Penyuluhan dan Peningkatan Kemampuan Siswa Dalam Membuat Campuran Beton Untuk Struktur Rumah Aman Gempa

Penulis

  • Paksi Dwiyanto Wibowo Universitas Pelita Bangsa
  • Yosie Malinda Universitas Mercu Buana
  • Zel Citra Universitas Mercu Buana
  • Anom Wibisono Universitas Mercu Buana

DOI:

https://doi.org/10.58812/jpws.v5i07.3758

Kata Kunci:

Beton, Gempa, Masyarakat, Rumah, Struktur

Abstrak

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa pada periode 3–21 Januari 2023 terjadi 19 gempa bumi dengan magnitudo di atas 5. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam perencanaan dan evaluasi struktur bangunan, khususnya rumah tinggal, agar mampu memberikan perlindungan saat terjadi gempa. Sebagian besar korban jiwa pada bencana gempa disebabkan oleh keruntuhan bangunan akibat kegagalan struktur, bukan oleh guncangan gempa itu sendiri. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi di bidang konstruksi perlu dilakukan sejak jenjang pendidikan vokasi. Melalui edukasi dan pelatihan, siswa SMK Jurusan Teknik Bangunan diharapkan memahami mutu material, prinsip penyusunan campuran beton, serta penerapannya pada elemen struktur rumah tahan gempa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Negeri 4 Tangerang dalam menyusun campuran beton yang memenuhi kaidah teknis untuk mendukung pembangunan rumah yang lebih aman terhadap gempa.

Referensi

Abdi, F. N., Sutanto, H., & Fithrah, A. A. (2019). Kuat tekan beton dengan rasio volume 1:2:3 menggunakan agregat di Kalimantan Timur (Senoni, Long Iram, Batu Besaung, Penajam, dan Sambera) berdasarkan SNI 03-2834-2000. Prosiding Seminar Nasional Teknologi V, 1, 182–190.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. (2023). Gempa Bumi Terkini (M>5.0). Indonesia. https://www.bmkg.go.id/gempabumi-terkini.html

Boen, Teddy. (2009). Manual Bangunan Tahan Gempa. World Seismic Safety Initiative. Jakarta

CEEDEDS UII. (2004). Manual Bangunan Tahan Gempa Rumah Sederhana Tembokan, UII Yogyakarta.

Citra, Z., Wibowo, P.D., Malinda, Y., Wibisono, A., Apdeni,R. (2023). Evaluasi Mutu Beton dengan Core Drill Test Berdasarkan SNI 2847-2019 pada Struktur Kolom Bangunan Gedung Laboratorium. Jakarta. JARSP

Citra, Z., Wibowo, P.D., Malinda, Y., Wibisono, A., Ashadi, R.F., Apdeni,R. (2023). Metode Detailing Struktur Kolom Dan Balok Berdasarkan Sni 2847:2013 Dan Sni 1726:2012 Pada Proyek Konstruksi Rumah Sakit.Jakarta. JARSP

Departemen Pekerjaan Umum. (2006). Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Tahan Gempa. Studio Penataan Bangunan dan Lingkungan Dirjen Cipta Karya 2006. Jakarta.

Lidwina, A. (2019). Ancaman ErupsiGunung Api di Indonesia.Https://Katadata.Co.Id/, p. 1.

SNI 1726. (2019). SNI 1726:2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung (ICS 91.120; BSN, ed.). Jakarta.

SNI 1727. (2020). SNI 1727:2020 Beban Minimum Untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur lain. Jakarta.

SNI 1729. (2020). SNI 1729:2020 Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Jakarta.

SNI 2847. (2019). SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung (ICS 91.080; BSN, ed.). Jakarta: BSN.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-21

Cara Mengutip

Wibowo, P. D., Malinda, Y., Citra, Z., & Wibisono, A. (2026). Penyuluhan dan Peningkatan Kemampuan Siswa Dalam Membuat Campuran Beton Untuk Struktur Rumah Aman Gempa. Jurnal Pengabdian West Science, 5(07), 1242-1254. https://doi.org/10.58812/jpws.v5i07.3758