Menjadi “Magnet Peluang” Melalui Personal Branding: Pendampingan Etika dan Komunikasi Efektif di SMK 10 Surabaya

Penulis

  • Endri Haryati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya (STIESIA)
  • Teguh Setiawan Wibowo STIE Mahardhika
  • Nurul Hidayati Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.58812/jpws.v5i07.3760

Kata Kunci:

Personal Branding, Etika Profesional, Komunikasi Efektif, SMK, Surabaya

Abstrak

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran terbuka, yang salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya pemahaman dan keterampilan dalam personal branding, etika profesional, serta komunikasi efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMK 10 Surabaya tentang personal branding sebagai magnet peluang, etika fisik (cara duduk, berdiri, berpakaian, berjalan, dan makan), serta komunikasi efektif melalui pendampingan terpadu. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2026 di Aula SMKN 10 Surabaya ini melibatkan 100 siswa kelas XII dan menerapkan pendekatan kombinasi antara ceramah interaktif oleh Dr. Hj. Endri Haryati, S.E., M.M., MBA, praktik langsung dengan sistem rotasi stasiun dan pendampingan fasilitator, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan dari rata-rata 42 persen pada pre-test menjadi 86 persen pada post-test, disertai dengan terbentuknya niat dan komitmen peserta untuk mengubah kebiasaan sehari-hari. Berbagai tantangan seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan awal peserta, dan keterbatasan alat peraga berhasil diatasi melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi serta inovasi iptek sederhana berupa pemanfaatan kamera ponsel dan proyektor untuk demonstrasi langsung serta pembuatan video mikro pembelajaran. Kegiatan ini berhasil menjawab akar masalah rendahnya personal branding, lemahnya etika fisik, belum efektifnya komunikasi, dan tidak adanya kontrol citra diri pada siswa, sekaligus meletakkan fondasi keberlanjutan melalui rencana pembentukan Klub Personal Branding dan penyediaan akses video pembelajaran. Dengan demikian, pendampingan etika dan komunikasi efektif berbasis personal branding terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan siswa SMK menghadapi dunia kerja.

Referensi

Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314-324.

Arruda, W. (2019). Digital you: Real personal branding in the virtual age. Association for Talent Development.

Awalia, N., Novitasari, S., Mundari, A., Rijki, & Julianti, M. (2025). Penguatan kompetensi melalui training, orientasi, dan personal branding dalam menyiapkan karier masa depan pada siswa SMK Negeri 1 Ciruas. Jurnal Dedikasi Abdi Masyarakat, 1(2), 117–124.

Chambers, R. (2017). Rural development: Putting the last first. Routledge.

Cuddy, A. (2018). Presence: Bringing your boldest self to your biggest challenges. Little, Brown Spark.

Fleming, N. D. (2019). The VARK modalities: A guide to learning styles. VARK Learn Limited.

Garrison, D. R., Anderson, T., & Archer, W. (2017). *E-learning in the 21st century: A community of inquiry framework for research and practice* (3rd ed.). Routledge.

Goman, C. K. (2017). The silent language of leaders: How body language can help or hurt how you lead. Jossey-Bass.

Gorbatov, S., Khapova, S. N., & Lysova, E. I. (2018). Personal branding: Interdisciplinary systematic review and research agenda. Frontiers in Psychology, 9, 2238.

Herlitah, Febrilia, I., Febriantina, S., Nindito, M., Zulaihati, S., Dianta A, K., & Mundiharno. (2024). Crafting success: Amplifying public speaking and personal branding for Kinabalu High School students, Malaysia. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 8(2), 32–43.

Hug, T. (2019). Microlearning: A new learning culture. In T. Hug (Ed.), Didactics of microlearning (pp. 13-32). Waxmann.

Jensen, E. (2018). Brain-based learning: Teaching the way students really learn (3rd ed.). Corwin Press.

Knowles, M. S. (2015). Andragogy in action: Applying modern principles of adult learning. Jossey-Bass.

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Lally, P., van Jaarsveld, C. H. M., Potts, H. W. W., & Wardle, J. (2018). How are habits formed: Modelling habit formation in the real world. European Journal of Social Psychology, 40(6), 998-1009.

Lansadfa, D., Syabila, F. O., Rachel, & Rahman, A. S. (2026). Edukasi personal branding dan konten kreatif bagi belajar di SMK Makarya 1 Jakarta. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 55–63.

Martin, G. (2015). Business etiquette: A guide for the modern workplace. Routledge.

Mayer, R. E. (2017). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Mazur, E. (2016). Peer instruction: A user’s manual. Pearson.

McNally, D., & Speak, K. D. (2011). Be your own brand: A breakthrough formula for standing out from the crowd (2nd ed.). Berrett-Koehler Publishers.

Peters, T. (1997, August 31). The brand called you. Fast Company. https://www.fastcompany.com/28905/brand-called-you

Prochaska, J. O., & DiClemente, C. C. (2016). The transtheoretical approach: Crossing traditional boundaries of therapy. Krieger Publishing Company.

Rampersad, H. K. (2008). Authentic personal branding: A new blueprint for building and aligning a powerful leadership brand. Information Age Publishing.

Sihombing, M. K. D., & Susanti, F. (2026). Etika dan literasi digital dalam pengembangan personal branding. Jurnal Pengabdian Indonesia, 3(1), 22–30.

Staker, H., & Horn, M. B. (2017). Blended: Using disruptive innovation to improve schools. Jossey-Bass.

Susilana, R., & Riyana, C. (2018). Media pembelajaran: Hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. CV Wacana Prima.

Tomlinson, C. A. (2018). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). ASCD.

Utami, R. P., & Prasetyo, A. (2022). Kesiapan kerja lulusan SMK di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(2), 145-158.

Vygotsky, L. S. (2018). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wibowo, T. S. (2022). Psychological contract theory relation to organizational citizenship behavior (OCB) of flight attendants. International Journal of Science, Technology & Management, 3(1), 144-152.

Wibowo, T. S. (2025, Februari). Pelatihan pembekalan pra praktik kerja lapangan (PKL) siswa kelas XI bidang keahlian farmasi SMK Kesehatan Surabaya. Easta Journal of Innovative Community Services, *3*(1).

Wibowo, T. S., & Kusuma Negara, S. B. S. (2025, Juni). Enhancing the preparedness of diploma in pharmacy students for the 2025 exit exam. Easta Journal of Innovative Community Services, *3*(2).

Wibowo, T. S., Hidayati, N., & Kholiq, A. (2025, Mei). Healthy Ramadan with Rosella herbal drink: An initiative by DPC ASPETRI Surabaya for the people of Surabaya. Easta Journal of Psychology and Community Services, *3*(2).

Wibowo, T. S., Khotimah, K., & Af’idah, B. M. (2024, Desember). Socialization of natural medicines and new perspectives on traditional Indonesian medicine for pharmaceutical workers. Easta Journal of Education and Community Services, *2*(2).

Wibowo, T. S., Lepangkari, J., & Ngete, A. F. (2025, Maret). Pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas perempuan melalui pelatihan pembuatan sabun batang bersama Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) dan Jaringan Perempuan Usaha Kecil (JARPUK). Easta Journal of Islamic Management and Community Service, *3*(2), 51-60.

Wibowo, T. S., Sholihah, M., & Alma, F. Y. (2025, Juni). Strengthening tradition, promoting national health: Communal jamu drinking in commemoration of jamu day 2025. Easta Journal of Innovative Community Services, *3*(3), 118-131.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-21

Cara Mengutip

Haryati, E., Wibowo, T. S., & Hidayati, N. (2026). Menjadi “Magnet Peluang” Melalui Personal Branding: Pendampingan Etika dan Komunikasi Efektif di SMK 10 Surabaya. Jurnal Pengabdian West Science, 5(07), 1298-1318. https://doi.org/10.58812/jpws.v5i07.3760