Analisis Spasial Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir Bandang (Studi Kasus 8 Nagari di Sekitar Batang Malana Kabupaten Tanah Datar)

Penulis

  • Kholiluz Zakiyah Universitas Negeri Padang
  • Endah Purwaningsih Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3769

Kata Kunci:

Evakuasi Bencana, Spasial Penentuan Lokasi, Banjir Bandang, 8 Nagari, Kabupaten Tanah Datar

Abstrak

Terjadinya banjir bandang dipicu oleh adanya hujan berintensitas tinggi di kawasan Gunung Marapi yang mengakibatkan besarnya volume air yang melebihi daya tampung sungai, sehingga aliran membawa material-material piroklastik hasil letusan, lumpur dan batang pohon yang akan menghantam apa saja yang dilaluinya baik berupa permukiman, fasilitas pendidikan, fasilitas keagamaan, ladang masyarakat, hingga sarana dan prasarana. Penelitian ini memanfaatkan Geographic Information System (GIS) yang diintegrasikan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan parameter yang dibutuhkan berupa kerawanan banjir bandang, jaringan jalan, permukiman, sungai, penggunaan lahan, dan curah hujan untuk menentukan lokasi evakuasi yang optimal di 8 Nagari di sekitar Batang Malana Kabupaten Tanah Datar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 lokasi evakuasi bencana banjir bandang dengan lahan terbuka depan Masjid Al-Huda terpilih sebagai lokasi evakuasi optimal dengan nilai Vi 0,6 karena unggul pada kriteria jarak dari zona kerawanan, aksesibilitas jalan, penggunaan lahan, dan permukiman.

Referensi

Adilang, D. C., Tungka, A. E., & Warouw, F. (2022). Pemetaan Jalur Evakuasi Tsunami Dengan Metode Network Analyst Berbasis Sig Di Kota Manado Tsunami Evacuation Route Mapping Using Network Analyst Method Based On Gis In Manado City. Jurnal Spasial, 9(1), 2022.

Alfatah, R., Mahli, K., Maharani, M., & Erfani, S. (2024). Studi Interdisipliner Risiko Bencana Erupsi Gunung Berbasis SIG (Sistem Informasi Geografis) Menggunakan Metode Overlay Pada Daerah Sekitar Kawasan Gunung Marapi. Jurnal Teknologi Dan Inovasi Industri, 05(01), 1–007.

Amelia, R. (2024). Analisis Pengetahuan Dan Keterampilan Mitigasi Bencana Pada Siswa Kelas XII SMAN 1 X Koto Saat Terjadinya Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat.

Ammelia, I., Lestari, D. S., Tsabat, G., Ghazy, A., & Wibowo, Y. A. (2022). Integrasi Materi Kebencanaan Pada Jenjang Sekolah Dasar Di Kecamatan Ngargoyoso, Jawa Tengah. International Journal Environment And Disaster, 1(1), 60–72.

Andreastuti, S. D., Paripurno, E. T., Subandriyo, S., Syahbana, D. K., & Prayoga, A. S. (2023). Volcano disaster risk management during crisis: implementation of risk communication in Indonesia. In Journal of Applied Volcanology (Vol. 12, Number 1). BioMed Central Ltd. https://doi.org/10.1186/s13617-023-00129-2

Andretha, J., Lumban Batu, J., Fibriani, C., & Wacana, K. S. (2017). Analisis Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dan Metode Simple Additive Weighting (Studi Kasus : Kota Surakarta). 4(2), 127–135. www.surakarta.go.id

Anggraini, N., Widiyawati, A., Adiono, R., Amalia, F., & Islami, N. (2023). Buku Mitigasi Bencana.

Ardli Swardana. (2021). Analisis Penggunaan Lahan pada Bentang Lahan Kipas Laharik Gunungapi Kelud melalui Sistem Informasi Geografis. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 2(1), 294–302. https://doi.org/10.47687/snppvp.v2i1.182

Arifin, D. (2024, April 10). Jelang Hari Raya Idul Fitri, Banjir Lahar Dingin Gunungapi Marapi Masih Berpotensi Terjadi. BNPB. https://bnpb.go.id/index.php/berita/jelang-hari-raya-idul-fitri-banjir-lahar-dingin-gunungapi-marapi-masih-berpotensi-terjadi?

Asmara, R. A., Prasetyo, A., Stevani, S., Hapsari, R. I., Studi, P., Informatika, T., Informasi, J. T., & Malang, P. N. (2021). JIP (Jurnal Informatika Polinema) Prediksi Banjir Lahar Dingin Pada Lereng Merapi Menggunakan Data Curah Hujan Dari Satelit. 7.

BNPB. (2024a, May 13). Banjir Lahar Dingin Sumatera Barat,Total Koran Meninggal 37 Orang. https://bnpb.go.id/index.php/berita/update-banjir-lahar-dingin-sumatra-barat-total-korban-meninggal-37-orang

BNPB. (2024b, May 13). [UPDATE] Banjir Lahar Dingin Tanah Datar, Korban Meninggal Bertambah Jadi 13 Orang. BNPB. https://bnpb.go.id/berita/update-banjir-lahar-dingin-tanah-datar-korban-meninggal-bertambah-jadi-13-orang?

BPBD. (2018). Rencana Kontinjensi Erupsi Gunung Marapi.

BPBD. (2022). Pentingnya Mitigasi Bencana. https://bpbd.brebeskab.go.id/pentingnya-mitigasi-bencana/?

BPBD. (2025). Manajemen Bencana dan Risiko: Fondasi Ketangguhan Menghadapi Bencana. https://bpbd.bandungkab.go.id/detailblog/160525-31-manajemen-bencana-dan-risiko-fondasi-ketangguhan-menghadapi-bencana?

BPS. (2025). Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Datar Bps-Statistics Tanah Datar Regency.

Creswell, J. W. (2014). Research Design : Qualitative, Quantitative, and, Mixed Method Approaches. Edisi Ke-4. Sage Publication. Singapore.

Eka Putri, M. (2024). Analisis Dampak Banjir Lahar Dingin G Unung Marapi Sumatera Barat 2024.

Fauzia, A., Pawestri, D. A., Wahrudin, U., Rahmawati, S. N., Himayah, S., & Nandi. (2021). Analisis Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir Dengan Sistem Informasi Geografis Dan Metodesimple Additive Wighting (Studi Kasus Kecamatan Cileungsi). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.23887/jjpg.y9i2.35305

Humas-Sekretariat Badan Geologi. (2023, December 3). Press Release Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat 3 Desember 2023.

Ikhsan, J., Hairani, A., & Ardiansyah, R. (2024). Pemodelan Banjir Lahar Dingin di Daerah Vulkanis dengan Menggunakan SIMLAR. Jurnal Konstruksi, 22(2), 86–97. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.22-2.1632

Kementrian PUPR. (2024, May 15). Kementrian PUPR Kerahkan Alat Berat Tangani Banjir Lahar Dingin di Sumbar.

Lalu Budiman, O., Mulkan, L., & Akbar, T. (2023). Pengendalian Bencana Alam Banjir Di Kabupaten Sumbawa Barat. In Jurnal Ilmiah Hospitality 421. P-ISSN (Vol. 12, Number 1). http://stp-mataram.e-journal.id/JHI

Nardi, R. F., & Setiawan, B. (2025). Pemetaan Geohazard Banjir Lahar Pada Daerah Aliran Sungai Batang Malano, Gunung Marapi, Sumatera Barat. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 4(2), 71–86. https://doi.org/10.20961/ijed.v4i2.2307

Novita Sari, S., Teknik Sipil, J., Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta Jl Babarsari No, S., & Yogyakarta, D. (2017). Analisis Pengurangan Resikobanjir Lahar Dingin Di Kecamatan Danurejan. 2(1), 1–6.

Nugroho, J., Soekarno, I., Yunita, F. T., & Kuntoro, A. A. (2022). Kajian Laju Infiltrasi Pada Lereng Yang Tertutup Abu Vulkanik Berdasarkan Eksperimen Skala Laboratorium. Jurnal Sumber Daya Air, 18(1), 41–54. https://doi.org/10.32679/jsda.v18i1.744

Parajuli, G., Neupane, S., Kunwar, S., Adhikari, R., & Acharya, T. D. (2023). A GIS-Based Evacuation Route Planning in Flood-Susceptible Area of Siraha Municipality, Nepal. ISPRS International Journal of Geo-Information, 12(7). https://doi.org/10.3390/ijgi12070286

Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Presiden Republik Indonesia-2--Salinan-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dan Presiden Republik Indonesia.

Saja, A. M. A., Teo, M., Goonetilleke, A., & Ziyath, A. M. (2021). A Critical Review of Social Resilience Properties and Pathways in Disaster Management. International Journal of Disaster Risk Science, 12(6), 790–804. https://doi.org/10.1007/s13753-021-00378-y

Wandira, A., Jalaluddin, M., & Mataburu, I. B. (2024). Resiliensi Masyarakat Daerah Rawan Banjir (Studi Kasus di Kelurahan Kampung Melayu). Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 10(2), 203–217. https://doi.org/10.23887/jiis.v10i2.83653

Wiwaha, A. A., Mei, E. T. W., & Rachmawati, R. (2016). Perencanaan Partisipatif Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul Desa Ngargomulyo dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana Gunungapi Merapi. Journal of Regional and City Planning, 27(1), 34–48. https://doi.org/10.5614/jrcp.2016.27.1.4

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-26

Cara Mengutip

Analisis Spasial Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir Bandang (Studi Kasus 8 Nagari di Sekitar Batang Malana Kabupaten Tanah Datar). (2026). Jurnal Geosains West Science, 4(03), 450-463. https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3769