Analisis Tingkat Kerawanan Longsor di Area Terbangun di Kelurahan Kuranji
DOI:
https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3831Kata Kunci:
Kerawanan Longsor, Area Terbangun, Analytical Hierarchy Process (AHP), Sistem Informasi Geografis (SIG), Kelurahan KuranjiAbstrak
Tanah longsor merupakan salah satu bencana yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, infrastruktur, dan korban jiwa. Kelurahan Kuranji, Kota Padang, memiliki kondisi topografi berbukit dengan perkembangan area terbangun yang cukup pesat sehingga berpotensi meningkatkan risiko longsor. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis tingkat kerawanan longsor di Kelurahan kuranji ; dan 2) Menganalisis sebaran area terbangun pada setiap kelas kerawanan di Kelurahan Kuranji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk menentukan bobot lima parameter, yaitu kemiringan lereng, curah hujan, geologi, jenis tanah, dan penggunaan lahan. Selanjutnya dilakukan proses overlay untuk menghasilkan peta kerawanan longsor serta identifikasi area terbangun pada setiap kelas kerawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerawanan longsor di Kelurahan Kuranji terbagi menjadi tiga kelas, yaitu kerawanan rendah seluas 1.080,092 Ha (48,386%), kerawanan sedang seluas 889,023 Ha (39,827%), dan kerawanan tinggi seluas 263,091 Ha (11,787%). Untuk area terbangun tersebar pada seluruh kelas kerawanan, namun didominasi oleh kelas kerawanan rendah. Keberadaan area terbangun pada kelas kerawanan sedang dan tinggi menunjukkan perlunya perhatian dalam perencanaan tata ruang dan upaya mitigasi bencana guna mengurangi potensi risiko longsor di wilayah penelitian.
Referensi
Ahyuni, Susetyo, B. B., Oktari, F., Karim, A., Putriana, A. M., & Nur, H. (2022). The determinant factors of landslides in Lima puluh kota regency using bivariate statistical analysis 2015-2020. Earth and Environmental Science, 986, 1755–1315. https://doi.org/10.1088/1755-1315/986/1/012065
Arsyad, U., Barkey, R. A., Wahyuni, W., & Matandung, K. K. (2018). Characteristics of Landslides in the Tangka River Basin. Jurnal Hutan Dan Masyarakat, 10(1), 203–214.
Ckhotimah, H., Vonnisa, M., & Budiman, A. (2020). Pemanfaatan Data Alos PALSAR Untuk Etimasi Pergerakan Tanah Kota Padang Upaya Mitigasi Bencana Longsor. 9(1), 93–99.
Ekha Rachmawati, Moehammad Awaluddin, A. L. N. (2024). ANALISIS ANCAMAN BENCANA LONGSOR WILAYAH TERBANGUN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Jurnal Gedesi Undip, 13(April), 2809–9672.
Fauzi, A. (2016). TEKNOLOGI MONITORING GEOLISTRIK TIME- LAPSE UNTUK MEMANTAU DAERAH RAWAN. 1, 103–108.
Firdaus, M. I., & Yuliani, E. (2022). Kesesuaian Lahan Permukiman Terhadap Kawasan Rawan Bencana Longsor Di Kecamatan Bandarmangu Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Kajian Ruang, 1(2), 216.
Hanifa, H., & Suwardi, S. (2023). Identifikasi Tingkat Kerawanan Tanah Longsor Di Ajibarang Banyumas Menggunakan Metode Skoring. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 10(1), 97–103. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2023.010.1.10
Haribulan, R., Universitas, K., Ratulangi, S., Pengajar, S., Arsitektur, J., Sam, U., Manado, R., Utara, K. T., & Geografis, S. I. (2019). Jurnal Spasial Vol 6 . No . 3 , 2019 ISSN 2442-3262 KAJIAN KERENTANAN FISIK BENCANA LONGSOR DI KECAMATAN TOMOHON UTARA Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota. 6(3), 714–724.
Indarti Komala Dewi1*, A. A. (2025). PENDAHULUAN Longsor adalah fenomena geologi yang terjadi ketika material pembentuk lereng , seperti batuan , tanah , atau campurannya , bergerak turun akibat gravitasi atau keluar lereng ( Dewi & Abdi , 2017 ; Ulfa et al ., 2023 ). Selain itu , longsor ju. Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar Dan Lingkungan Hidup, 25(April).
Isnaini, R. (2019). Analisis Bencana Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Jawa Tengah. Islamic Management and Empowerment Journal, 1(2), 143–160. https://doi.org/10.18326/imej.v1i2.143-160
Isneni, A. N., Putranto, T. T., & Trisnawati, D. (2020). Analisis Sebaran Daerah Rawan Longsor Menggunakan Remote Sensing dan Analytical Hierarchy Process (AHP) di Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Geosains Dan Teknologi, 3(3), 149–160. https://doi.org/10.14710/jgt.3.3.2020.149-160
Kuswiantoro, M. S., Candra, A. I., Nurhuda, R. S., Nurrahman, A. A., Fanani, I., & Alkamal, M. N. (2023). Meningkatkan Stabilitas Lereng Berdasarkan Pengujian Karakteristik Tanah. Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil, 6(1), 31–44. https://doi.org/10.30737/jurmateks.v6i1.4763
Longsor, K., Erfani, S., Naimullah, M., & Winardi, D. (2023). SIG Metode Skoring dan Overlay untuk Pemetaan Tingkat. 20, 61–79.
Lusy Fransiska, Boedi Tjahjono, & Komarsa Gandasasmita. (2017). Studi Geomorfologi Dan Analisis Bahaya Longsor Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Buletin Tanah Dan Lahan, 1(1), 51–57.
Nurfaiz Fathurrahman Yasien, Felia Yustika, Intan Permatasari, & Muthiah Sari. (2021). Aplikasi Geospasial Untuk Analisis Potensi Bahaya Longsor Menggunakan Metode Weighted Overlay (Studi Kasus Kabupaten Kudus, Jawa Tengah). Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i1.47
Permadi, M. G., Tjahjono, B., & Baskoro, D. P. T. (2018). Identifikasi Daerah Risiko Bencana Longsor di Kota Bogor. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 20(2), 86–94. https://doi.org/10.29244/jitl.20.2.86-94
Prasetyo, D. J., & Dibyosaputro, S. (2018). Kajian Kerawanan Longsorlahan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Dan Sistem Informasi Geografis Di Das Ijo Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Bumi Indonesia, 1–10.
Rakuasa, H., Supriatna, S., Tambunan, M. P., Salakory, M., & Pinoa, W. S. (2022). Analisis Spasial Daerah Potensi Rawan Longsor Di Kota Ambon Dengan Menggunakan Metode Smorph. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 9(2), 213–221. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.2
Rusdiana, D. D., Nuryandini, R., Heni Imelia, J., & Syifa Hafidah, N. (2021). Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Karangasem, Bali. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 2(2), 49–55. https://doi.org/10.23960/jgrs.2021.v2i2.51
Sari, M. I., Bachri, S., Utaya, S., Suharto, Y., & Masruroh, H. (2025). Analisis Spasial Kerawanan Longsor Dengan Metode AHP dan SIG Kajian Mitigasi Bencana di Mojo, Kabupaten Kediri. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(3), 11–24. https://doi.org/10.37329/ganaya.v8i3.4128
Triyatno, Isril Berd, Idris, & Putra, V. (2019). Hazard analysis and social vulnerability to predict the loss population is affected by natural disaster of landslides in the Pesisir Selatan District of West Sumatra Hazard analysis and social vulnerability to predict the loss population is affected by na. The 1st International Conference on Environmental Sciences (ICES2018), 314(1), 1755–1315. https://doi.org/10.1088/1755-1315/314/1/012031
Yudha, B., Pratiwi, D., Rahmadanti, T., Anom, T., & Kristanto, W. (2020). Analisis potensi jenis longsor berdasarkan karakteristik geomekanika batuan. Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian, 3, 1–11.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yuda Yuliandra, Triyatno Triyatno

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










