Transformasi Desa Cikidang Menuju Desa Tangguh Bencana Melalui Program Navigasi Bencana Partisipatif
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpws.v5i02.3270Kata Kunci:
Mitigasi Bencana, Desa Cikidang, Penelitian Tindakan Partisipatif, Navigasi Bencana, Teknologi Tepat GunaAbstrak
Proyek layanan masyarakat ini diluncurkan karena kapasitas yang rendah dalam mitigasi bencana secara mandiri di Desa Cikidang, baik terkait ancaman bencana alam maupun risiko non-alam seperti kebocoran gas. Fokus proyek ini adalah penguatan aspek “Navigasi Bencana” untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang melibatkan warga secara aktif di setiap tahap program. Strategi implementasi meliputi pendidikan melalui seminar, simulasi evakuasi mandiri, pengembangan infrastruktur visual, dan penerapan teknologi yang sesuai. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas masyarakat, ditandai dengan pembentukan 18 rute evakuasi, pelaksanaan 4 simulasi praktis, dan pemasangan perangkat deteksi kebocoran gas di lokasi strategis. Program ini tidak hanya menghasilkan output fisik tetapi juga memicu transformasi sosial, ditandai dengan munculnya pemimpin lokal dan kesadaran kolektif baru dalam menciptakan desa yang tangguh terhadap bencana secara berkelanjutan.
Referensi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2021). Indeks risiko bencana Indonesia tahun 2021. Jakarta: Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana.
Hadi, S. P. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam memitigasi bencana. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 345-352. https://doi.org/10.14710/jil.17.2.345-352
Indriasari, V., & Rohmi, F. (2022). Edukasi dan simulasi mitigasi bencana gempa bumi sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(1), 45-51.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nuriyanti, R., & Suwarti. (2023). Inovasi alat pendeteksi kebocoran gas LPG berbasis sensor MQ-5 untuk keamanan domestik. Jurnal Teknologi Tepat Guna, 4(2), 88-95.
Pradana, G. W., & Alfisyah. (2021). Pengembangan desa tangguh bencana melalui pendekatan partisipatif di wilayah pesisir. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 123-134.
Sari, A. P., & Pramudyo, A. S. (2017). Manajemen bencana: Teori dan praktek di Indonesia. Jakarta: Penerbit Buku Pendidikan.
Suryono, H., & Handayani, T. (2023). Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dalam pengabdian masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 210-225.
Sutopo. (2014). Pemberdayaan masyarakat: Konsep dan strategi pendampingan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wiguna, S., Putra, A., & Saputra, R. (2022). Efektivitas pemasangan jalur evakuasi dan rambu bencana dalam meminimalkan risiko korban jiwa. Jurnal Mitigasi dan Kebencanaan, 10(4), 302-315.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Reka Ramadhan, Salsabela Juliva J, Siti Zahra Sifa, Jeri Pangestu, Dimas Maulidin S

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















