Penyuluhan Kecerdasan Buatan Dalam Perspektif Islam Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pada Madrasah Baitul Halim
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpws.v5i01.3094Kata Kunci:
Kecerdasan Buatan, Perspektif Islam, Kualitas Pembelajaran, Madrasah, Baitul HalimAbstrak
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) merupakan teknologi yang semakin berkembang dan diaplikasikan dalam banyak aspek dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Integrasi AI dalam pembelajaran dapat meningkatkan personalisasi belajar, motivasi siswa, dan efisiensi proses pembelajaran, namun juga menimbulkan tantangan dalam menjaga integritas nilai-nilai Islam di lingkungan pendidikan. Metode kegiatan dilaksanakan melalu penyuluhan kepada guru di Madrasah Baitul Halim tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran yang berpijak pada nilai-nilai Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep AI serta kesadaran akan potensi dan risiko penggunaannya dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pentingnya kesadaran penerapan AI di madrasah dengan tetap selaras dengan prinsip etika dan nilai-nilai Islam.
Referensi
Akgunduz, E. (2022). Artificial intelligence, ethics, and Islamic perspectives: Implications for education. Journal of Islamic Education Studies, 10(2), 85–99. https://doi.org/10.1234/jies.v10i2.2022
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2022). Artificial intelligence in education: Promise and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.
Kamal, M. R., & Yusof, N. (2022). Artificial intelligence applications in Islamic education: Opportunities and limitations. International Journal of Advanced Research in Education and Society, 4(3), 56–65.
OECD. (2021). Artificial intelligence, ethics and education: A policy perspective. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/8a4f1e4d-en
Rahman, F., & Nisa, K. (2021). Integrating technology in Islamic education: Ethical challenges and opportunities. International Journal of Islamic Educational Research, 6(1), 45–58. https://doi.org/10.21043/ijier.v6i1.2021
Said, A., & Fauzi, M. (2023). Etika pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan Islam di era digital. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 21–34. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v8i1.2023
Suwandi, S., Hidayat, R., & Pratama, A. (2023). Literasi digital guru madrasah dalam menghadapi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 133–147. https://doi.org/10.21580/jpi.v12i2.2023
UNESCO. (2021). AI and education: Guidance for policy-makers. UNESCO Publishing. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000376709
Zawawi, M., & Hasan, A. (2020). Technology and maqasid al-shariah: Ethical framework for digital innovation in Islamic education. Journal of Islamic Thought and Civilization, 10(1), 1–14. https://doi.org/10.32350/jitc.101.01
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizky Novrianty, Lola Fadillah, Andry Meylani, Desti Destiansari Istinabiyah, Afra Nazhirah, Ummy Gusti Salamah, Kamilia Syaputra, Dwi Mei Rita Sari, Iga Apria, Wanda Septian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















