Hubungan Usia Awal Hamil Saat ANC Pertama Dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Semboro

Penulis

  • Selly Agustin Institut Teknologi dan Sains Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang
  • Nila Widya Keswara Institut Teknologi dan Sains Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2956

Kata Kunci:

Usia Awal Hamil, ANC Pertama, Stunting, Balita, Puskesmas Semboro

Abstrak

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas jangka panjang anak. Faktor maternal, termasuk usia ibu saat pertama kali hamil dan melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC), diketahui berpengaruh terhadap kondisi kesehatan janin dan risiko stunting. Usia ibu yang terlalu muda sering kali dikaitkan dengan ketidakmatangan biologis, kurangnya kesiapan psikologis, serta keterbatasan akses informasi kesehatan, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan anak. Mengetahui hubungan antara usia awal hamil saat ANC pertama dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Semboro. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 35 ibu yang memiliki balita dan tercatat di wilayah kerja Puskesmas Semboro. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus melalui kuesioner dan data sekunder dari buku KIA. Analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Mayoritas responden melakukan ANC pertama pada usia ≥20 tahun (71,4%) dan sebagian besar balita termasuk kategori tidak stunting (65,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia awal hamil saat ANC pertama dengan kejadian stunting (p = 0,021). Terdapat hubungan bermakna antara usia awal hamil saat ANC pertama dengan kejadian stunting. Ibu yang memulai kehamilan pada usia <20 tahun memiliki risiko lebih tinggi memiliki anak stunting. Upaya edukasi kesehatan reproduksi dan peningkatan cakupan ANC dini sangat diperlukan untuk mencegah stunting.

Referensi

Dewi, R., Sari, N. P., & Lestari, A. (2022). Ketepatan waktu kunjungan antenatal care dan hubungannya dengan hasil pertumbuhan bayi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 115–123.

Ginting, M., Lubis, Z., & Nasution, S. (2019). Maternal age and child linear growth: A population-based study in Indonesia. Indonesian Journal of Public Health, 14(1), 45–52.

Febriani, R., & Putra, A. (2020). Antenatal care utilization and child nutritional outcomes in rural Indonesia. Journal of Public Health Research, 9(3), 145–152.

Hidayati, N., & Nurmawati, S. (2020). Hubungan usia ibu dan kunjungan ANC pertama dengan status pertumbuhan anak. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(3), 134–142.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes RI.

Lestari, W., Margawati, A., & Rahfiludin, M. Z. (2018). Faktor risiko kejadian stunting pada anak usia 2–5 tahun. Jurnal Gizi Indonesia, 7(1), 15–22.

Marlina, E., & Hapsari, I. (2019). Hubungan pemeriksaan kehamilan trimester pertama dengan outcome pertumbuhan anak usia balita. Jurnal Bidan Cerdas, 2(3), 112–120.

Pratiwi, D., & Wulandari, E. (2019). Hubungan usia ibu hamil dengan kejadian BBLR dan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 13(2), 89–96.

Putri, A. D., & Sulastri, A. (2020). Maternal nutritional status during pregnancy and its impact on child growth. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(2), 55–63.

Rahmawati, D., Utami, S., & Pamungkas, W. (2021). Teenage pregnancy as a predictor of stunting among children under five. Journal of Maternal and Child Health, 6(1), 22–30.

Rahayu, N., & Astuti, W. (2021). Faktor ibu yang memengaruhi kejadian stunting pada balita di wilayah pedesaan. Jurnal Kesehatan Prima, 15(1), 77–88.

Susanti, L., & Wardani, D. (2021). Determinants of stunting among children under five: A community-based study. Public Health Journal of Indonesia, 7(1), 31–40.

UNICEF. (2020). Adolescent pregnancy and its impact on child nutrition. UNICEF Publications.

Widiyanti, N., & Mulyani, S. (2020). Kehamilan remaja dan risiko berat badan lahir rendah sebagai faktor stunting. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(2), 87–95.

World Health Organization. (2021). WHO child growth standards: Length/height-for-age. WHO Press.

Unduhan

Dimensions

Diterbitkan

2025-12-25

Cara Mengutip

Hubungan Usia Awal Hamil Saat ANC Pertama Dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Semboro. (2025). Jurnal Multidisiplin West Science, 4(12), 2480-2486. https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2956