Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perspektif Filsafat Humanisme sebagai Upaya Internalisasi Nilai Moral pada Mahasiswa Baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Jember Tahun Angkatan 2025
DOI:
https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2898Kata Kunci:
Pendidikan Kewarganegaraan, Filsafat Humanisme, Nilai Moral, Mahasiswa Baru, FISIP Universitas JemberAbstrak
Fenomena menurunnya kejujuran akademik dan empati sosial di kalangan mahasiswa menunjukkan adanya krisis moral di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai moral pada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember melalui mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan dalam perspektif filsafat humanisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh mahasiswa baru FISIP Universitas Jember tahun akademik 2025/2026. Sampel penelitian berjumlah 88 responden yang dipilih secara purposive, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran moral dan empati sosial yang tinggi, ditunjukkan dengan 100% responden menyatakan pentingnya nilai moral dan bersedia membantu sesama. Namun, ditemukan adanya degradasi moral dan moral inconsistency, di mana 82,6% responden menyatakan mencontek kadang perlu demi nilai yang baik. Hal ini menunjukkan kesenjangan antara pengetahuan moral dan tindakan moral. Kebaruan penelitian ini terletak pada penguatan analisis internalisasi nilai moral melalui pendekatan filsafat humanisme, yang memandang pendidikan sebagai proses pembentukan manusia seutuhnya. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya penerapan pendekatan pembelajaran humanistik yang reflektif dan dialogis dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan agar nilai-nilai kemanusiaan dapat tertanam secara utuh pada diri mahasiswa.
Referensi
Bell, K., Carol, D., Ellertson, F., Charles, M., William, I., 2021. Moral Development in Business Ethics : An Examination and Critique. J. Bus. Ethics 170, 429–448. https://doi.org/10.1007/s10551-019-04351-0
Berlian, D., 2021. URGENSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEWUJUDKAN HAK ASASI MANUSIA Roja Khalda Berlian , Dinie Anggraeni Dewi juga sebuah pandangan hidup suatu bangsa . Selain itu , dalam konsepsi demokrasi terdapat efektif . Karena dalam pendidikan kewarganegaraan di 9, 486–498.
Fromm, E., 1947. Man for Himself: An Inquiry into the Psychology of Ethics. New York Rinehart.
Lickona, T., 1991. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New YorkBantam Books.
Maritain, J., 1950. Education at the Crossroads. Yale Univ. Press.
Newbold, Carlson, & T., 2013. Statistics for Business and Economics. Pearson Education.
Sapriya, 2017. Pendidikan Kewarganegaraan: Konsep dan Implementasi di Indonesia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 7, 401–406.
Umami, Wardoyo, & H., 2024. Implementasi Filsafat Positivisme, Progresivisme, Humanisme, dan Pancasila dalam Praktik Pendidikan. J. Civilia J. Ilmu Pendidikan, Sos. dan Hum. 3, 362–369.
Walpore, 2012. Probability and Statistics for Engineers and Scientists. Pearson Education.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ariqa Lutfi Khoirunnisa, Ratna Endang Widuatie, Kirana Prandifa Aura Zamzam, Mochamad Debry Damamhuri, Haikal Fahlevi, Moch. Hasan Perwira Ade

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









