Komunikasi Partisipatif dan Internalisasi Nilai Integritas pada Program Kelas Pemuda Antikorupsi KPK Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.3031Kata Kunci:
Komunikasi Partisipatif, Internalisasi Nilai Integritas, Pendidikan Antikorupsi, Pemuda, Tahun 2025Abstrak
Korupsi di Indonesia merupakan persoalan multidimensi yang tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga melemahkan integritas moral generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan antikorupsi berbasis nilai menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi partisipatif dalam proses internalisasi nilai integritas pada Program Kelas Pemuda Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif reflektif dengan paradigma fenomenologis. Populasi penelitian adalah seluruh peserta Program Kelas Pemuda Antikorupsi 2025, dengan sampel purposif sebanyak 50 peserta terpilih pada pelaksanaan program di Semarang, Jawa Tengah. Peneliti merupakan partisipan aktif dalam kegiatan, sehingga teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, jurnal refleksi, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik-induktif untuk mengidentifikasi pola komunikasi dan proses internalisasi nilai integritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif yang dialogis, egaliter, dan kolaboratif mampu mendorong internalisasi nilai integritas secara menyeluruh pada dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Nilai kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan keberanian moral menjadi nilai yang paling dominan terinternalisasi pada peserta. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan reflektif-partisipatif dalam mengkaji pendidikan antikorupsi pemuda, yang menempatkan komunikasi sebagai proses pembentukan kesadaran moral kolektif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dapat dijadikan model strategis dalam pengembangan pendidikan antikorupsi dan pembentukan budaya integritas pemuda di Indonesia.
Referensi
Aditia, R. (2021). Sistem Komunikasi Indonesia: Suatu Proses Sosial, Budaya, dan Politik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1). https://jpii.upri.ac.id/index.php/connected/article/view/9
Arif, M., Abdurakhmonovich, Y. A., & Dorloh, S. (2023). Character Education in the 21st Century: The Relevance of Abdul Wahhab Ash Syarani’s and Thomas Lickona’s Concepts. Islamic Review: Jurnal Riset Dan Kajian Keislaman, 12(1), 35–58. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v12i1.690
Asman, F. K. M., Rangga, P., & Rabawati, D. W. (2024). Penegakan Kode Etika Profesi KPK. Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis, 2(1), 68–77.
Asmorojati, A. W. (2017). Urgensi Pendidikan Anti Korupsi dan KPK dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. URECOL, 491–498.
Caesaria, K. C. G., Suharto, B., Isnaini, S., & Agustina, T. S. (2023). Analisis Komunikasi Interaksionisme Simbolik Festival: Studi Kasus Tomohon International Flower Festival (TIFF). Jurnal Common, 7(1). https://doi.org/10.34010/common.v7i1.9680
Damariswara, R., Wiguna, F. A., Khunaifi, A. A., Zaman, W. I., & Nurwenda, D. D. (2021). Penyuluhan Pendidikan Karakter Adaptasi Thomas Lickona. Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar, 1(1), 25–32. https://doi.org/10.29407/dedikasi.v1i1.16057
Erni Irdewanti, Yustikasari, & Siti Karlinah. (2025). Komunikasi Internal BUMN dalam Menjembatani Kesenjangan Generasi: (Studi Kasus Mengenai Interaksi Antargenerasi di Lingkungan Kerja PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko). JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI, 8(2), 181–198. https://doi.org/10.51544/jlmk.v8i2.5428
Fatimah, Y., N, A. J., & Sianturi, M. K. (2025). Meningkatkan Keharmonisan Sosial dalam Pembangunan Wilayah Multietnis melalui Pendekatan Komunikasi Antarbudaya. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(1), 10–10. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i1.145
Firdaus, F. A., & Mariyat, A. (2017). Humanistic Approach In Education According To Paulo Freire. At-Ta’dib, 12(2), 25. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v12i2.1264
Freire, P., & Macedo, D. P. (2014). Pedagogy of the oppressed: 30th Anniversary Edition (M. B. Ramos, Penerj.; 30th anniversary edition). Bloomsbury Publishing.
Handoko, Y. (2023). Disiplin dan nilai-nilai religius dalam membentuk perilaku tagguh dan tanggung jawab. Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE), 1(2). https://doi.org/10.63243/32mpnt61
Hansein Arif Wijaya, Yudelnilastia, Sitti Hartinah D.S, Hernawati, Kurniati Rahmadani, Maria Ulviani, Lidia Nusir, & Muhammad Abduh. (2025). Pendidikan Karakter. Aikomedia Press.
Haris, A., & Amalia, A. (2018). Makna dan Simbol dalam Proses Interaksi Sosial (Sebuah Tinjauan Komunikasi). Jurnal Dakwah Risalah, 29(1), 16. https://doi.org/10.24014/jdr.v29i1.5777
Hikmasari, D. N., Susanto, H., & Syam, A. R. (2021). Konsep Pendidikan Karakter Perspektif Thomas Lickona dan Ki Hajar Dewantara. AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education, 6(1), 19–31. https://doi.org/10.24269/ajbe.v6i1.4915
Ido Prijana Hadi. (2020). Penelitian Media Kualitatif. PT Raja Grafindo Persada.
Jaya, M. N. (2023). Pemberdayaan Kelompok Tani Berbasis Komunikasi Pembangunan Partisipatif dan Pemanfaatan Modal Sosial. CV Widina Media Utama. https://repository.penerbitwidina.com/publications/559033/
KPK RI. (2025, Oktober 6). Rencana Strategis Komisi Pemberantasan Korupsi Tahun 2025-2029. KPK RI. https://cms.kpk.go.id/storage/8707/33.-Peraturan-KPK-Nomor-2-Tahun-2025-tentang-Renstra-KPK-Tahun-2025-2029.pdf
Muhammad, M. Y., Suryatna, U., & Agustini. (2025). Strategi Komunikasi Sosial Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Keterlibatan Warga terhadap Pembangunan Desa Sentul. Karimah Tauhid, 4(9), 7581–7594. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i10.21305
Nainggolan, E. E. (2024). Perilaku korupsi: Tinjauan psikologi, sosial, politik dan budaya. INNER: Journal of Psychological Research, 4(1), 45–51.
Nurrindar, M., & Wahjudi, E. (2021). Pengaruh Self-efficacy Terhadap Keterlibatan Siswa Melalui Motivasi Belajar. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 9(1), 140–148. https://doi.org/10.26740/jpak.v9n1.p140-148
Permas. (2025, Februari 10). Kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi—Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat. https://permas.kpk.go.id/kelas-pemuda-dan-lsm-antikorupsi/
Pranata, R., Sarwoprasodjo, S., & Satria, A. (2021). Strategi Komunikasi dalam Gerakan Penolakan Isu Relokasi dan Penutupan Pulau Komodo. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(02), 111–124. https://doi.org/10.46937/19202137066
Rani, S. (2016). Strategi Komunikasi dalam Pembangunan Desa Berbasis Partisipatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 15(29). https://doi.org/10.18592/alhadharah.v15i29.1014
Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan Analisis Konten dan Analisis Tematik. Forum Ilmiah, 19(1). https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-23187-11_2247.pdf
Sahlan, S., & Nurdin, N. (2022). Peran Pemuda Dalam Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Pelatihan Dasar Kepemimpinan. Madaniya, 3(1), 25–30. https://doi.org/10.53696/27214834.130
Servaes, J. (2022). The Relevance of Rabindranath Tagore and Paulo Freire for Participatory Communication. Dalam A. Kaushik & A. Suchiang (Ed.), Narratives and New Voices from India: Cases of Community Development for Social Change (hlm. 25–40). Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-19-2496-5_3
Sinara, R. (2025). Reformasi Sistem Pendidikan Tinggi dalam Perspektif Paulo Freire: Dari Dominasi Menuju Emansipasi Akademik. Journal of Political Studies and Civic Engagement, 1(2). https://www.researchgate.net/profile/Ridwan-Sinara/publication/397215067_Reformasi_Sistem_Pendidikan_Tinggi_dalam_Perspektif_Paulo_Freire_Dari_Dominasi_Menuju_Emansipasi_Akademik/links/6909011dc900be105cbed798/Reformasi-Sistem-Pendidikan-Tinggi-dalam-Perspektif-Paulo-Freire-Dari-Dominasi-Menuju-Emansipasi-Akademik.pdf
Tarmizi, M., Lubis, S., & Zulkarnain, I. (2024). Pola Komunikasi Antarpribadi dalam Membangun Budaya Antikorupsi pada Keluarga Pegawai Beacukai. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 4472–4480. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i5.4227
Tuulik, K., Õunapuu, T., Kuimet, K., & Titov, E. (2016). Rokeach’s instrumental and terminal values as descriptors of modern organisation values. International Journal of Organizational Leadership, 5(2), 151–161. https://doi.org/10.33844/ijol.2016.60252
Wisman, Y. (2017). Komunikasi Efektif dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Nomosleca, 3(2). https://doi.org/10.26905/nomosleca.v3i2.2039
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Deryl Ardica, M. Sos.; Tahmid Miftachurrozaq, M. Pd.

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









