Analisis Hubungan Kondisi Bawah Permukaan dan Kondisi Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas di Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3981Kata Kunci:
XRF, Air Tanah, Geolistrik, Pemetaan Geologi, Provinsi Sumatera BaratAbstrak
Daerah penelitian terletak di Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, yang merupakan bagian dari Cekungan Ombilin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bawah permukaan, mengetahui karakteristik air tanah berdasarkan parameter pH serta menganalisis hubungannya dengan kondisi geologi, geomorfologi, pola pengaliran, dan karakteristik batuan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi, analisis petrografi dan XRF, pengukuran pH serta geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger yang diolah menggunakan RES2DINV dan IP2WIN. Hasil menunjukkan nilai resistivitas sekitar 730–1309 Ωm diduga berkaitan dengan batuan lapuk dan kandungan air relatif lebih tinggi, 1309–3146 Ωm menunjukkan kandungan air yang bervariasi, sedangkan nilai 3146–5645 Ωm hingga lebih dari 5645 Ωm mengindikasikan material yang lebih kompak dengan kandungan air relatif lebih rendah.
Referensi
Afari, W. R. (2023). Metode Geolistrik Vertical Electrical Sounding (VES) Konfigurasi Schlumberger untuk Eksplorasi Air Tanah di Desa Terong dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi, Program Studi S1 Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada.
Boimau, Y., Maubana, W. M., & Pakaenoni, Y. (2021). Pendugaan Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Matabesi. Magnetic: Research Journal of Physics and Its Application, 1(2), 87–91.
Cahyaningsih, C., & Putri, A. (2017). Geological structure analysis to determine the direction of the main stress at western part of Kolok Mudik, Barangin District, Sawahlunto, West Sumatera. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 2(1).
Darman, H., & Sidi, F. H. (2000). An Outline of the Geology of Indonesia. Jakarta: Indonesian Association of Geologists (IAGI).
Habrianta, L., Reza, T., Fakhrurozi, F., Rafida, M., Hidayat, R., & Julianto, R. (2023). Playanalysis & potential exploration opportunities of the Ombilin Basin, West Sumatera. Journal IATMI, Proceeding Simposium IATMI 2018.
Hakim, A. R., & Hairunisa. (2017). Studi struktur bawah permukaan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger (Studi kasus Stadion Universitas Brawijaya, Malang). Wacana Didaktika, 5(1), 56–64.
Hastuti, S., Sukandarrumidi, & Pramumijoyo, S. (2001). Kendali tektonik terhadap perkembangan cekungan ekonomi Tersier Ombilin, Sumatra Barat. Teknosains, 14(1), 1–12.
Irwansyah, I., Kurniadi, D., Habrianta, L., Reza, T., & Yogi, A. (2023). High resolution biostratigraphy and correlation across Paleogene boundaries in the Ombilin Basin, West Sumatra. Journal IATMI, Proceeding Simposium IATMI 2018.
Mulyana, B. (2005). Tektonostratigrafi Cekungan Ombilin Sumatera Barat. Bulletin of Scientific Contribution, 3(2), 92–102.
Nadhowi, M. A., Syamsuddin, Kusnadi, & Wijaya, A. (2022). Identifikasi Akuifer Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger Untuk Pengembangan Irigasi Persawahan Di Dusun Tampak Siring, Mantang. Jurnal Pertambangan dan Lingkungan, 3(2).
Putra, A. F., Abdullah, C. I., & Noeradi, D. (2021). Ombilin Basin as inverted oblique rift in Barisan Mountains, Sumatra: Considerations on subsidence mechanisms and fault development. Indonesian Association of Geologists Journal, 1(2).
Putri, J. M., & Afdal, A. (2024). Identifikasi potensi air tanah di Nagari Aie Dingin menggunakan metode geolistrik resistivitas. Jurnal Fisika Unand, 13(1), 125–131.
Reynolds, J.M., 1997. An Introduction to Applied and Environmental Geophysics. New York: John and Wiley and Sons Ltd.
Telford, W. M., Geldart, L. P., & Sheriff, R. E. (1990). Applied geophysics (2nd ed.). Cambridge University Press.
Todd, D. K. (1980). Groundwater hydrology (2nd ed.). John Wiley & Sons.
Usman, B., Manrulu, R. H., Nurfalaq, A., & Rohayu, E. (2017). Identifikasi akuifer air tanah Kota Palopo menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Schlumberger. Jurnal Fisika Flux.
Welayaturromadhona, W., Saputri, E. E. D., Sakura, R. R., & Kusumadewi, T. V. (2022). Identifikasi Potensi Air Tanah dengan Metode Geolistrik: Studi Kasus di Desa Sumberpakem Kabupaten Bondowoso. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 6(1).
Wijaya, A., & Kusmiran, A. (2021). Identifikasi jenis akuifer air tanah menggunakan Vertical Electrical Sounding konfigurasi Schlumberger. JFT: Jurnal Fisika dan Terapannya, 8(1).
Yuniardi, Y. (2010). Litostratigrafi Cekungan Ombilin berdasarkan interpretasi citra satelit. Bulletin of Scientific Contribution, 8(1).
Zakaria, M. F., & Suyanto, I. (2020). Identifikasi Akuifer Air Tanah di Desa Senawang, Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa Menggunakan Metode Geolistrik Schlumberger. Jurnal Fisika, 10(1).
Zonneveld, J. P., Barreda, V. D., Zaim, Y., Aswan, Rizal, Y., Hascaryo, A. T., Ciochon, R. L., Head, J., Murray, A., Smith, T., Wilf, P., & Bloch, J. I. (2025). Depositional framework of the Sangkarewang and Sawahlunto Formations, Ombilin Basin, West Sumatra, Indonesia. Journal of Asian Earth Sciences, 287, 106611.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Tiara Septi Cahyani, Devaldo Rifa Lazarus Ginting, Anggi Deliana Siregar, Risnaliyah Nuriil Tadersi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










