Perancangan 3 Dimensi Wisma Lansia secara Partisipatif melalui Pendekatan Desain Berbasis Komunitas
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpws.v5i09.3795Kata Kunci:
Komunitas, Desain, Tiga Dimensi, Fasilitas Perawatan Lansia, Wisma LansiaAbstrak
Kelompok usia lanjut memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan lingkungan binaan karena kebutuhan fisik, sosial, dan psikologis mereka yang berbeda dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Di Kota Depok, proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas terus meningkat hingga mencapai sekitar 9,7% dari total populasi, yang mencerminkan tren penuaan penduduk perkotaan (BPS Kota Depok, 2023). Situasi ini menuntut penyediaan perumahan bagi lansia yang tidak hanya memadai secara fungsional, tetapi juga dirancang sesuai konteks dan berpusat pada pengguna. Inisiatif layanan masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan desain berbasis masyarakat pada perancangan tiga dimensi sebuah hunian lansia di Kecamatan Sawangan. Metodologi yang digunakan meliputi observasi lapangan, diskusi kelompok terfokus, dan proses desain partisipatif yang melibatkan para lansia dan fasilitator masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan spasial serta menghasilkan visualisasi desain tiga dimensi yang mudah dipahami dan diterima, sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap rencana perumahan berkelanjutan tersebut. Dengan demikian, hasil yang diharapkan adalah desain tempat tinggal bagi lansia yang berorientasi pada masyarakat; pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para lansia merasa terhubung dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Referensi
Badan Pusat Statistik Kota Depok (2023). Kota Depok Dalam Angka
Brookfield, K., Scott, I., Tinker, A., & Ward Thompson, C. (2020). Perspectives on novel techniques for designing age-friendly homes and neighborhoods with older adults. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(5), 1800.
Lia, A. N. (2018). PERSEPSI LANSIA TERHADAP PERAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA LANSIA Di Posyandu Lansia Dusun Asem Kandang Desa Prajegan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Ponorogo)
Rahman, S. (2016). Faktor-faktor yang mendasari stres pada lansia. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(1)
Rahmani, A. I., Rahim, R., Juddah, S., & Febriansyah, M. C. (2023). Participatory design sebagai pendekatan dalam perancangan arsitektur. Jurnal Desain, 11(1).
Sajangbati, P. L., Franklin, P. J. C., & Rompas, L. M. (2015). Graha komunitas lansia (Pembaharuan konsep perilaku lansia). Jurnal Arsitektur DASENG, 4(1).
World Health Organization. (2007). Global age-friendly cities: A guide. WHO Press
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ashadi Ashadi, Ari Widyati Purwantiasning, Qiqi Asmara, Anisa Anisa, Muhadzdzib Hilmi Yassar, Nauval Fauzan Rizqullah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


















