Karakteristik Petrografi Batupasir Formasi Halang serta Implikasinya terhadap Lingkungan Pengendapan Daerah Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3823Kata Kunci:
Batupasir, Batupasir Andesit, Formasi Halang, Lingkungan Pengendapan, Petrografi, TurbiditAbstrak
Formasi Halang di daerah Watukumpul, Pemalang, merupakan bagian dari sistem pengendapan laut dalam yang berkembang dalam Cekungan Banyumas dan didominasi oleh endapan turbidit lingkungan submarine fan. Keberadaan variasi litologi berupa batupasir dan batupasir andesit menunjukkan adanya perbedaan sumber material dan mekanisme pengendapan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik petrografi dua variasi batupasir yaitu batupasir karbonatan dan batupasir andesit serta menginterpretasikan implikasinya terhadap lingkungan pengendapan Formasi Halang. Metode penelitian meliputi pengambilan sampel langsung di lapangan, preparasi sayatan tipis di laboratorium, serta analisis mikroskopis untuk mengidentifikasi komposisi mineral dan tekstur batuan. Hasil analisis kemudian digunakan untuk menentukan lingkungan pengendapan serta dibandingkan dua variasi batupasir untuk implikasi terhadap lingkungan pengendapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batupasir tergolong sebagai sandy micrite dengan dominasi matriks karbonat dan lempung serta kandungan kuarsa yang relatif kecil. Sementara itu, batupasir andesit diklasifikasikan sebagai lithic wacke yang didominasi oleh fragmen litik andesit, plagioklas, dan mineral mafik seperti piroksen. Perbedaan ini mencerminkan variasi signifikan dalam komposisi mineral dan tekstur antar kedua litologi. Secara interpretatif, perbedaan karakter petrografi antara batupasir karbonatan dan batupasir andesitik menunjukkan adanya variasi lingkungan pengendapan dalam sistem submarine fan Formasi Halang. Batupasir andesitik dicirikan oleh dominasi fragmen litik vulkanik, ukuran butir yang lebih kasar, dan sortasi yang buruk yang mengindikasikan pengendapan pada bagian proximal hingga middle fan akibat arus turbidit berdensitas tinggi dengan transportasi sedimen relatif pendek. Sementara itu, batupasir karbonatan menunjukkan ukuran butir yang lebih halus serta perkembangan struktur laminasi yang mencerminkan pengendapan pada bagian middle hingga outer fan dengan energi arus yang lebih rendah dan pengaruh reworking sedimen yang lebih berkembang. Variasi tersebut menunjukkan bahwa proses sedimentasi Formasi Halang dipengaruhi oleh perubahan energi arus turbidit dan fluktuasi input material vulkanik selama pengendapan berlangsung.
Referensi
Aulia Az-Zahra, S., & Rochmana, Y. Z. (2025). REKONSTRUKSI SEJARAH PENGENDAPAN BERDASARKAN ANALISIS STRATIGRAFI DAERAH WATUKUMPUL, KABUPATEN PEMALANG, JAWA TENGAH. 23. http://jurnal.unpad.ac.id/bsc
Balfas, al. (2018). PROVENANCE BATUPASIR LINTASAN SUNGAI CILUTUNG, FORMASI HALANG, MAJALENGKA JAWA BARAT.
Barizi, A. R. F., Prasetyadi, C., Janukusuma, M. A. S., & Setiawan, M. N. (2024). Sedimentary facies and depositional environments of the Halang Formation in the North Serayu Basin: Insights from outcrop study in Bantarbolang, Pemalang, Central Java. Berita Sedimentologi, 50(1), 1–9. https://doi.org/10.51835/bsed.2024.50.1.447
Bayu Purwasatriya, E., Khahlil Gibran, A., Rizki Aditama, M., & Waluyo, G. (2024). Sedimentologi dan Tektonostratigrafi Formasi Halang di Cekungan Banyumas serta Potensinya untuk Reservoir Hidrokarbon Sedimentology and Tectonostratigaphy of Halang Formation in Banyumas Basin and Its Potential as Hydrocarbon Reservoir Geo-Resources. Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 21(3), 153–163. https://doi.org/10.33332/jgsm.geologi.22.3.153-163p
Bigham, K. T., Rowden, A. A., Leduc, D., & Bowden, D. A. (2021). Review and syntheses: Impacts of turbidity flows on deep-sea benthic communities. Biogeosciences, 18(5), 1893–1908. https://doi.org/10.5194/bg-18-1893-2021
Dickinson, W. R., & Suczek, C. A. (1979). Plate Tectonics and Sandstone Compositions. AAPG Bulletin (American Association of Petroleum Geologists Bulletin), 63(12), 2164–2182.
Dickinson, W. R., Sue Beard, L., Brakenridge, G. R., Erjavec, J. L., Ferguson, R. C., Inman, K. F., Knepp, R. A., Lindberg, F. A., & Ryberg, P. T. (1983). Provenance of North American Phanerozoic sandstones in relation to tectonic setting.
Firmansyah, C., Subandini Astuti, B., Pandita, H., -Jurusan Teknik Geologi, M., Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta, S., Pengajar -Jurusan Teknik Geologi, S., Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta dan Mahasiswa -Jurusan Teknik Geologi, S., Padjadjaran, U., & -Jurusan Teknik Geologi, S. (2017). STUDI PROVENANCE BATUPASIR MASIF KARBONATAN FORMASI HALANG DAERAH CIBELER,KECAMATAN PAGUYANGAN,KABUPATEN BREBES, PROVINSI JAWA TENGAH.
Gusti, U. K. (2026). Karakteristik Batuan Karbonat Paleozoikum Formasi Silungkang, Cekungan Ombilin, Sumatera Barat, Indonesia. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 7(1), 479–478. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v7i1.1690
Indarto, S., Sudarsono, S., Setiawan, I., Permana, H., Al Kausar, A., Yuliyanti, A., & Dewi Yuniati, M. (2014). BATUAN PEMBAWA EMAS PADA MINERALISASI SULFIDA BERDASARKAN DATA PETROGRAFI DAN KIMIA DAERAH CIHONJE, GUMELAR, BANYUMAS, JAWA TENGAH. Jurnal RISET Geologi Dan Pertambangan, 24(2), 115. https://doi.org/10.14203/risetgeotam2014.v24.88
Johnson, M. R. (1991). Sandstone petrography, provenance and plate tectonic setting in Gondwana context of the southeastern Cape-Karoo Basin. In AfrJ .Gcol (Number 213).
Mount, J. (1985). Mixed siliciclastic and carbonate sediments: A proposed first-order textural and compositional classification. Sedimentary Geology, 44, 15–29, 9(1). https://doi.org/10.1186/s42501-020-00074-w
Panjaitan, G. C., Sutriyono, E., Ugi, D., & Gusti, K. (2025). GEOLOGI DAERAH KARANGKEMOJING DAN SEKITARNYA, KABUPATEN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN BANYUMAS, PROVINSI JAWA TENGAH. In Seminar Nasional AVoER 17 Palembang.
Pettijohn, F. J., York, N., & Francisco, S. (n.d.). SEDIMENTARY ROCKS THIRD EDITION.
Radityo, D., Ekasara, A. R., Atmojo, H. T., Arrisaldi, T., & Rachmawati, D. (2023). Tinjauan Literatur dan Analisis Hubungan Kerapatan Kontur terhadap Resistensi Batuan Daerah Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA, 10(2), 61. https://doi.org/10.31315/jigp.v10i2.11189
Surbakti, A. F. H., Fadhli, M., & Gusti, U. K. (2022). Integrating Sedimentology and Petrography with Rock Typing and Flow Units: Implications for Low Contrast and Low Resistivity Reservoir Characterization.
Surbakti, A. F. H., Fadhli, M., Naufalwan, M. R., & Gusti, U. K. (2021). Significance of the Sedimentology and Stratigraphy for Identification of Low Contrast Low Resistivity Zones in a Clastic Outcrop of the Upper Talang Akar Formation, Musi Banyuasin, Indonesia.
Tucker, M. E. . (2023). Sedimentary Petrology: An Introduction to the Origin of Sedimentary Rocks (3rd) ed.). Balckwell Science.
Yan, B., Zhang, R., & Zhang, P. (2020). Flume experiment on the sediment-retaining effect of submerged breakwaters under the combined action of waves and currents. Journal of Marine Science and Engineering, 8(5). https://doi.org/10.3390/JMSE8050340
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Abiyyu Daffa, Edy Sutriyono, Ugi Kurnia Gusti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










