalo
  • Sitti Muti'ah Rahman Universitas Negeri Gorontalo
  • Dicky Artha Universitas Negeri Gorontalo
  • Fitryane Lihawa Universitas Negeri Gorontalo
  • Iswan Dunggio Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i06.3430

Kata Kunci:

Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Faktor Ekonomi, Daerah Aliran Sungai, Biaya Peluang, Desa Momala

Abstrak

Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) merupakan program strategis dalam upaya memulihkan fungsi hidrologis Daerah Aliran Sungai (DAS) sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan. Kajian mengenai faktor ekonomi dalam pelaksanaan RHL di tingkat tapak masih sangat terbatas, khususnya di wilayah DAS Gorontalo. Mini riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor ekonomi yang berkaitan dengan pelaksanaan program RHL di Desa Momala, Kabupaten Gorontalo, sebagai studi pendahuluan (preliminary study) berbasis data lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner Skala Likert 4 poin yang terdiri dari 25 pertanyaan tertutup dan 2 pertanyaan uraian. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 10 responden yang memiliki keterlibatan langsung dalam kegiatan RHL suatu jumlah yang lazim dalam penelitian eksploratoris berbasis informan kunci (key informant study). Instrumen diorganisasikan dalam lima dimensi ekonomi: (A) Insentif dan Pendapatan Langsung, (B) Biaya Peluang, (C) Modal dan Biaya Operasional, (D) Akses Pasar dan Nilai Produk, serta (E) Kepastian Ekonomi dan Kesejahteraan. Rata-rata skor keseluruhan sebesar 66,1 dari 100 (setara 2,64/4,00; kategori Cukup), dengan dimensi Biaya Peluang memperoleh skor terendah (2,3/4,00; kategori Kurang). Mini riset ini menghasilkan peta awal lima dimensi hambatan ekonomi RHL yang dapat menjadi acuan bagi penelitian lanjutan berskala lebih besar maupun bagi evaluasi desain program di lapangan. Kontribusi utama penelitian ini adalah tersedianya instrumen diagnostik multidimensi yang kontekstual dan dapat diadaptasi untuk lokasi DAS lainnya di Gorontalo.

Referensi

Dewi, Chantika & Ulfah, Baiq Rizka Milania. (2023). Efektivitas Program Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (RHL) Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Sekitar Hutan Pelangan Kabupaten Lombok Barat. Nusantara Hasana Journal, 2(9 SE-Articles), 152–158. https://nusantarahasanajournal.com/index.php/nhj/article/view/771

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=335ZDwAAQBAJ

Fitria, W., Suharjito, D., & Ekawati, S. (2021). Peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dalam Implementasi Perhutanan Sosial: Studi di KPH Produksi Kerinci, Provinsi Jambi dan KPH Lindung Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 18(2), 145–160. https://doi.org/10.20886/jakk.2021.18.2.145-160

Hadawiah, B. S., Idris, M. H., & Hidayati, E. (2023). Analisis Vegetasi dan Persepsi Masyarakat Terhadap Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL): (Studi Kasus di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur). Jurnal Hutan Tropika, 18(1), 33–44. https://doi.org/10.36873/jht.v18i1.5571

Kusuma, A. F., Sukarno, A., & Purwanti, G. A. (2024). Evaluasi Keberhasilan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Pada Kawasan Perhutanan Sosial Sukowono Lumajang. Journal of Scientech Research and Development, 6(2 SE-Articles). https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i2.495

Manik, J. D. N., & Robuwan, R. (2022). Kebijakan rehabilitasi hutan dan lahan untuk perlindungan lingkungan hidup. Jurnal YUSTITIA, 23(2), 84–98. https://doi.org/10.53712/yustitia.v23i2.1711

Mursalim, M., Akhbar, A., & Muis, H. (2019). Analisis Keberhasilan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Di Sub Das Miu. Mitra Sains, 7(1 SE-Articles), 11–21. https://doi.org/10.22487/mitrasains.v7i1.219

Noormalinda, N., Peran, S. B., & Rudy, G. S. (2021). Persepsi masyarakat Desa Hamak Timur terhadap rencana kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di kawasan hutan lindung Gunung Mantiut Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 4(4), 637–645. https://doi.org/10.20527/jss.v4i4.3939

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (2021).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Rehabilitasi Dan Reklamasi Hutan (2020).

Priyanto, D. A., Suwadji, S., & Nugraha, N. S. (2025). Analisis Keberhasilan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Daerah Aliran Sungai Opak, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. AGROFORETECH, 3(2 SE-Kehutanan), 1309–1315. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/2056

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Susanto, W. (2024). Analisis pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan berbasis hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bappenas Working Papers, VII(2), 119–140. https://doi.org/10.47266/bwp.v7i2.321

Toha, M., Wihadanto, A., & Nurhasanah, N. (2023). Dampak perhutanan sosial terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dalam mendukung kelestarian hutan di Kota Tarakan. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 7(2), 133–141. https://doi.org/10.32522/ujht.v7i2.10302

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-08

Cara Mengutip

Analisis Faktor Ekonomi Dalam Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (RHL): Studi Kasus Di Desa Momala, Kabupaten Gorontalo. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(06), 1014-1025. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i06.3430