Analisis Potensi Air Tanah Berdasarkan Integrasi Data Geolistrik dan Pemetaan Geologi di Daerah Air Dingin Kota Sawahlunto Sumatra Barat
DOI:
https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3847Kata Kunci:
Hidrogeologi, Akuifer, Petrografi, Geolistrik Resistivitas, Daerah Air DinginAbstrak
Air tanah merupakan sumber daya penting bagi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi bawah permukaan dan zona potensial akuifer di Daerah Air Dingin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, melalui integrasi pemetaan geologi, analisis petrografi, dan geolistrik konfigurasi Wenner–Schlumberger serta Schlumberger. Data Wenner–Schlumberger diolah menggunakan RES2DINV, sedangkan data Schlumberger menggunakan IPI2WIN. Hasil pemetaan menunjukkan daerah penelitian tersusun atas batupasir, batulempung, batugamping, granit, batugamping kristalin, dan marmer. Interpretasi geolistrik menunjukkan zona potensial akuifer berupa batupasir jenuh air pada kedalaman 1,22–4,08 m dan batupasir berukuran kerikil pada kedalaman 4,45–11,90 m. Lapisan lempung pada kedalaman 0–1,22 m diinterpretasikan sebagai akuitar, material lapuk/peralihan pada 4,08–4,45 m sebagai akuifer, dan batugamping pada 11,90–25,00 m sebagai akuiklud. Hasil integrasi menunjukkan bahwa batupasir merupakan litologi paling prospektif sebagai lapisan pembawa air tanah.
Referensi
Adamski, J. C. (2000). Geochemistry of the Springfield Plateau aquifer of the Ozark Plateaus Province in Arkansas, Kansas, Missouri and Oklahoma, USA. Hydrological Processes, 14(5), 849–866.
Agussalim, A., & Rizal, A. S. (2021). Identifikasi potensi air tanah menggunakan metode resistivitas konfigurasi Schlumberger di Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto. JFT: Jurnal Fisika dan Terapannya, 8(1).
Aini, H. N., Syafri, I., & Patonah, A. (2019). Provenance Batupasir dan Batulempung Anggota Tuf Formasi Waturanda, Daerah Kebumen, Jawa Tengah. Geoscience Journal, 3(4).
Arfahmina, A., & Afdal, A. (2023). Identifikasi potensi air tanah menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger 1 dimensi di PT. Allied Indo Coal Jaya, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Jurnal Fisika Unand, 12(1), 42–48.
Elango, L., & Kannan, R. (2007). Rock–water interaction and its control on chemical composition of groundwater. In Developments in Environmental Science (Vol. 5, pp. 229–243). Elsevier.
Konikow, L. F., & Glynn, P. D. (2013). Modeling groundwater flow and quality. In Essentials of Medical Geology (pp. 727–753). Springer.
Loke, M. H. (2004). Tutorial: 2-D and 3-D electrical imaging surveys. Geotomo Software.
Reynolds, J. M. (2011). An introduction to applied and environmental geophysics (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
Telford, W. M., Geldart, L. P., & Sheriff, R. E. (1990). Applied geophysics (2nd ed.). Cambridge University Press.
U.S. Environmental Protection Agency. (2024). Field pH Measurement. U.S. EPA.
U.S. Geological Survey. (2021). Carbonate-rock aquifers. Water Resources Mission Area.
UNESCO. (2022). The United Nations World Water Development Report 2022: Groundwater—Making the invisible visible. UNESCO World Water Assessment Programme.
Wijaya, A., & Kusmiran, A. (2021). Identifikasi jenis akuifer air tanah menggunakan Vertical Electrical Sounding konfigurasi Schlumberger. JFT: Jurnal Fisika dan Terapannya, 8(1).
Zakaria, M. F., & Suyanto, I. (2020). Identifikasi Akuifer Air Tanah di Desa Senawang, Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa Menggunakan Metode Geolistrik Schlumberger. Jurnal Fisika, 10(1).
Zhafirah, A., Febrim, D. V., & Harnani. (2026). Karakteristik Petrografi dan Klasifikasi Satuan Batuan di Daerah Citorek, Kabupaten Lebak, Banten. Jurnal Penelitian Sains, 28(1).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 M. Rizky Deprian Saputra, M. Rizqi Al Farizi, Anggi Deliana Siregar, Risnaliyah Nuriil Tadersi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










