Pengembangan Keterampilan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat Terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Tingkat Kelurahan Mekar Wangi Kota Bogor
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpws.v5i01.3149Kata Kunci:
Edukasi, Kepemimpinan, Lingkungan, Partisipasi, PemudaAbstrak
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi akibat dinamika ekonomi dan perubahan struktur dunia kerja berdampak signifikan terhadap meningkatnya pengangguran dan menurunnya kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan. Kelurahan Mekar Wangi Kota Bogor merupakan salah satu wilayah yang masyarakatnya terdampak PHK dan memerlukan upaya pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan ekonomi kreatif sebagai alternatif sumber penghasilan bagi masyarakat terdampak PHK melalui pemanfaatan potensi lokal dan peningkatan kreativitas masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan dan potensi masyarakat, penyuluhan mengenai konsep ekonomi kreatif, pelatihan praktik keterampilan, serta pendampingan dalam pengemasan produk dan pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif, serta meningkatnya kepercayaan diri untuk memulai usaha mandiri. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kelurahan Mekar Wangi Kota Bogor dan menjadi model pemberdayaan ekonomi kreatif yang dapat diterapkan di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Referensi
Acharya, K., Budhathoki, C., & Acharya, M. (2022). Science Learning from the School Garden through Participatory Action Research in Nepal. The Qualitative Report. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2022.4561
Badan Pusat Statistik. (2022). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik. (2023). Profil ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta: BPS.
Howkins, J. (2013). The creative economy: How people make money from ideas. London: Penguin Books.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2021). Rencana pengembangan ekonomi kreatif Indonesia 2021–2025. Jakarta: Kemenparekraf.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2022). Pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Jakarta: Kemenparekraf.
Mardikanto, T. (2014). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.
Munandar, U. (2016). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Pratono, A. H., & Sutanti, A. (2016). The social capital and firm performance: Evidence from Indonesia small businesses. Journal of Management Development, 35(6), 759–775.
Suryana. (2018). Kewirausahaan: Kiat dan proses menuju sukses. Jakarta: Salemba Empat.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Boston: Pearson Education.
Wibowo, A. (2017). Pendidikan kewirausahaan: Konsep dan strategi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yulianti, F., & Nugraha, A. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 123–131.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Diki Susanto, Asep Priatna, Ajid Ibrahim, Darliah Darliah, Sudar Fauzi, Muhammad Iqbal Inayatullah, Aang Rahmatulloh, Neng Yayu Wandira, Nurviani Nurviani, Siti Hajar, Cepi Hanapia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















