Skrining dan Edukasi Pencegahan Dini Penyakit Tidak Menular pada Masyarakat Urban Tomang
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpws.v5i02.3106Kata Kunci:
PTM, Obesitas Sentral, Skrining Kesehatan, Penyakit Tidak Menular, Masyarakat Urban TomangAbstrak
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat urban, dengan obesitas sentral dan gangguan kardiometabolik sebagai faktor risiko dominan. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM serta keterbatasan pengetahuan mengenai kegawatdaruratan kardiovaskular menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko PTM melalui skrining kesehatan yang terintegrasi dengan edukasi pencegahan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026 dengan metode skrining dan edukasi berbasis komunitas pada 66 peserta. Pemeriksaan meliputi indeks massa tubuh, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, kolesterol total, dan asam urat. Hasil menunjukkan rerata usia peserta 32,79 ± 10,45 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (93,9%). Rerata IMT sebesar 26,14 ± 4,65 kg/m², dengan 65,2% peserta memiliki lingkar perut tinggi. Kadar kolesterol total normal ditemukan pada 77,3%, gula darah sewaktu normal pada 83,3%, dan kadar asam urat tinggi pada 48,5% peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mitra memiliki berbagai faktor risiko PTM, terutama obesitas sentral, dan bahwa skrining kesehatan yang diintegrasikan dengan edukasi PTM dan BHD berpotensi meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.
Referensi
Birkun, A. (2023). Global prevalence of resuscitation training among the general public: Current evidence and future directions. Clinical and Experimental Emergency Medicine, 10(3), 345–346. https://doi.org/10.15441/ceem.23.043
Bonizzio, C. R., Nagao, C. K., Polho, G. B., & Paes, V. R. (2019). Basic life support: An accessible tool in layperson training. Revista da Associação Médica Brasileira, 65(10), 1300–1307. https://doi.org/10.1590/1806-9282.65.10.1300
Borghi, C., Rodriguez-Artalejo, F., De Backer, G., Dallongeville, J., Medina, J., Nuevo, J., Guallar, E., Perk, J., Banegas, J. R., Tubach, F., Roy, C., & Halcox, J. P. (2018). Serum uric acid levels are associated with cardiovascular risk score: A post hoc analysis of the EURIKA study. International Journal of Cardiology, 253, 167–173. https://doi.org/10.1016/j.ijcard.2017.10.045
Després, J. P. (2012). Body fat distribution and risk of cardiovascular disease: An update. Circulation, 126(10), 1301–1313. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.111.067264
Fottrell, E., Ahmed, N., Shaha, S. K., Jennings, H., Kuddus, A., Morrison, J., Akter, K., Nahar, B., Nahar, T., Haghparast-Bidgoli, H., Khan, A. K. A., Costello, A., & Azad, K. (2018). Distribution of diabetes, hypertension and non-communicable disease risk factors among adults in rural Bangladesh: A cross-sectional survey. BMJ Global Health, 3(6), e000787. https://doi.org/10.1136/bmjgh-2018-000787
Grundy, S. M. (2016). Metabolic syndrome update. Trends in Cardiovascular Medicine, 26(4), 364–373. https://doi.org/10.1016/j.tcm.2015.10.004
International Diabetes Federation. (2023). IDF diabetes atlas (10th ed.). International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.kemkes.go.id/book/1323
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan nasional Survei Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Ross, R., Neeland, I. J., Yamashita, S., Shai, I., Seidell, J., Magni, P., Santos, R. D., Arsenault, B., Cuevas, A., Hu, F. B., Griffin, B. A., Zambon, A., Barter, P., Fruchart, J. C., Eckel, R. H., Matsuzawa, Y., & Després, J. P. (2020). Waist circumference as a vital sign in clinical practice: A consensus statement from the IAS and ICCR Working Group on Visceral Obesity. Nature Reviews Endocrinology, 16(3), 177–189. https://doi.org/10.1038/s41574-019-0310-7
Visseren, F. L. J., Mach, F., Smulders, Y. M., Carballo, D., Koskinas, K. C., Bäck, M., Benetos, A., Biffi, A., Boavida, J. M., Capodanno, D., Cosyns, B., Crawford, C., Davos, C. H., Desormais, I., Di Angelantonio, E., Franco, O. H., Halvorsen, S., Hobbs, F. D. R., Hollander, M., Jankowska, E. A., … ESC Scientific Document Group. (2021). 2021 ESC guidelines on cardiovascular disease prevention in clinical practice. European Heart Journal, 42(34), 3227–3337. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehab484
Wang, C., Tavengana, G., Mei, W., Fang, Y., Hu, J., Ren, X., Su, F., Wu, H., & Wen, Y. (2025). Investigating the relationship between body mass index, hypertension, and new-onset hyperuricemia in a Chinese repeat health checkup population. BMC Public Health, 25(1), 1899. https://doi.org/10.1186/s12889-025-23139-8
World Health Organization. (2000). The Asia-Pacific perspective: Redefining obesity and its treatment. WHO Western Pacific Region. https://iris.who.int/items/a74d8440-5c1d-4237-9559-3f729058587b
World Health Organization. (2024). Noncommunicable diseases: Key facts. World Health Organization. https://www.who.int/health-topics/noncommunicable-diseases
World Health Organization. (2025). Global status report on noncommunicable diseases. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
Zhao, D. (2021). Epidemiological features of hypertension in Asia. Journal of Clinical Hypertension, 23(2), 276–282. https://doi.org/10.1111/jch.14132
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 David Limanan, Susy Olivia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















