Pengaruh Fraud Hexagon Theory terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan Pada Sektor Perbankan Indonesia Periode 2020-2024

Penulis

  • Christine Yovita Emlady Universitas Brawijaya image/svg+xml
  • Mirna Amirya Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v5i04.3310

Kata Kunci:

Kecurangan Pelaporan Keuangan, Fraud Hexagon, Beneish M-Score, Regresi Logistik, Perusahaan Perbankan

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecurangan pelaporan keuangan pada sektor perbankan yang dapat melemahkan kepercayaan publik dan mengganggu stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen Fraud Hexagon Theory terhadap kecurangan pelaporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 47 perusahaan. Kecurangan pelaporan keuangan diukur menggunakan Beneish M-Score modifikasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi logistik menggunakan SPSS versi 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial stability, external pressure, ineffective monitoring, dan number of CEO’s picture berpengaruh positif terhadap kecurangan pelaporan keuangan. Sebaliknya, auditor switch, director change, dan project with government tidak berpengaruh signifikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi Fraud Hexagon Theory dengan Beneish M-Score modifikasi dalam konteks sektor perbankan Indonesia, yang masih terbatas dalam penelitian sebelumnya. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pengawasan internal, pengelolaan tekanan keuangan, dan penerapan tata kelola perusahaan yang efektif untuk menekan risiko kecurangan pelaporan keuangan.

Referensi

ACFE. (2024). Association of Certified Fraud Examiners The Nations Occupational Fraud 2024 :A Report To The Nations. Association of Certified Fraud Examiners, 1–106.

Achmad, T., Ghozali, I., Helmina, M. R. A., Hapsari, D. I., & Pamungkas, I. D. (2022). Detecting Fraudulent Financial Reporting Using the Fraud Hexagon Model: Evidence from the Banking Sector in Indonesia. Economies, 11(1), 5. https://doi.org/10.3390/economies11010005

Achmad, T., Ghozali, I., & Pamungkas, I. D. (2022). Hexagon Fraud: Detection of Fraudulent Financial Reporting in State-Owned Enterprises Indonesia. Economies, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.3390/economies10010013

Achmad, T., & Pamungkas, I. D. (2019). Fraudulent Financial Reporting Based of Fraud Diamond Theory: A Study of the Banking Sector in Indonesia. JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi), 4(2), 135–150. https://doi.org/10.34204/jiafe.v4i2.1112

Achmad Tarmizi. (2018). Pengaruh Kualitas Audit Dan Auditor Switching terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan: Kepemilikan Institusional Sebagai Variabel Moderating. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 18(2), 110–125.

Agusputri, H., & Sofie. (2019). Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Fraudulent Financial Reporting dengan Menggunakan Analisis Fraud Pentagon. Jurnal Informasi Perpajakan, Akuntansi Dan Keuangan Publik, 14(2), 105–124. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25105/jipak.v14i2.5049

Ahmed, Z. U., Begum, S., Islam, K. S., & Kamal, Y. (2022). Loan Scams and Corporate Governance Failure in the State-Owned Banks of a Developing Country. Corporate Ownership and Control, 20(1), 46. https://doi.org/10.22495/cocv20i1art4

Alfarago, D., & Mabrur, A. (2022). Do Fraud Hexagon Components Promote Fraud in Indonesia? Etikonomi, 21(2), 399–410. https://doi.org/10.15408/etk.v21i2.24653

Alfarago, D., Syukur, M., & Mabrur, A. (2023). the Likelihood of Fraud From the Fraud Hexagon Perspective: Evidence From Indonesia. ABAC Journal, 43(1), 34–51.

Arda, A., Gororo, M., Grochalska, J., & Mohlala, M. (2018). External Audit Arrangements at Central Banks. IMF Working Papers, 18(199), 1. https://doi.org/10.5089/9781484375501.001

Association of Certified Fraud Examiners Indonesia. (2019). Survei Fraud Indonesia 2019. Indonesia Chapter #111, 53(9), 1–76. https://acfe-indonesia.or.id/survei-fraud-indonesia/

Aviantara, R. (2021). The Association Between Fraud Hexagon and Government’s Fraudulent Financial Report. Asia Pacific Fraud Journal, 6(1), 26–42. https://doi.org/10.21532/apfjournal.v6i1.192

Barezki, M. B., Fuadah, L. L., & Yulianita, A. (2023). Relevansi Fraud Hexagon Theory terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Sektor Perbankan di Indonesia Tahun 2017-2021. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5(3), 927–931. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i3.650

Beneish, M. D. (1999). The Detection of Earnings Manipulation. Financial Analysts Journal, 55(5), 24–36. https://doi.org/10.2469/faj.v55.n5.2296

Chimonaki, C., Papadakis, S., & Lemonakis, C. (2023). Perspectives in fraud theories – A systematic review approach. F1000Research, 12, 933. https://doi.org/10.12688/f1000research.131896.1

Cressey, D. R. (1953). Other people’s money; a study of the social psychology of embezzlement.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE.

Demirgüç-Kunt, A., Pedraza, A., & Ruiz-Ortega, C. (2021). Banking sector performance during the COVID-19 crisis. Journal of Banking & Finance, 133, 106305. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2021.106305

Elnahass, M., Trinh, V. Q., & Li, T. (2021). Global banking stability in the shadow of Covid-19 outbreak. Journal of International Financial Markets, Institutions and Money, 72, 101322. https://doi.org/10.1016/j.intfin.2021.101322

Fitriyanto, D., & Triyono. (2025). Analysis of Financial Reporting Fraud with Fraud Hexagon Theory in Financial Companies in the Banking Sub-Sector in 2020-2022. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(1), 495–506. https://doi.org/10.37641/jimkes.v13i1.3107

Fouziah, S. N., Djaddang, S., & Suratno, 2022. (2022). Relevansi Teori Fraud Hexagon Dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Statement Pada Perusahaan. Relevansi Teori Fraud Hexagon Dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Statement Pada Perusahaan, 6(1), 59–77. https://doi.org/https://doi.org/10.35837/subs.v6i1.1525

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Handoko, B. L. (2021). Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud Perusahaan Perbankan di Indonesia. Jurnal Kajian Akuntansi, 5(2), 176. https://doi.org/10.33603/jka.v5i2.5101

Handoko, B. L., & Tandean, D. (2021). An Analysis of Fraud Hexagon in Detecting Financial Statement Fraud (Empirical Study of Listed Banking Companies on Indonesia Stock Exchange for Period 2017-2019). ACM International Conference Proceeding Series, 93–100. https://doi.org/10.1145/3457640.3457657

Herman, A. P., Afni, Z., & Sukartini. (2023). Analisis Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Fraudulent Financial Statement Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Selama Tahun 2019-2022. Journal of Applied Accounting And Business, 5(2), 39–46. https://doi.org/10.37338/jaab.v5i2.255

Hosen, R., & Afriyenti, M. (2024). Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Manajemen Laba Berdasarkan M-score yang Dimodifikasi. JURNAL EKSPLORASI AKUNTANSI, 6(3), 1034–1049. https://doi.org/10.24036/jea.v6i3.1616

Howarth, C. (2011). The Mind Behind the Fraudsters Crime: Key Behavioral and Environmental Elements. Crowe Horwath LLP. www.crowe.com

Hugo, J. (2019). Efektivitas Model Beneish M-Score Dan Model F-Score Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 3(1), 165. https://doi.org/10.24912/jmieb.v3i1.2296

Iswantari, V., & Sasongko, N. (2023). Detection of Financial Statement Fraud Using Hexagon Theory Analysis and Covid-19 (Empirical Study of Food and Beverage Manufacturing Companies Listed on the IDX in 2016-2021). The International Journal of Business Management and Technology, 7(1), 335–344. https://www.theijbmt.com/archive/0949/1491871656.pdf

Jannah, V. M., Andreas;, & Rasuli, M. ; (2021). Pendekatan Vousinas Fraud Hexagon Model dalam Mendeteksi Kecurangan Pelaporan Keuangan. Studi Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4(1), 1–16.

Karminsky, A. M., Rybalka, A. I., & Shevchenko, E. A. (2018). CEO Turnover in Russian Banks. Russian Management Journal, 16(1), 95–108. https://doi.org/https://doi.org/10.21638/11701/spbu18.2018.104

Khamainy, A. H., Amalia, M. M., Cakranegara, P. A., & Indrawati, A. (2022). Financial Statement Fraud: The Predictive Relevance of Fraud Hexagon Theory. Journal of Accounting and Strategic Finance, 5(1), 110–133. https://doi.org/10.33005/jasf.v5i1.249

Kulmie, D. A., & Ibrahim, M. S. (2024). Bank Corporate Governance: Shield against Fraud. Journal of Ecohumanism, 3(3), 1917–1932. https://doi.org/10.62754/joe.v3i3.3582

Kusumosari, L., & Solikhah, B. (2021). ANALISIS KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI FRAUD HEXAGON THEORY. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(3), 753–767. https://doi.org/https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i3.735

Lailatun, U. N., & Alif, F. F. Y. (2025). Determinan Fraud Hexagon Theory Terhadap Fraudulent Financial Statement : Pendekatan BeneishM-ScoreModifikasi. Jurnal Proaksi, 12(2), 182–204. https://doi.org/10.32534/jpk.v12i2.7040

Lasak, P. (2021). The Commercial Banking Sector in Eurozone after the Pandemic: The Paths to Recovery. EUROPEAN RESEARCH STUDIES JOURNAL, XXIV(Special Issue 1-Part 1), 1233–1246. https://doi.org/10.35808/ersj/2101

Liu, W. (2020). How Useful Is It for Banks to Analyze Financial Statements. American Journal of Industrial and Business Management, 10(08), 1488–1504. https://doi.org/10.4236/ajibm.2020.108098

Lu, W., & Zhao, X. (2021). Research and improvement of fraud identification model of Chinese A-share listed companies based on M-score. Journal of Financial Crime, 28(2), 566–579. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2019-0164

Maria, S., Yudaruddin, R., & Azizil Yudaruddin, Y. (2022). The impact of COVID-19 on bank stability: Do bank size and ownership matter? Banks and Bank Systems, 17(2), 124–137. https://doi.org/10.21511/bbs.17(2).2022.11

Muhammadiyah, A. S., & Witjaksono, A. (2025). Detecting Financial Statement Fraud in State-Owned Enterprises: an Integrated Analysis of the Fraud Hexagon and Beneish M-Score Mode. SSRN Electronic Journal, 5(1), 184–222. https://doi.org/10.2139/ssrn.5295153

Mukaromah, I., & Budiwitjaksono, G. S. (2021). Fraud Hexagon Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019. Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 14(1), 61–72. https://doi.org/https://doi.org/10.51903/kompak.v14i1.355

Narsa, N. P. D. R. H., Afifa, L. M. E., & Wardhaningrum, O. A. (2023). Fraud triangle and earnings management based on the modified M-score: A study on manufacturing company in Indonesia. Heliyon, 9(2). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e13649

Noriyah, L. U., & Yanto, A. F. F. (2025). Determinan Fraud Hexagon Theory Terhadap Fraudulent Financial Statement : Pendekatan Beneish M-Score Modifikasi. Jurnal Proaksi, 12(2), 182–204. https://doi.org/10.32534/jpk.v12i2.7040

Nugroho, D. S., & Diyanty, V. (2022). HEXAGON FRAUD IN FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENTS: THE MODERATING ROLE OF AUDIT COMMITTEE. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 19(1), 46–67. https://doi.org/10.21002/jaki.2022.03

Nurcholisah, K., Purnamasari, P., & Sukarmanto, E. (2023). Analisis Tren Kecurangan Laporan Keuangan Perbankan: Pre Dan Post Pandemic Covid Di Indonesia. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 13(1), 202–215. https://doi.org/10.22219/jrak.v13i1.25647

Pamungkas, I. D., & Sukma, S. F. (2022). Menguji Potensi Kecurangan Pelaporan Keuangan Dengan Menggunakan Teori Fraud Hexagon. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Krisnadwipayana, 9(3), 864–876. https://doi.org/10.35137/jabk.v9i3.764

Purnamasari, P., Hartanto, R., Nurleli, Nurcholisah, K., & Lasmanah. (2024). Exploring Factors Behind Fraudulent Financial Reporting in The Banking Sector of Indonesia and Malaysia: An Revised Beneish M-Score Investigation. Prosiding Simposium Ilmiah Akuntansi, 1(1), 488–500. https://sia-iaikpd.fdaptsu.org/index.php/sia/article/view/125

Putra, M. A., & Achmad, T. (2024). The Influence of Hexagon Fraud Theory on Fraudulent Financial Reporting: The Moderating Role of the Audit Committee. Journal of Ecohumanism, 3(8). https://doi.org/10.62754/joe.v3i8.5420

Rachman, F. F. (2018). Bank Bukopin Permak Laporan Keuangan Kata BI dan OJK. DetikFinance. https://finance.detik.com/moneter/d-3994551/bank-bukopin-permak-laporan-keuangan-ini-kata-bi-dan-ojk

Safitri, K., & Sukmana, Y. (2020). DPR Panggil Dirut BTN Terkait Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan. Kompas. Com. https://money.kompas.com/read/2020/02/03/151601726/dpr-panggil-dirut-btn-terkait-dugaan-manipulasi-laporan-keuangan?utm_source=Various&utm_medium=Referral&utm_campaign=AIML_Widget_Desktop

Sagala, S. G., & Siagian, V. (2021). Pengaruh Fraud Hexagon Model Terhadap Fraudulent Laporan Keuangan pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2016-2019. Jurnal Akuntansi, 13(2), 245–259. https://doi.org/10.28932/jam.v13i2.3956

Saputra, D., & Hermanto. (2025). Fraud Hexagon terhadap Manajaemen Laba Berdasarkan Modifikasi Beneish M-Score. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(1), 167–185. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i1.17200

Sari, E. G., & Cahayana. (2021). Fraud Risk Analysis Using Fraud Hexagon Model and Beneish M-Score in the Financial Report of PT Indo Listrik Nusantara Period 2021-2023. Asia Pacific Fraud Journal, 10(1), 31–46. https://doi.org/https://doi.org/10.21532/apfjournal.v10i1.365

Sari, M. P., Mahardika, E., Suryandari, D., & Raharja, S. (2022). The audit committee as moderating the effect of hexagon’s fraud on fraudulent financial statements in mining companies listed on the Indonesia stock exchange. Cogent Business and Management, 9(1), 1–24. https://doi.org/10.1080/23311975.2022.2150118

Sari, S. P., & Nugroho, N. K. (2020). Financial Statements Fraud dengan Pendekatan Vousinas Fraud Hexagon Model: Tinjauan Pada Perusahaan Terbuka di Indonesia. 1st Annual Conference of Ihtifaz: Islamic Economics, Finance, and Banking, 409–430.

Septiningrum, K. E., & Mutmainah, S. (2022). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Financial Statement Fraud: Perspektif Fraud Hexagon Theory. Diponegoro Journal of Accounting, 11(3), 1–13. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/accounting

Setyono, D., Hariyanto, E., Wahyuni, S., & Pratama, B. C. (2023). Penggunaan Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 7(2), 1036–1048. https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1325

Situngkir, N. C., & Triyanto, D. Nur. (2020). Detecting Fraudulent Financial Reporting Using Fraud Score Model and Fraud Pentagon Theory : Empirical Study of Companies Listed in the L . Q . 45 Index. THE INDONESIAN JOURNAL OF ACCOUNTING RESEARCH, 23(3), 373–410. https://doi.org/10.33312/ijar.486

Skousen, C. J. ;, Smith, K. R. ;, & Wright, C. J. (2009). Detecting and Predicting Financial Statement Fraud : The Efectiveness Of The Fraud Triangle and SAS No.99. International Journal of Quality & Reliability Management, 32(3). http://ssrn.com/abstract=1295494Electroniccopyavailableat:https://ssrn.com/abstract=1295494Electroniccopyavailableat:http://ssrn.com/abstract=1295494Electroniccopyavailableat:https://ssrn.com/abstract=1295494

Soepriyanto, G., Meiryani, Ikhsan, R. B., & Rickven, L. (2022). Analysis of Countercyclical Policy Factors in The Era of the COVID-19 Pandemic in Financial Statement Fraud Detection of Banking Companies in Indonesia. Sustainability, 14(16), 10340. https://doi.org/10.3390/su141610340

Sugiyono, Prof. Dr. (2023). Metode Penelitian Kantitatif, Kualitatif, dan R&D. ALFABETA.

Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: the S.C.O.R.E. model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372–381. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128

Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The Fraud Diamond: Considering the Four Elements of Fraud. CPA Journal, 74(12), 38–42.

Yanto, A. F. F., Izzalqurny, T. R., Rahmawati, A., Rahmadani, N. A., Ratnadewati, N. C., & Ilhamy, M. (2025). Analyzing Asset Misappropriation Through the Lens of Fraud Hexagon Theory : Evaluating Whistleblowing Effectiveness in Financial and Asset Management Institutions. Journal of Information Systems Engineering and Management, 10(22s). https://doi.org/https://doi.org/10.52783/jisem.v10i22s.3507

Yudistira, G., Sitanggang, L. M. S., Nurdiana, T., & H, Y. (2018). Ada 14 bank menunggu nasib pengembalian kredit dari SNP Finance. Kontan.Co.Id. https://keuangan.kontan.co.id/news/ada-14-bank-menunggu-nasib-pengembalian-kredit-dari-snp-finance

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Pengaruh Fraud Hexagon Theory terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan Pada Sektor Perbankan Indonesia Periode 2020-2024. (2026). Jurnal Multidisiplin West Science, 5(04), 353-379. https://doi.org/10.58812/jmws.v5i04.3310