Pengaruh Pendidikan Anti-Hoaks, Literasi Media, dan Berpikir Kritis terhadap Kemampuan Masyarakat Menyaring Informasi Digital
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpdws.v4i03.3947Kata Kunci:
Edukasi Anti-Hoaks, Literasi Media, Berpikir Kritis, Penyaringan Informasi Digital, MisinformasiAbstrak
Pesatnya pertumbuhan informasi digital telah meningkatkan paparan masyarakat terhadap misinformasi, disinformasi, dan hoaks, sehingga kemampuan untuk mengevaluasi informasi daring secara kritis menjadi semakin penting. Penelitian ini mengkaji pengaruh pendidikan anti-hoaks, literasi media, dan berpikir kritis terhadap kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi digital di Indonesia. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan melalui survei *cross-sectional* yang melibatkan 130 responden yang dipilih menggunakan teknik *purposive sampling*. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25. Analisis tersebut mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anti-hoaks memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan menyaring informasi digital, sementara literasi media juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Berpikir kritis menunjukkan pengaruh positif yang paling kuat. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi digital (F = 71,21; p < 0,001) dan menjelaskan 62,9% varians pada variabel dependen. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketahanan masyarakat terhadap misinformasi bergantung pada integrasi antara pengetahuan anti-hoaks, kompetensi evaluasi media, dan penalaran analitis. Oleh karena itu, penguatan kompetensi-kompetensi tersebut penting untuk meningkatkan konsumsi informasi digital yang bertanggung jawab di Indonesia.
Referensi
Altay, S. (2026). Rethinking the problem of misinformation and its solutions. New Media & Society, 14614448261428636.
Amazeen, M. A., Krishna, A., & Su, C. C. (n.d.). Apprehensive or Motivational Threat? Examining the Effects of Inoculation, Threat Generation, Counterarguing, and Information Processing on Disinformation Belief. Science Communication, 10755470261459850.
Facione, P. (1990). Critical thinking: A statement of expert consensus for purposes of educational assessment and instruction (The Delphi Report).
Fardiah, D., Darmawan, F., Rinawati, R., Cholifah, Y. W., & Abdullah, S. I. (2023). The impact of hoax educational content on Instagram in improving people’s digital literacy skills. KnE Social Sciences, 1315–1324.
Kurniasih, E., Damayani, N. A., & Zubair, F. (2024). The role of information literacy in mitigating the spread of hoaxes on social media. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 12(1), 1–13.
Lu, C., Bao, M.-M., Wang, C., Bi, C., & Ju, X.-D. (2024). Can media literacy interventions improve fake news discernment? A meta-analysis. Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking.
McPhedran, R., Ratajczak, M., Mawby, M., King, E., Yang, Y., & Gold, N. (2023). Psychological inoculation protects against the social media infodemic. Scientific Reports, 13(1), 5780.
Nurliah, N., Juwita, R., Boer, K. M., & Sari, K. A. (2025). Breaking down hoaxes in elections, Samarinda youth and students learn politics through the Sekolah Kebangsaan Tular Nalar-Mafindo. Global Sustainability and Community Engagement, 1(01), 45–56.
Orhan, A. (2023). Fake news detection on social media: the predictive role of university students’ critical thinking dispositions and new media literacy. Smart Learning Environments, 10(1), 29.
Pérez-Escoda, A., Ortega-Fernández, E., & Martínez-Otón, L. (2026). Enhancing teachers’ digital competence for combating disinformation and fake news through the use of social media in classroom. Journal of New Approaches in Educational Research, 15(1), 4.
Potter, W. J. (2014). Guidelines for media literacy interventions in the digital age. Medijska Istraživanja: Znanstveno-Stručni Časopis Za Novinarstvo i Medije, 20(2), 5–31.
Van Der Linden, A., De Smet, K., & Dupuis, S. (2024). Developing Critical Thinking Skills in Islamic Education: Pedagogical Approaches and Teacher Perspectives. World Journal of Islamic Learning and Teaching, 1(1), 11–17.
Vasluianu, F.-A., Seizinger, T., Zhou, Z., Wu, Z., Chen, C., Timofte, R., Dong, W., Zhou, H., Tian, Y., & Chen, J. (2024). NTIRE 2024 image shadow removal challenge report. Proceedings of the IEEE/CVF Conference on Computer Vision and Pattern Recognition, 6547–6570.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nita Rosmala Dewi, Bintang Cahya, Paramita Andiani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















