Analisis Struktur Naratif Pada Konten Ria SW di YouTube Dengan Model Tzvetan Todorov
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i03.3283Kata Kunci:
Analisis Naratif, Food Vlogger, Konten Youtube, Model Naratif, YoutubeAbstrak
Fenomena meningkatnya konten food vlogger di platform YouTube mendorong akan kebutuhan diferensiasi dalam penyajian ulasan kuliner. Di tengah dominasi konten yang menekankan aspek visual dan hiburan, Ria SW menghadirkan pendekatan berbeda melalui ulasan kuliner yang dikemas dalam bentuk narasi perjalanan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur naratif dan rasionalitas naratif dalam konten YouTube Ria SW. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis naratif, terhadap empat video YouTube Ria SW yang diunggah pada tahun 2025 dengan tema street food dan kuliner internasional. Struktur naratif dianalisis menggunakan Model Naratif Tzvetan Todorov (equilibrium, gangguan, equilibrium), sedangkan rasionalitas naratif dikaji melalui Paradigma Naratif Walter R. Fisher pada aspek coherence dan fidelity. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan dokumentasi berupa potongan adegan, transkrip narasi, dan komentar audiens. Hasil penelitian menunjukkan pola naratif yang konsisten, di mana equilibrium ditandai dengan perencanaan dan pengenalan konteks, gangguan bersifat keseharian dan equilibrium dicapai melalui kepuasan kuliner serta perubahan sudut pandang. Narasi yang disampaikan memiliki rasionalitas naratif yang kuat, ditandai oleh alur cerita yang runtut, konsistensi karakter narator, dan nilai-nilai yang relevan dengan pengalaman audiens. Kebaruan penelitian terletak pada penggabungan model Todorov dan Fisher dalam analisis konten food vlogger Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur naratif yang koheren dan bernilai berperan penting dalam membangun diferensiasi serta kepercayaan audiens.
Referensi
Asfar, A. M. I. T. (2019). Analisis Naratif, Analisis Konten, dan Analisis Semiotik (Penelitian Kualitatif). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.21963.41767
Chang, N., & Utami, L. S. (2022). Pengaruh Kredibilitas Food Vlogger terhadap Brand Awareness Omija (Studi Kasus Akun YouTube Ria Sukma Wijaya). Prologia, 6(1), 141. https://doi.org/10.24912/pr.v6i1.10346
Creswell, J. W. (n.d.). Qualitative inquiry and research design : choosing among five approaches 3rd ed.
Eriyanto. (2013). Analisis Naratif: Dasar-dasar dan Penerapannya dalam Analisis Teks Berita Media.
Fisher, W. R. (1987). Human Communication as Narration: Toward a Phy losophy of Reason, Value and Action.
Griffin, E., Sparks, G., & Ledbetter, A. (2019). A First Look at Communication theory. In Studying for a Foundation Degree in Health.
Irawan, K. A., Triana, L., & Riyanto, A. (2024). Jargon Food Vlogger Pada Chanel Youtube Nex Carlos , Hobby Makan , Kubiler dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. 8, 4392–4397.
Irvan, A. (2021). Pengaruh Konten Youtube Food Vlogger Channel Nex Carlos terhadap Tingkat Pengetahuan Kuliner Daerah dan Minat Berwisata Kuliner pada Subscriber. Bahasa, Fakultas Ilmu, D A N Studi, Program Komunikasi, Ilmu Islam, Universitas Agung, Sultan.
Iskandar, I. N. I., & Zarkasi, I. R. (2024). Analisis Naratif Video Viral: Elemen Digital Storytelling dalam Video Ulasan Destinasi Kuliner TikTok. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS), 4(1), 74. https://doi.org/10.36722/psn.v4i1.3532
Leunufna, C. M. (2024). Analisis Visual Konten Pada Kanal Youtube Food Vlogger Ria Sw.
Rizqi Aida, S. (2024). Analisis Naratif Tentang Citra Islam Dalam Channel Youtube Towards Eternity-Indonesian.
Safitri, L. A., Pradiatiningtyas, D., & Dewa, B. (2023). Pengaruh Food Vlogger dan Promosi Endorse Media Sosial pada Brand Exposure Wisata Kuliner Klaten. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 28(3), 267–278. https://doi.org/https://doi.org/10.30647/jip.v28i3.1762
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Davina Dwi Salsabilla, Iwan Joko Prasetyo, Ahmadi Ahmadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









