Pemetaan Sosial Kelurahan Dr. Soetomo, Surabaya: Penguatan Kampung Pancasila Dalam Membangun Kemandirian Sosial-Ekonomi Berkelanjutan

Penulis

  • Alfi Rohmatul Hidayah Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Moch. Abdillah Nafis Departemen Statistika Bisnis, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Berlian S. Hariawan Departemen Kimia, Fakultas Sains Analitik Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Mayla Nazwa Putri Aisyah Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Anisaista Binar Hadiarti Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Gadiza Hikmatul Azizah Program Studi Sains Komunikasi, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

DOI:

https://doi.org/10.58812/jpws.v5i09.3925

Kata Kunci:

Pemetaan Sosial, Kampung Pancasila, Partisipasi Masyarakat, UMKM, Kelurahan Dr. Soetomo

Abstrak

Kelurahan Dr. Soetomo di Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, merupakan wilayah yang beragam secara sosial, budaya, dan agama serta telah ditetapkan sebagai Kampung Pancasila. Keberagaman tersebut mendorong perlunya pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memetakan kondisi sosial, mengidentifikasi potensi dan permasalahan, serta menyusun prioritas dan rekomendasi program penguatan Kampung Pancasila. Kegiatan dilaksanakan melalui survei warga, wawancara informan kunci, observasi lapangan, pemetaan partisipatif, penelaahan dokumen, serta penentuan prioritas menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil pemetaan menunjukkan berbagai potensi sosial, seperti interaksi antarwarga, gotong royong, kelembagaan masyarakat, fasilitas umum, dan aktivitas ekonomi melalui UMKM. Namun, kondisi dan keterlibatan masyarakat bervariasi antarwilayah. Berdasarkan hasil pemetaan dan AHP, partisipasi warga dalam musyawarah menjadi permasalahan prioritas utama, diikuti kendala UMKM dalam mengakses modal dan meningkatkan kapasitas serta pemerataan fasilitas umum dan pelayanan sosial. Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan rekomendasi program sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Referensi

Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2025). Surabaya dalam angka 2025.

Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community's assets. ACTA Publications.

Mulyadi, M., & Kuncoro, E. A. (2021). Pemetaan sosial sebagai instrumen perencanaan pemberdayaan masyarakat perkotaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 25(2), 145–158.

Nugroho, K., & Sari, D. P. (2022). Modal sosial dan harmoni komunitas di kampung kota: Studi kasus di Surabaya. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 18(3), 201–215.

Pemerintah Kota Surabaya. (2024). Profil Kelurahan Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari.

Suharto, E. (2014). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30

Cara Mengutip

Hidayah, A. R., Nafis, M. A., Hariawan, B. S., Putri Aisyah, M. N., Hadiarti, A. B., & Azizah, G. H. (2026). Pemetaan Sosial Kelurahan Dr. Soetomo, Surabaya: Penguatan Kampung Pancasila Dalam Membangun Kemandirian Sosial-Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian West Science, 5(09), 1760-1779. https://doi.org/10.58812/jpws.v5i09.3925