Sinergi KKN dan UMKM: Strategi Peningkatan Daya Saing Berbasis Prinsip Ekonomi Syariah
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpws.v5i02.3215Kata Kunci:
KKN, UMKM, Ekonomi, Daya Saing, SukabumiAbstrak
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pelayanan mahasiswa kepada masyarakat yang memainkan peran penting dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Sektor yang paling menjanjikan untuk pengembangan adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Artikel ini mengkaji strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui sinergi antara KKN dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam, menggunakan studi kasus produk lokal dari Sukabumi, yaitu kecimpring (keripik singkong) dan gula aren semut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur, dokumentasi, dan analisis data penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip syariah, inovasi produk, branding, dan pemasaran digital yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dapat meningkatkan omzet penjualan hingga 50%. Sinergi antara KKN dan UMKM tidak hanya memperkuat daya saing produk lokal tetapi juga mendorong pertumbuhan bisnis yang adil, berkelanjutan, dan diberkahi. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mempertemukan mahasiswa dengan kebutuhan sosial-ekonomi masyarakat. Dalam konteks pengembangan ekonomi lokal, UMKM memegang posisi strategis karena mencakup lebih dari 90% unit usaha di Indonesia dan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar. Melalui KKN, mahasiswa dapat menghadirkan pendekatan baru yang inovatif serta membantu UMKM beradaptasi dengan dinamika pasar modern. Di wilayah Sukabumi, khususnya Kecamatan Gegerbitung, UMKM yang berfokus pada produk pangan lokal seperti kecimpring (keripik singkong) dan gula aren semut menghadapi beberapa tantangan: kurangnya branding, minimnya akses digital marketing, serta pengelolaan keuangan yang masih sederhana. Di sinilah peran mahasiswa KKN menjadi signifikan.
Referensi
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.
Arsyad, L., & Arifin, Z. (2019). Pemberdayaan UMKM melalui inovasi dan branding. Jakarta: Prenada Media Group.
Ascarya. (2019). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik UMKM Indonesia 2022. Jakarta: BPS.
Huda, N. (2018). Implementasi Prinsip Keadilan dalam Ekonomi Syariah pada UMKM. Jurnal Ekonomi Islam, 9(2), 145–160.
Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2021). Laporan Tahunan: Perkembangan UMKM di Indonesia. Jakarta: Kemenkop UKM.
Kusnadi. (2020). Program pelayanan masyarakat dan dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nugroho, A. (2022). Pengaruh Desain Kemasan dan Label Halal terhadap Keputusan Pembelian Produk UMKM. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 14(1), 55–68.
Porter, M. E. (1990). The competitive advantage of nations. New York: Free Press.
Prasetyo, R. (2020). Strategi Digital Marketing pada UMKM di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Ekonomi & Bisnis Digital, 2(1), 1–12.
Pratiwi, D. (2022). Sinergi Perguruan Tinggi dan UMKM dalam Peningkatan Daya Saing Produk Lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 211–226.
Rahayu, S. (2021). Inovasi Produk sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM. Jurnal Kewirausahaan Indonesia, 7(2), 102–118.
Rahman, F. (2020). Green Business dalam Perspektif Ekonomi Islam: Studi pada UMKM Pangan Lokal. Jurnal Ekonomi Syariah Dan Bisnis, 8(1), 33–49.
Wulandari, A. (2021). Program Pengabdian Masyarakat Berbasis KKN dalam Pengembangan UMKM di Desa. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 44–57.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eneng Yeni Mariah, Sylvia Oktaviani, Ridhwanullah, Siti Hajriah, Lilis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















