Hubungan Caring Perawat dengan Kepuasaan Pasien di Ruang Rawat Inap Puskesmas Jelbuk
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v5i01.3096Kata Kunci:
Caring, Kepuasan, Pasien, Perawat, Puskesmas JelbukAbstrak
Pendahuluan: Caring merupakan inti dari praktik keperawatan profesional yang berperan penting dalam membentuk hubungan terapeutik antara perawat dan pasien. Tingkat caring yang baik dari perawat dapat meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterima. Namun, masih ditemukan keluhan pasien mengenai sikap kurang empatik dan komunikasi yang tidak efektif dari perawat, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara caring perawat dan tingkat kepuasan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap di Puskesmas Jelbuk. Sampel berjumlah 39 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner caring perawat (modifikasi dari teori Jean Watson) dan kuesioner kepuasan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tabulasi silang antara variabel bebas (Caring Perawat) dengan variabel terikat (Kepuasan Pasien) dengan menggunakan uji statistika Chi Square dengan nilai P Value 0.007 dari 39 responden untuk 13 responden yang memiliki kategori caring perawat yang kurang baik, 8 responden (20,5%) tidak puas dan sebanyak 5 responden (12,8%) merasa puas. Sedangkan dari 26 responden yang caring perawatnya baik, terlihat bahwa hanya 1 responden (2,6%) yang tidak puas dan 25 responden (64,1%) merasa puas, Sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Jelbuk.Diskusi: Terdapat hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap Puskesmas Jelbuk dengan nilai P < 0.05 yaitu sebesar 0.007. Sehingga diharapkan perawat dapat terus meningkatkan perilaku caring melalui komunikasi terapeutik, empati, dan perhatian terhadap kebutuhan pasien.
Referensi
AA. Komp. Ngurah Darmawan. (2016). Hubungan Perilaku Caring Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Di Rsud Klungkung. Jurnal Dunia Kesehatan, 5(1), 48–53.
Demur, D. R. D. N., & Sari, Y. P. (2019). Kecerdasan emosional dengan perilaku caring perawat pada praktek keperawatan. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 2(1), 73–73.
Doondori, A. K., Sekunda, M., Cahyani, S. L., & Kurnia, T. A. (2019). Response Time Perawat dalam Memberikan Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat. Jurnal Kesehatan Primer, 4(2), 76–83.
Fitrian, I., Yudiernawati, A., & Lasri. (2016). Hubungan Perilaku Caring Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inao Dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan MAlang. Jurnal Nursing News, 1, 134–142.
Iwan, R., Sudirman, & Rosnawati. (2019). Hubungan Pelayanan Petugas dan Ketersediaan Fasilitas dengan Kepuasan Pasien di Poli Umum Puskesmas Dolo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Kolaboratif Sains, 01, 1–9.
Kementerian Kesehatan RI. (2008). PMK No. 741 ttg Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan d.pdf (p. 11).
Makausi estefina, batasina miranda, akay tinny. (2019). Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di RSU GMIM Bethesda Tomohon. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(1), 243.
Mayasari, P. (2019). Gambaran perilaku caring perawat di rumah sakit di Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 4(2).
Ningsih, Y. (2020). Hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien pengguna jasa BPJS Di RS An-Nisa Tangerang. Jurnal Health Sains, 1(4), 252–261.
Oroh, M. E., & Pondaag, L. (2018). Keperawatan Di Ruang Interna Rsud Noongan. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas KedokteranUniversitas Sam Ratulangi Manado, 2.
Prihandhani, I. G. A. A. S., & Kio, A. L. (2019). Hubungan motivasi kerja perawat dengan perilaku caring perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Wisma Prashanti Tabanan. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 29– 37.
Zees RF. Analisis faktor budaya organisasi yang berhubungan dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo [Internet]. 2011 [citasi 2012 Desember 3]. http://lontar.ui.ac.id/file? Available from: file=digital/20282247-T%20Rini%20Fahriani %20Zees.pdf.
Purwaningsih, D. F. (2018). Perilaku caring perawat pelaksana di Ruang rawat inap. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 61–67.
Roufuddin, R., Mannan, A., Kaonang, M. P., & Widoyanti, V. (2021). Hubungan Prilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Orang Tua Di Ruang Rawat Inap Anak. Indonesian Journal of Professional Nursing, 2(2), 77. https://doi.org/10.30587/ijpn.v2i2.3313 Saragih, E. J., & Utami, R. A. (2020). Efektifitas Model" PC-JeWa" perawat terhadap loyalitas pasien rawat inap. Jurnal Kesehatan Holistic, 4(1), 12–26.
Widiasari, W., Handiyani, H., & Novieastari, E. (2019). Kepuasan Pasien Terhadap Penerapan Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 43–52. https://doi.org/10.7454/jki.v22i1.615
Wuwung, E. C. Q., Gannika, L., & Karundeng, M. (2020). Perilaku Caring Perawat Dengan Kepuasan Pasien. Jurnal Keperawatan, 8(1), 113–120.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Abdul Haris Eko Murdiyanti, Ratna Roesardhyati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









