Analisis Litofasies dan Mikropaleontologi Dalam Penentuan Lingkungan Pengendapan Formasi Halang Daerah Bodeh dan Sekitarnya, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah

Penulis

  • Gina Ayasi Universitas Sriwijaya
  • Edy Sutriyono Universitas Sriwijaya
  • Ugi Kurnia Gusti Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3434

Kata Kunci:

Formasi Halang, Litofasies, Mikropaleontologi, Kipas Bawah Laut, Jawa Tengah

Abstrak

Formasi Halang di daerah Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, merupakan suksesi sedimen klastik laut dalam yang merekam proses sedimentasi turbidit dalam Cekungan Serayu Utara. Pemahaman terhadap lingkungan pengendapannya menjadi penting untuk merekonstruksi evolusi cekungan dan sejarah tektono-sedimentasi regional pada kala Neogen. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lingkungan pengendapan Formasi Halang melalui analisis terpadu sedimentologi, stratigrafi, dan mikropaleontologi. Metode penelitian meliputi pengukuran penampang stratigrafi terukur, karakterisasi litofasies, analisis struktur sedimen, kajian petrografi, serta identifikasi foraminifera planktonik dan bentonik untuk penentuan umur dan interpretasi batimetri. Asosiasi fasies tersusun atas perselingan batupasir, batupasir andesitik, dan batulempung yang menunjukkan sekuen Bouma tidak lengkap (Tb–Tc–Te), struktur graded bedding, wavy lamination, serta pola coarsening upward yang khas endapan arus turbidit. Data mikropaleontologi menunjukkan umur Miosen Akhir–Pliosen Tengah dan mengindikasikan lingkungan pengendapan pada zona outer neritic hingga upper bathyal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Formasi Halang di daerah penelitian diendapkan dalam sistem kipas bawah laut (submarine fan) bagian lower fan hingga middle fan pada cekungan busur muka aktif yang dipengaruhi proses tektonik dan vulkanik Neogen.

Referensi

Ayasi, G. 2025. Geologi Daerah Bodeh dan Sekitarnya, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah. Universitas Sriwijaya

Blow, W.H. (1969). Biostratigrafi foraminifera planktonik Eosen Tengah Akhir hingga Masa Kini. Dalam: Bronnimann, P., & Renz, H.H. (eds.), Prosiding Konferensi Internasional Pertama tentang Mikrofosil Planktonik, Jenewa 1967. E.J. Brill, Leiden, hlm. 199–421.

Boggs, S., Jr. 2006. “Prinsip-prinsip Sedimentologi dan Stratigrafi (Edisi ke-4).” Pearson Prentice Hall, Upper Saddle River, New Jersey.

Bouma, Arnold H. 1962. “Sedimentologi Beberapa Endapan Flysch, Pendekatan Grafis untuk Interpretasi Fasies. Perkembangan dalam Sedimentologi, upshape{textbf{1}}.” 1 sumber daring (xii, 168 halaman).

Clements, B., & Hall, R. 2007. “Evolusi Enozoik Cekungan Forearc Indonesia.” Geological Society of London, Publikasi Khusus, 290(1), 237–262.

Martodjojo, S. 2003. “Evolusi Cekungan Bogor, Jawa Barat: Suatu Studi Sedimentologi Dan Tektonik.” Disertasi, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung.

Mutti, Emiliano dkk. 2003. “Sedimentasi Deltaik, Campuran dan Turbidit Cekungan Foreland Kuno.” Marine and Petroleum Geology 20(6–8):733–55. doi: 10.1016/j.marpetgeo.2003.09.001.

Nichols, G. 2010. “Sedimentologi dan Stratigrafi.” Jurnal Ilmu Tanah Eropa 61(2):315–16. doi: 10.1111/j.1365-2389.2009.01225.x.

Posamentier, Henry W. dkk. 2003. “Geomorfologi Seismik dan Stratigrafi Unsur-Unsur Deposisi di Lingkungan Perairan Dalam.” Jurnal Penelitian Sedimen 73(3):367–88. doi: 10.1306/111302730367.

Praptisih, Praptisih dkk. 2011. “Fasies Turbidit Formasi Halang di Daerah Ajibarang, Jawa Tengah.” Jurnal Geosains Indonesia 6(1). doi: 10.17014/ijog.v6i1.112.

Purwasatriya, E. B., Kamtono, & Rachmat, A. 2021. “Sedimentologi dan Tektonostratigrafi Formasi Halang di Cekungan Banyumas, Jawa Tengah.” Jurnal Geologi Dan Sumberdaya Mineral, 22(3), 163–180.

Reading, H. G. 2009. “Lingkungan Sedimen: Proses, Fasies dan Stratigrafi.” 688.

Selley, R. C. 2000. “Sedimentologi Terapan.” Sedimentologi Terapan. doi: 10.1016/b978-0-12-636375-3.x5001-0.

Shanmugam, G. 2015. “Kekeliruan Model Kipas Tepi Landas Kontinen.” Jurnal Palaeogeografi, 4(1), 33–59.

Walker, Roger G. 1978. “Fasies Batupasir Perairan Dalam dan Kipas Bawah Laut Kuno: Model untuk Eksplorasi Perangkap Stratigrafi.” Buletin AAPG (Asosiasi Ahli Geologi Perminyakan Amerika) 62(6):932–66. doi: 10.1306/c1ea4f77-16c9-11d7-8645000102c1865d.

Yuniarti, E. D., Kamtono, & Irawan, D. (2018). 2018. “Analisis Fasies dan Lingkungan Deposisi Formasi Halang, Cekungan Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia.” Jurnal Geosains Indonesia, 5(1), 1–14.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-26

Cara Mengutip

Analisis Litofasies dan Mikropaleontologi Dalam Penentuan Lingkungan Pengendapan Formasi Halang Daerah Bodeh dan Sekitarnya, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (2026). Jurnal Geosains West Science, 4(03), 481-494. https://doi.org/10.58812/jgws.v4i03.3434