Penguatan Kapasitas Aparatur Desa Melalui Transformasi Digital Pelayanan Publik

Penulis

  • Darman Darman Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Maman Musa Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Irfan Akadji Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Aulia Abdul Rahman Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Marsanda Hatiku Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Nirva Agrianti Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Farlian B Ma'u Universitas Bina Mandiri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.58812/jpws.v5i06.3573

Kata Kunci:

Kapasitas Aparatur Desa, Transformasi Digital, Pelayanan Publik, Pemerintahan Desa, Teknologi Informasi

Abstrak

Transformasi digital menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat desa. Namun, keberhasilan implementasi transformasi digital sangat dipengaruhi oleh kapasitas aparatur desa dalam memahami dan memanfaatkan teknologi informasi secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan aparatur Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango mengenai pentingnya transformasi digital dalam pelayanan publik serta memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi di lingkungan pemerintahan desa. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, simulasi, dan sesi tanya jawab yang melibatkan aparatur desa sebagai peserta utama. Materi yang diberikan mencakup konsep transformasi digital, pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi pemerintahan, pengelolaan data pelayanan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Simulasi dilakukan untuk memberikan gambaran praktis mengenai penerapan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan responsif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai peran teknologi digital dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa. Melalui sesi simulasi dan tanya jawab, peserta juga mampu mengidentifikasi berbagai peluang serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi RMAN transformasi digital di lingkungan kerja mereka. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan wawasan aparatur desa mengenai pentingnya digitalisasi pelayanan publik dan mendorong tumbuhnya kesadaran untuk terus mengembangkan kompetensi digital dalam mendukung pelayanan yang berkualitas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur desa serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Referensi

Anggraeni, S. N., Haryati, E., & Ferriswara, D. (2024). Transformation of Public Services of Village and Village Governments by Era Digital. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 2(2). https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i2.513

Anwar, K., Sugiyanto, L., & Koesoemaningsih, R. (2025). Manajemen Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Aparatur Pemerintah Desa dalam Mendukung Pelayanan Publik Berbasis Digital di Kabupaten Ngawi. Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik, 8(1). https://doi.org/10.36085/jmpkp.v8i1.9920

Gunawan, H., Nurhayati, & Syahrir, M. (2025). Institutional Capacity and Digital Transformation in Village Public Service Management. https://journal.unair.ac.id/JPSI

Hajar, S., & Arma, N. A. (2024). Co-Creating Public Value into Digital-Based Public Service Innovation in the Village Governance. Open Journal of Indonesian Public Administration. https://doi.org/10.26618/ojip.v14i3.15891

Maulana, R. Y., Subekti, D., Putra, D. S., Beriansyah, A., & Yusuf, M. (2024). Penguatan Kapasitas Digital dalam Menghadapi Transformasi Digital untuk Menunjang Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.31315/psnpm.v5i1.14995

Mustanir, A., Nisa, N. A., Razak, M.R.R., Sellang, K., & Jermsittiparsert, K. (2024). Is it Possible for Village Government Public Services to Be Qualified Using Digital-Based Applications?. Jurnal Studi Pemerintahan, 15(3). https://doi.org/10.18196/jsp.v15i3.381

Ningtyas, V. N. C., & Angin, R. (2023). Inovasi Menuju Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik: Kajian Sistem Manajemen Pelayanan Desa (SIMPEDA) di Desa Balung Lor. Indonesian Journal of Public Administration Review. https://doi.org/10.47134/par.v1i1.1937

Normawati. (2025). Transformasi Digital Tata Kelola Pelayanan Administrasi Desa Menuju Smart Village: Penguatan Kapasitas Aparatur dan Partisipasi Masyarakat di Desa Nania, Kota Ambon. Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. https://doi.org/10.63822/1tfz6g38

Siregar, J. E., & Setiyono, B. (2024). Kapabilitas Digital dalam Upaya Transformasi Menuju Smart Village pada Pelaksanaan Digitalisasi Pelayanan Desa Sepakung. Journal of Politic and Government Studies. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/47401/0

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-15

Cara Mengutip

Darman, D., Musa, M., Akadji, I., Rahman, A. A., Hatiku, M., Agrianti, N., & Ma'u, F. B. (2026). Penguatan Kapasitas Aparatur Desa Melalui Transformasi Digital Pelayanan Publik. Jurnal Pengabdian West Science, 5(06), 1027-1037. https://doi.org/10.58812/jpws.v5i06.3573