Pengaruh Literasi Keuangan dan Pengelolaan Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa STIE Rajawali Purworejo
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.3053Kata Kunci:
Literasi Keuangan, Pengelolaan Keuangan, Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, STIE Rajawali PurworejoAbstrak
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan pengelolaan keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Rajawali Purworejo (Stiera). Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif STIE Rajawali Purworejo berjumlah 350 mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 40 mahasiswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling dan menggunakan rumus solvin. Dalam melakukan analisis data digunakan analisis regresi linear berganda pada software SPSS 26 yang bersumber dari data primer berupa angket dengan skala likert. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mencakup aspek literasi keuangan, pengelolaan keuangan, dan perilaku konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran akan pentingnya literasi keuangan, meskipun frekuensi membaca artikel keuangan masih tergolong rendah. Faktor- faktor seperti promo, diskon, kebutuhan pribadi, dan kualitas produk memengaruhi keputusan berbelanja mereka. Literasi keuangan dan Pengelolaan Keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Dalam pengelolaan keuangan, mahasiswa menerapkan berbagai strategi seperti mencari promo, menghindari pembelian impulsif, dan membuat anggaran bulanan. Cara mengklasifikasi uang antara belanja dan tabungan, dengan metode persentase dan prioritas kebutuhan dasar sebagai pendekatan umum. Meskipun terdapat pemahaman tentang pentingnya literasi keuangan, penerapannya dalam praktik sehari-hari beragam, menunjukkan tantangan dalam mengubah pengetahuan menjadi perilaku konkret. Studi ini menyoroti pentingnya meningkatkan pendidikan literasi keuangan praktis bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan pengelolaan keuangan di era digital, terutama dalam mengendalikan perilaku konsumtif.
Referensi
Arianti, B. F. (2021). Literasi Keuangan (Teori dan Impelentasinya). Literasi Keuangan (Teori Dan Implementasinya). [3]Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 Edisi 10 (10th ed.). UNDIP.
Fungky, T., Sari, T., & Sanjaya , V. (2021). Pengaruh Gaya Hidup Serta Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Z Pada Masa Pandemi (Studi Kasus Mahasiswa/i Manajemen Bisnis Syariah, Uin Raden Intan Lampung Angkatan 2019). Jurnal Valuasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan.
Otoritas Jasa Keuangan, 2016. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Tahun 2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan/atau Masyarakat. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan , 2022. Survei Nasional Literasi Dan Inklusi Keuangan Tahun 2022
OJK. (2019). Pengelolaan Keuangan Seri Literasi Keuangan Indonesia. 1–19.
Purba, et.al. (2021), Analisis Laporan Keuangan, Edisi. Kedua, Penerbit Mitra Wacana Media, Jakarta.
Prihatini, D., & Irianto, A. (2021). Pengaruh Literasi Keuangan dan Pengendalian Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Ecogen, 4(1), 25–34.
Sumartono. (2002). Terperangkap dalam Iklan (Meneropong Imbas Pesan Iklan Televisi) (Alfabeta). Bandung.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. penerbit Alfabeta : Bandung.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Erin Fitriyah, Achmad Fauzi, Sevira Hanum P., Susilowati Susilowati, Arma Ardy Saputra, Nur Siyami

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









