Hubungan Frekuensi Menyusui Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Menyusui di TPMB Tias Yuniasri Maesan Bondowoso

Penulis

  • Ulfatul Hasanah Institut Sains dan Teknologi Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang
  • Anik Sri Purwanti Institut Sains dan Teknologi Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2874

Kata Kunci:

Frekuensi Menyusui, Produksi ASI, Ibu Menyusui, ASI Eksklusif, TPMB

Abstrak

Salah satu kunci keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah produksi ASI. Frekuensi menyusui merupakan salah satu faktor yang memengaruhi produksi ASI. Hormon prolaktin dan oksitosin, yang berperan dalam produksi dan pengeluaran ASI, lebih terstimulasi ketika ibu menyusui lebih sering. Namun, di lapangan masih ditemukan ibu yang menyusui dengan frekuensi rendah sehingga mengalami produksi ASI yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa sering ibu menyusui di TPMB Tias Yuniasri Maesan Bondowoso mengeluarkan ASI. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dan kerangka analitis korelasional. Semua ibu yang menyusui bayi berusia antara 0 hingga 6 bulan menjadi populasi penelitian. di TPMB Tias Yuniasri Maesan Bondowoso sebanyak 45 orang, dan diambil sampel 30 responden menggunakan teknik purposive sampling. Produksi ASI merupakan variabel dependen, sedangkan frekuensi menyusui merupakan variabel independen. Kuesioner dan lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan ambang batas signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki frekuensi menyusui sering (60%) dan produksi ASI lancar (66,7%). Frekuensi menyusui dan produksi ASI berkorelasi signifikan, menurut hasil uji Spearman Rank (r = 0,782; p = 0,000). Frekuensi menyusui dan jumlah ASI yang diproduksi ibu menyusui berkorelasi kuat dan signifikan. Semakin sering seorang ibu menyusui, semakin lancar produksi ASI-nya. Penelitian ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan terus memberikan edukasi dan konseling laktasi kepada ibu untuk meningkatkan frekuensi menyusui guna mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.

Referensi

Fitriani, R., & Nurhayati, D. (2021). Hubungan Frekuensi Menyusui dengan Kadar Hormon Prolaktin dan Produksi ASI pada Ibu Menyusui. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(2), 45–53. https://doi.org/10.31227/osf.io/f6w7t

Hidayah, N. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Puskesmas Purworejo. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(1), 21–29. https://doi.org/10.33024/jkr.v13i1.12987

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI. Retrieved from https://www.kemkes.go.id

Lestari, A., Wahyuni, S., & Dewi, I. (2020). Hubungan Frekuensi Menyusui terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Sleman. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 11(1), 56–63. https://doi.org/10.36089/jkk.v11i1.233

Sari, P. N. (2019). Hubungan Frekuensi Menyusui dengan Kelancaran Produksi ASI di Puskesmas Kediri. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 5(2), 112–118. https://doi.org/10.31227/osf.io/3j7vw

UNICEF & World Health Organization (WHO). (2023). Global Breastfeeding Report 2023: Protecting, Promoting, and Supporting Breastfeeding. Geneva: WHO Press. https://www.who.int/publications/i/item/9789240077974

Utami, D. R., & Yuliana, S. (2020). Hubungan Frekuensi Menyusui dengan Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Puskesmas Medan Johor. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(3), 88–94. https://doi.org/10.36959/545/409

Wulandari, N., & Handayani, L. (2021). Efektivitas Menyusui Sering terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Postpartum. Jurnal Bidan, 7(1), 25–33. https://doi.org/10.31227/osf.io/bt98r

Unduhan

Dimensions

Diterbitkan

2025-12-25

Cara Mengutip

Hubungan Frekuensi Menyusui Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Menyusui di TPMB Tias Yuniasri Maesan Bondowoso. (2025). Jurnal Multidisiplin West Science, 4(12), 2416-2422. https://doi.org/10.58812/jmws.v4i12.2874