Hubungan Accessibility dan Affordability Dengan Pemanfaatan Layanan Rawat Jalan Vitreo Retina di Rumah Sakit XX
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2953Kata Kunci:
Accessibility, Affordability, Pemanfaatan Layanan , Rawat Jalan, Rumah Sakit XXAbstrak
Rumah sakit berperan vital dalam menyediakan layanan kesehatan, salah satunya pencegahan kebutaan melalui pelayanan vitreo retina. Pada tahun 2024, kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit XX Jawa Timur terus mengalami fluktuasi yang menunjukkan esksistensi hubungan faktor aksesibilitas dan keterjangkauan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor accessibility dan affordability dengan pemanfaatan layanan rawat jalan vitreo retina. Desain penelitian yang diaplikasikan ialah deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri atas 14.723 pasien rawat jalan vitreo retina dikaji berdasarkan data tahun 2025, dengan sampel sebanyak 90 responden yang dihitung menggunakan formula Slovin dan random sampling. Data dihimpun melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji koefisien phi. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel accessibility dinilai baik berkat dukungan teknologi digital dan transportasi online, sedangkan variabel affordability dinilai sesuai melalui penerimaan berbagai jenis asuransi, meski sebagian responden menilai waktu tunggu belum optimal. Mayoritas pasien menyatakan bersedia memanfaatkan kembali layanan, sementara lainnya enggan karena jarak tempat tinggal yang jauh. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara accessibility (p=0,002) dan affordability (p=0,000) dengan pemanfaatan layanan vitreo retina. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa kemudahan akses dan keterjangkauan biaya menjadi faktor utama dalam pemanfaatan layanan, dengan implikasi perlunya optimalisasi sarana akses serta manajemen pelayanan rumah sakit.
Referensi
Andersen, R. M. (1968). Families Use of Halth Services: A Behavioral Model of Predisposing, Enabling, and Need Components.
AS, A. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Ulang Pelayanan Rawat Jalan Pada Pasien TB PARU Di RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2016. UIN Alauddin Makassar.
Azwar, A. (1996). Pengantar Administrasi Kesehatan (Edisi Keti). Binapura Aksara.
Basith, Z. A. (2019). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Gayamsari Kota Semarang. In Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Chaerunnisah, A. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Unit Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar [Universitas Hasanuddin Makassar]. In Repository Unhas. http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/759/
Dewi, C., & Nurjannah, A. (2020). Hubungan Model 4a (Four As) Dalam Pemanfaatan Layanan Kesehatan Pasien Rawat Inap Peserta BPJS Kesehatan Non PBI Di RSUD Kabupaten Pangkep. Jurnal Promotif Preventif, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.47650/jpp.v3i1.148
Fatimah, S., & Indrawati, F. (2019). Faktor Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(3), 84–94. Giusman, R., & Nurwahyuni, A. (2021). Evaluasi Pelayanan Rawat Jalan RS X Melalui Segmentasi, Targeting, Positioning. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo, 7(1), 72–77. Heidyanti, V. T. (2023). Implikasi Penyelenggaraan Kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas Pasca Disahkan UU No . 17 Tahun 2023. ResearcGate. https://www.researchgate.net/publication/376431876_Implikasi_Penyelenggaraan_Kesehatan_di_Rumah_Sakit_dan_Puskesmas_Pasca_Disahkan_UU_No_17_Tahun_2023
Husni, N. (2021). Faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatan pelayanan rawat jalan di wilayah kerja Puskesmas Empage Kapupaten Sidrap Tahun 2021. Universitas Hasanuddin.
Kemenkes RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.
Laksono, A. D., Mubasyiroh, R., Laksmiarti, T., Nurhotimah, E., Suharmiati, & Sukoco, N. E. (2016). Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia. In Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan (1st ed.). PT. Kanisius. https://www.researchgate.net/publication/315892278_Aksesibilitas_Pelayanan_Kesehatan_di_ Indonesia
Purwanto, B. T., Muchlis, N., & Multazam, A. . (2022). Pengaruh Citra Rumah Sakit dan Kualitas Pelayanan Terhadap Minat Berobat Pasien Rawat Jalan di RSAU dr. Dody Sardjoto. Journal of Muslim Community Health (JMCH), 3, 153–168. https://doi.org/10.52103/jmch.v3i4.1183JournalHomepage:https://pasca
umi.ac.id/index.php/jmch
Puryanti, Drastyana, S. F., Prasetyorini, A., & Djunawan, A. (2024). Behaviour Intention Pulmonary Specialist Patients Based on Analysis Types of Brand Association. 8(1), 38–45.
Undang- Undang Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republlik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit (UU Nomor 4 Tahun 2009) (pp. 1–65). http://www.albayan.ae
Undang-Undang Kesehatan. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. http://www.amifrance.org/IMG/pdf_HM9_Mental_Health.pdf
Wulandari, D. A., Aluicius, I. E., & Wardhana, F. S. (2022). Pemodelan dan Simulasi Antrean untuk Memperbaiki Waktu Tunggu Poliklinik Vitreoretina RS Mata “DR. YAP” Yogyakarta. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 25(8–16).
Yam, J. H., & Taufik, R. (2021). Hipotesis Penelitian Kuantitatif. Jurnal Ilmu Administrasi, 3(2), 96102.
Yuliarti Pasau, & Vip Paramarta. (2023). Strategi Manajemen Pembiayaan Kesehatan dan Asuransi dalam Pelayanan Kesehatan: Studi Literature. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 1(4), 01–10. https://doi.org/10.59841/jumkes.v1i4.226
Yuniarti, E., Murni, N. S., & Asiani, G. (2025). Analisis Kepuasan Pasien di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jurnal Aisyiyah Medika, 10, 183–203.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mega Galih Sari, Puryanti Puryanti, Serlly Frida Drastyana, Aisya Ramadhona

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









