Strategi Mitigasi Bencana Tsunami di Kecamatan Koto Tangah

Penulis

  • Muhammad Haris Fadillah Silalahi Universitas Negeri Padang
  • Hendry Frananda Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jgws.v4i02.3654

Kata Kunci:

Mitigasi, Bencana, Tsunami, ISM, DEM, Kota Tangah

Abstrak

Kecamatan Koto Tangah merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Padang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tsunami karena berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan berada dekat zona subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya tsunami serta merumuskan strategi mitigasi bencana tsunami di Kecamatan Koto Tangah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan metode Berryman (2006) dan metode Interpretative Structural Modeling (ISM). Data yang digunakan meliputi Digital Elevation Model (DEM), penggunaan lahan, garis pantai, dan ketinggian gelombang tsunami maksimum 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Kecamatan Koto Tangah memiliki tingkat bahaya rendah 248,21 Ha, tingkat bahaya sedang 2.129,31 Ha, dan tinggi 1.760,93 Ha. terutama pada kawasan dataran rendah dengan dominasi permukiman. Strategi mitigasi prioritas yang direkomendasikan meliputi penguatan sistem peringatan dini, penyediaan jalur dan tempat evakuasi, edukasi kebencanaan masyarakat, serta peningkatan koordinasi antar lembaga terkait. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan pengurangan risiko bencana tsunami di Kecamatan Koto Tangah.

Referensi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (2019). Laporan tahunan mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami di Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2012). Panduan mitigasi bencana: Strategi pengurangan risiko bencana di Indonesia.

BNPB (2018) Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI), Nopember 2018.

BNPB. 2012. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 02 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana.

Dimaputri, A. M., & Mujahidin, M. (2023). Upaya mitigasi bencana melalui pengembangan fisik, kesadaran, dan peningkatan keterampilan masyarakat. Jurnal Manajemen Risiko dan Kebencanaan, 7(1), 15-27.

Fadhli, A. (2019). Definisi dan karakteristik bencana serta dampaknya terhadap masyarakat. Jurnal Penanggulangan Bencana, 3(2), 45-54.

Frananda, H., Yulianda, F., Boer, M., & Nurjaya, I. W. (2023). Coastal ecology-based management for tsunami mitigation in Padang city, West Sumatera, Indonesia. Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 16(4), 2072-2080..

Giri, R. (2017). Mitigasi bencana: Upaya pencegahan dan pengurangan dampak bencana terhadap manusia dan harta benda. Jurnal Kebencanaan dan Manajemen Risiko, 2(1), 22-30.

Imaduddina, A. H., Widodo, W. H. S., & Sasongko, I. (2023). Kajian (δ) kerentanan bencana gempa bumi berdasarkan perspektif multitemporal. Prosiding SEMSINA, 4(01), 115-122.

IOC, 2019. Tsunami Glossary, 2019. Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC), Technical Series, 85. Fourth Edition. IOC/2008/TS/85 rev.4.

Iswandi, U. & Indang Dewata. (2020). Pengelolaan Sumber Daya Alam. Sleman: CV Budi Utama.

Kurniati, S., Rahmawati, D., & Santoso, B. (2020). Kesiapsiagaan bencana pada anak usia sekolah: Studi kasus di wilayah rawan bencana. Jurnal Pendidikan dan Kebencanaan, 6(1), 78-89.

Kurniawati, D. (2020). Strategi mitigasi bencana dalam pengurangan risiko bencana di Indonesia. Jurnal Manajemen Risiko dan Kebencanaan, 4(1), 45-56

Mardiatno, A., Santoso, B., & Wijaya, R. (2017). Karakteristik gelombang tsunami dan dampaknya terhadap wilayah pesisir. Jurnal Geosains dan Kebencanaan, 5(2), 101-110.

Maryani, S. (2020). Mitigasi bencana: Konsep dan implementasi dalam pengurangan risiko bencana. Jurnal Ilmu Kebencanaan, 5(2), 123-134.

Mintzberg, H. (2020). The Strategy Concept I: Five Ps for Strategy. In The Strategy Process: Concepts, Contexts, Cases (pp. 10-20). Pearson Education.

Negeri 1 Bandar Lampung. Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS), 3(2), 264-271.

Pramita, G., Saniati, S., Assuja, M. A., Kharisma, M. P., Hasbi, F. A., Daiyah, C.F., & Tambunan, S. P. (2022). Pelatihan Sekolah Tangguh Bencana Di Smk

Rusydiana, A. S., & Devi, A. (2018). Mengembangkan koperasi syariah di Indonesia: Pendekatan interpretive structural model (ISM). Jurnal Economica, 9(1), 1-15.

Susanto, Erwan., I. Nurrana., A. R. Setyahagi. 2020. Pemodelan Run-Up Tsunami di Wilayah Pesisir Pantai Sulawesi Barat. Buletin GAW Bariri, 1(2):87-93

Triana, D. (2017). Mitigasi bencana melalui pendekatan kultural dan struktural. Prosiding Seminar Nasional XII Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi, Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta, 381-393.

Wahyudi, R. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif: Pendekatan deskriptif dalam ilmu sosial. Pustaka Ilmu.

WN, T. Y., & Endayana, C. (2023). Prediksi Landaan Bencana Tsunami Ketinggian 5 dan 12 Meter di Kota Padang, Sumatera Barat. Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral, 24(3), 125-134.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-23

Cara Mengutip

Strategi Mitigasi Bencana Tsunami di Kecamatan Koto Tangah. (2026). Jurnal Geosains West Science, 4(02), 228~237. https://doi.org/10.58812/jgws.v4i02.3654