Pemodelan Potensi Bencana Banjir Berdasarkan Perubahan Penggunaan Lahan dan Land Subsidence di DAS Air Dingin
DOI:
https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3830Kata Kunci:
Perubahan Penggunaan Lahan, Land Subsidence, DInSAR, Cellular Automata, Potensi BanjirAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan kemungkinan terjadinya banjir pada tahun 2037 di Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Dingin yang terletak di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dengan menganalisis perubahan penggunaan lahan yang diperkirakan serta dampak penurunan permukaan tanah. Analisis deformasi menggunakan metode yang dikenal sebagai Differential Interferometric Synthetic Aperture Radar (DInSAR). Laju penurunan tanah yang dihitung disesuaikan dan digunakan sebagai salah satu faktor penting yang diperlukan untuk memperkirakan perubahan penggunaan lahan melalui model Cellular Automata yang diimplementasikan menggunakan plugin Molusce. Perkiraan penggunaan lahan yang dihasilkan kemudian digabungkan dengan variabel-variabel seperti curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, dan buffer sungai, melalui metode skor dan pembobotan untuk mensimulasikan potensi banjir pada tahun 2037. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju penurunan permukaan tanah berkisar antara -6,18 hingga 0,38 sentimeter per tahun, dan setelah dinormalisasi, nilainya berada dalam rentang 0,0001 hingga 0,9999. Model prediksi perubahan penggunaan lahan mencapai tingkat akurasi Percentage of Correctness sebesar 89,68%, dengan nilai Kappa Overall sebesar 0,46469 dan Kappa Location sebesar 0,65072. Potensi banjir yang diprediksi untuk tahun 2037 sebagian besar dikategorikan sebagai sangat rendah, mencakup luas 10.288,23 hektar, setara dengan 80,38%, sedangkan kelas yang dikategorikan tinggi hingga sangat tinggi mencakup luas 333,22 hektar. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa memperhitungkan penurunan permukaan tanah sebagai variabel kontributor meningkatkan pemahaman terhadap transformasi penggunaan lahan, yang selanjutnya dimanfaatkan untuk memprediksi kemungkinan terjadinya banjir pada tahun 2037 di Daerah Aliran Sungai Air Dingin.
Referensi
Asrul, Eraku, S., Agu, R. R., Maini, A. A., Lasamu, M., & Massi, S. (2025). Pengaruh Alih Fungsi Lahan Terhadap Kejadian Banjir di Kelurahan Leato Selatan Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 9(1), 52–61. https://doi.org/10.29408/geodika.v9i1.29256
Awalina, R., & Naspendra, Z. (2024). Pengaruh Morfometri Daerah Aliran Sungai Air Dingin Dalam Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kota Padang. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 12(1), 55–61. https://doi.org/10.21776/ub.jkptb.2024.012.01.06
Balahanti, R., Mononimbar, Windy, ST., M., & MEDS, Dr. Ir. P. H. G. (2023). Analisis Tingkat Kerentanan Banjir Di Kecamatan Singkil Kota Manado. Jurnal Spasial, 11(1), 69–79.
Caesario, D., Gisevius, K., Purwaningsih, E., Rachmawati, D., & Braun, B. (2025). Characterization of Hydrogeological Parameters for Groundwater Resource Management in Coastal Urban Environments: Patenggangan Beach, Padang City, West Sumatra. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1547(1), 1–12. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1547/1/012006
Edial, H., Wilis, R., Antomi, Y., & Desman, S. (2020). Analysis of Environmental Adaptation of Flooded Areas in Padang City. TEST Engineering and Management, 83, 3237–3243.
Hariati, F., Muhammad Libasut Taqwa, F., Alimuddin, A., Salman, N., & Fadhillah Sulaeman, N. H. (2024). Simulasi Perubahan Tata Guna Lahan terhadap Laju Erosi Lahan Menggunakan Metode Universal Soil Loss Equation (USLE) pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciseel. Tameh, 11(1), 52–61. https://doi.org/10.37598/tameh.v11i1.185
Iskandar, S. A., Helmi, M., Muslim, M., Widada, S., & Rochaddi, B. (2020). Analisis Geospasial Area Genangan Banjir Rob dan Dampaknya pada Penggunaan Lahan Tahun 2020—2025 di Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 2(3), 271–282. https://doi.org/10.14710/ijoce.v2i3.8668
Istiqomah, L. N., Sabri, L. M., & Sudarsono, B. (2020). Analisis Penurunan Muka Tanah Kota Semarang Metode Survei Gnss Tahun 2019. Jurnal Geodesi Undip, 9(2), 208–216.
Julzarika, A. (2023). Land Subsidence Dynamics in Malaysia Based on Time-Series Vertical Deformation Using Modified D-Insar Sentinel-1. PLANNING MALAYSIA, 21(5), 325–340. https://doi.org/10.21837/pm.v21i29.1374
Kasnar, S., Hasan, M., Arfin, L., & Sejati, A. E. (2019). Kesesuaian Pemetaan Daerah Potensi Rawan Banjir Metode Overlay Dengan Kondisi Sebenarnya Di Kota Kendari. Jurnal Tunas Geografi, 08(02), 85–92.
Kusumo, P., & Nursari, E. (2016). Zonasi Tingkat Kerawanan Banjir Dengan Sistem Informasi Geografis Pada Das Cidurian Kab.Serang, Banten. Jurnal String, 1(1), 29–38.
Mappatarai, M., Manaf, M., & Alimuddin, I. (2024). Tingkat Kerawanan, Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur. Urban and Regional Studies Journal, 6(2), 265–277. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i2.4500
Mulia, F. A., & Handayani, W. (2024). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Kerawanan Bencana Banjir Kota Padang Tahun 2011-2022. GEOID, 19(2), 192–201. https://doi.org/10.12962/geoid.v19i2.1205
Ridwan, M., & Sarjito, J. (2024). Studi Kajian Dampak Perubahan Tutupan Lahan terhadap Kejadian Banjir di Daerah Aliran Sungai. ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research, 26(1), 38. https://doi.org/10.20961/enviro.v26i1.93145
Sanjaya, T. S. S., & Khoiridah, S. (2025). Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Cellular Automata di Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Tahun 2030. Tunas Agraria, 8(3), 457–471. https://doi.org/10.31292/jta.v8i3.493
Sudrajat, A., Nurwulan, R. R. L., & Martina, A. S. (2025). Alih Fungsi Lahan Dan Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Di Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. GEOAREA, 08(02), 47–56.
Sukmawati, R., Waqar, M. M., Syafriani, -, Yohandri, -, & Sumantyo, J. T. S. (2021). Land subsidence estimation using DinSAR method ALOS PALSAR image in Padang City West Sumatra, Indonesia. PILLAR OF PHYSICS, 14(1), 41–49. https://doi.org/10.24036/10673171074
Triyatno, -, Berd, I., & Idris, -. (2023). Spatial Model of Flood Hazard Due to Land Cover Change in the Tarusan Watershed, West Sumatra-Indonesia. International Journal of GEOMATE, 25(108), 21–29. https://doi.org/10.21660/2023.108.3774
Umar, I., Marsoyo, A., & Setiawan, B. (2018). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Sekitar Danau Limboto Di Kabupaten Gorontalo. Tata Kota Dan Daerah, 10(2), 77–90. https://doi.org/10.21776/ub.takoda.2018.010.02.3
Zawawi, N. H., Mohd Noor, N., & Chaabane, F. (2023). Sink Cities and Land Subsidences: How It Affects the Development of Coastal City in Malaysia? Malaysian Journal of Society and Space, 19(4), 77–92. https://doi.org/10.17576/geo-2023-1904-06
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Valefy Siregar, Dipo Caesario

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










