Hubungan Pre Eklampsia Ibu Hamil Dengan Kelahiran Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Balung

Penulis

  • Diana Puji Lestari Institut Teknologi dan Sains Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang
  • Rifzul Maulina Institut Teknologi dan Sains Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2890

Kata Kunci:

Preeklampsia, Berat Badan Lahir Rendah, Kehamilan Risiko Tinggi, Ibu Hamil, Puskesmas Balung

Abstrak

Preeklamsia adalah sindrom kehamilan yang sangat meningkatkan Angka mortalitas ibu dan neonates. Peningkatan tekanan darah dan proteinuria dapat menghambat perfusi plasenta, perkembangan bayi dalam kandungan, yang berpotensi menurunkan berat lahir. Penelitian ini menyelidiki Asosiasi preeklamsia pada kehamilan dengan BBLR di Puskesmas Balung Kabupaten Jember. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan cross section. Setiap ibu hamil yang melahirkan di layanan kesehatan masyarakat Balung berpartisipasi. Sebanyak 100 ibu hamil menjadi sampel. Uji Chi-kuadrat dan regresi probabilitas dengan ambang batas signifikansi 0,05 digunakan untuk menganalisis informasi medis. Low Birth Weight (LBW) dikaitkan dengan preeklamsia (p = 0,000; OR = 4,15). Selain itu, usia ibu, terutama di usia <20 tahun dan >35 tahun, secara signifikan memengaruhi insidensi BBLR (p = 0,004; OR = 2,63). Preeklampsia menjadi faktor dOminan utama terhadap BBLR, diperkuat factor usia ibu. Diperlukan deteksi dini, pemantauan rutin tekanan darah dan proteinuria, serta peningkatan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) untuk mencegah dan menurunkan risiko BBLR.

Referensi

Babbie, E. (2021). The Practice of Social Research (15th ed.). Cengage Learning.

Bandiyono, A., Hamzah, R., & Hidaya, F. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Publik. Deepublish.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Casey, B. M., & Spong, C. Y. (2020). Williams Obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.

Liu, X., Zhang, W., & Zhao, Y. (2021). Association between preeclampsia and low birth weight: A systematic review and meta-analysis. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 122–130. https://doi.org/10.1186/s12884-021-03680-2

Mangkunegara, A. A. A. P. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan (Cetakan ke-11). Remaja Rosdakarya.

Neuman, W. L. (2022). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (9th ed.). Pearson Education.

Nurliawati, I. (2022). Hubungan preeklampsia dengan kejadian berat badan lahir rendah pada ibu hamil di RSUD Kota Makassar. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 9(2), 45–52.

Sarstedt, M., Ringle, C. M., & Hair, J. F. (2022). Partial least squares structural equation modeling. In Handbook of Market Research (pp. 1–47). Springer.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (8th ed.). Wiley.

Setyawan, D. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif dalam Ilmu Sosial dan Bisnis. Deepublish.

Sinambela, L. P. (2023). Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil. Bumi Aksara.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Unduhan

Dimensions

Diterbitkan

2025-12-25

Cara Mengutip

Hubungan Pre Eklampsia Ibu Hamil Dengan Kelahiran Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Balung. (2025). Jurnal Multidisiplin West Science, 4(12), 2435-2441. https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2890