Mitigasi Bencana Gempa Bumi Berbasis Lingkungan dan Konservasi : Studi Kasus Sulawesi dan Sumatera dalam Lima Tahun Terakhir

Penulis

  • Kamaliatul Hasanah
  • Regita Aprilia Halizah Universitas Negeri Surabaya
  • Fira Rahma Mutiahana Universitas Negeri Surabaya
  • Mualimah Amalia Sovia Universitas Negeri Surabaya
  • Rahma Yulia Pratama Universitas Negeri Surabaya
  • Rizma Nazira Sasqiah Universitas Negeri Surabaya
  • Tutut Nurita Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.58812/jgws.v4i02.3362

Kata Kunci:

Gempa Bumi, Mitigasi Bencana, Sulawesi, Sumatera, Lima Tahun Terakhir

Abstrak

Indonesia berada di zona pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yang meningkatkan tingkat kerawanan gempa bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari penyebab, ciri-ciri, dan efek gempa bumi yang terjadi di Sulawesi dan Sumatera dalam lima tahun terakhir. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki peran lingkungan dalam mitigasi bencana yang berbasis konservasi. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode ini didukung oleh analisis data sekunder dari jurnal ilmiah dan lembaga resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sementara Sumatera didominasi oleh aktivitas subduksi yang berpotensi menyebabkan gempa besar dan tsunami, Sulawesi memiliki karakteristik tektonik yang kompleks dengan sesar aktif dan potensi likuifaksi yang tinggi. Selain itu, gempa bumi memengaruhi infrastruktur, korban jiwa, keadaan sosial, ekonomi, dan lingkungan di kedua daerah tersebut. Gempa memiliki dampak pada infrastruktur, korban jiwa, gangguan sosial, ekonomi, dan lingkungan di kedua daerah. Terbukti bahwa beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kerusakan termasuk jenis tanah, topografi, dan penggunaan lahan. Pelestarian ekosistem, penataan ruang berbasis risiko, rehabilitasi lahan, dan peningkatan pendidikan dan kesiapsiagaan masyarakat adalah cara mitigasi berbasis lingkungan dan konservasi dilakukan. Studi ini mendukung konsep mitigasi yang terintegrasi antara elemen kebencanaan dan lingkungan untuk mengurangi risiko bencana secara berkelanjutan.

Referensi

Adiwinata, A. H., Rusmana, N., Rohman, Y. N., & Fadhilah, R. (2025). Pengembangan model trauma healing berbasis kearifan budaya lokal. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(4). https://doi.org/10.17977/um065.v5.i4.2025.3.

Choiruddin, A., Aisah, F., Trisnisa, F., & Iriawan, N. (2021). Quantifying effect of geological factor on distribution of earthquake occurrences in Sulawesi and Maluku. https://arxiv.org/abs/2104.0618.

Daswita, A., Pujiastuti, D., & Anggono, T. (2023). Studi Bahaya Seismik dengan Metode Probabilistic Seismic Hazard Analysis di Sumatera Barat. Jurnal Fisika Unand, 12(3), 445-451. https://jfu.fmipa.unand.ac.id/index.php/jfu/article/view/1113.

Fadhilah, P. Z., & Yuliani, F. (2024). Implementasi mitigasi penanggulangan bencana gempa bumi di Kota Bukittinggi. Journal of Research and Development on Public Policy, 3(3), 199–207. https://doi.org/10.58684/jarvic.v3i3.167.

Fauzan., Istijono. B., Hakam, A., Narny, Y., Aryo A. G., Abdi, P. A., Murdiaman, G. C. (2025). Asesmen Infrastruktur Yang Rusak Akibat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Provinsi Sumatera Barat, 9(3), 906-913. http://journal.unilak.ac.id/index.php/dinamisia/article/view/25197.

Hamzah, H., Yusuf, M., & Said, M. (2022). OPTIMALISASI PELAYANAN APARATUR SIPIL NEGARA PASCA GEMPA BUMI: STUDI KASUS: PADA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SULAWESI BARAT. Jurnal Paradigma Administrasi Negara, 4(2), 91-98. https://journal.unibos.ac.id/paradigma/article/view/1489.

Helfina, R. (2023). Implementasi program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat (Doctoral dissertation, IPDN). http://eprints.ipdn.ac.id/13148/.

https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=gMifEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Saputra,+H.+(2025).+Ilmu+Kebumian+Untuk+Kajian+Kebencanaan.+Airlangga+University+Press.&ots=I79r3Z8jH1&sig=cY9iTNVVSasa7Bv08ex-g6rKSr4.

Kartika, D. S. Y., Suryani, N., Rahmawati, I., dan Prasetyo, A. (2024). Peran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Proklim di Dusun Mendiro. Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia, 3(1), 15–23. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sainfis/article/view/30511.

Maulinda, R., Kusmita, T., Aldila, H., & Triani, T. (2024). Analisis b-value Gempabumi Menggunakan Metode Gutenberg-Richter Berdasarkan Estimasi Maximum Likelihood Di Daerah Sulawesi Utara. Jurnal Riset Fisika Indonesia, 4(2), 75-82. https://www.journal.ubb.ac.id/jrfi/article/view/3804.

Mayendri, F. A. (2022). Evaluasi Kebijakan Mitigasi Bencana Gempa Bumi Di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat (Doctoral dissertation, INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI). http://eprints.ipdn.ac.id/10853/.

Oktasari, N. A., Rahayu, S. L..G., Nurhasanah. M., Purwati, E. S., Setiawan, E. (2022). Analisis Strategi Manajemen Bencana Alam di Kabupaten Cianjur Pasca Gempa Bumi Tahun 2022. Journal of Regional Public Administration, 10(10), 1-7.

Pertiwi, I. I. (2022). Analisis Statistik Distribusi Kejadian Gempabumi Di Luwu Timur, Morowali, Dan Morowali Utara, Sulawesi. Jurnal Geofisika, 20(1), 1-7. https://jurnal-geofisika.or.id/index.php/jurnal- geofisika/article/view/477.

Qothrunnada, N. H., Utami, R. Y., & Rizky, S. A. (2022). Menganalisis bencana gempa bumi dalam perspektif Al-Qur’an. Prosiding KIIIS, 4(1), 257–260. https://ejournal.uin-suka.ac.id/saintek/kiiis/article/view/3225

Rahayu, M. S., Utariningsih, W., & Wahyuni, S. (2023). Edukasi mitigasi bencana melalui sosialisasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi bagi siswa sekolah dasar. Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(2). https://doi.org/10.29103/auxilium.v2i2.1598.

Sangi, M. S., Palilingan, R. N., & Sompotan, A. F. (2024). ANALISIS PARAMETER KEGEMPAAN a-VALUE DAN b-VALUE DI PROVINSI SULAWESI UTARA PERIODE 2019-2023. SOSCIED, 7(2), 577-588. https://www.poltekstpaul.ac.id/jurnal/index.php/jsoscied/article/view/858.

Saputra, H. (2025). Ilmu Kebumian Untuk Kajian Kebencanaan. Airlangga University Press.

Tanjung, J., & Putri, N.T. (2023). Identifikasi Penyebab Kerusakan Konstruksi Bangunan Beton Bertulang Pasca Bencana Gempa Bumi. Jurnal Bangunan: Konstruksi & Desain. https://doi.org/10.25077/jbkd.1.2.72-78.2023.

Taufiq, R. M., Firdaus, R., Handayani, F., Muarif, P. F., & Rizqy, R. R. (2024). Density Based Clustering Untuk Pemetaan Daerah Rawan Gempa Bumi Di Wilayah Sumatera Barat Menggunakan Metode DBSCAN. Jurnal Fasilkom, 14(3), 817-822. https://ejurnal.umri.ac.id/index.php/JIK/article/view/8833.

Wahyu, A., & Rushendra, R. (2022). Klasterisasi Dampak Bencana Gempa Bumi Menggunakan Algoritma K-Means di Pulau Jawa. JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika), 8(1), 174-179. https://doi.org/10.26418/jp.v8i1.52260.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-23

Cara Mengutip

Mitigasi Bencana Gempa Bumi Berbasis Lingkungan dan Konservasi : Studi Kasus Sulawesi dan Sumatera dalam Lima Tahun Terakhir. (2026). Jurnal Geosains West Science, 4(02), 158~165. https://doi.org/10.58812/jgws.v4i02.3362